THE FATHER OF MY CHILDREN The Wolf Demon

THE FATHER OF MY CHILDREN The Wolf Demon
Bab 13 "PERTUALANGA KE DELAPAN DI MULAI"




Shirota "Hemm, mungkin hanya perasaan ku saja. Tidak ada orang lain di sini, Airin sudah tidur sebaiknya aku biarkan dia istirahat dulu." kata Shirota dengan nada kecil lalu menutup pintu kamar Airin dengan perlahan.


Shirota "Ngomong ngomong di mana Toharu?, apa dia sedang keluar untuk mencari angin?. Ah terserah apa yang ingin dia lakukan tidak ada urusan nya dengan ku, tapi kuharap dia tidak buat masalah." kata Shirota dengan tenang lalu keluar rumah untuk membantu orang desa yang memerlukan bantuannya.


Shirota "Aku tidak perlu khawatir akan Airin ada dua serigala di sini dia akan baik baik saja kan?." kata Shirota sedikit khawatir lalu menoleh ke arah dua serigala yang ada di depan pintu kamar Airin, lalu ia menghela nafas sedikit lega lalu pergi.


……………………………………………………………………………………


Di sisi lain, Toharu dan Kauga teleportasi ke atas bukit di pinggir desa.


Kauga "Ah, tadi kau bilang ingin menyingkirkan aku?. Coba saja jika kau berani itu pun jika nyali mu benar benar kuat, kita lihat saja siapa yang akan tersingkirkan dan siapa yang akan dia pilih untuk menjadi pasangan seumur hidupnya." kata Kauga dengan tenang.


Toharu "Apa kau sedang bermaksud ingin taruhan dengan ku?, kalau begitu aku akan terus berusaha untuk mendapatkannya dan tidak akan kalah dari mu!." kata Toharu penuh keyakinan.


Kauga "Kuharap nanti kau tidak menyesali apa yang kau katakan tadi." kata Kauga santai.


Toharu "Itu tidak akan terjadi, kau pikir dengan adanya anak mu yang ada di kandungan Airin kau bisa menang?." kata Toharu dengan dinding.


Kauga "Aku tidak pernah bilang ingin menjadikan anakku sebagai alat untuk membantuku semakin dekat dengannya, aku sudah menyukainya di pandang pertama. Ya sebenarnya juga ingin bertanggung jawab atas perbuatan ku, dan tidak ingin anak ku memanggilmu dengan sebutan ayah itu saja." kata Kauga dengan tenang lalu membalikkan badan tidak menoleh ke arah Toharu sedikit pun.


Toharu "Oh ya, aku menantikan hari itu kita lihat saja siapa yang akan menang." kata Toharu sombong lalu pergi dari tempat itu.


Kauga "Hemm, tidak perlu sombong begitu aku juga menantikan hari itu." kata Kauga lalu pergi.


……………………………………………………………………………………


Di sisi Shirota.


Pemilik ternak "Shirota, apa hari ini ada waktu luang?." kata pemilik ternak itu dengan rama menghampiri Shirota.


Shirota "Ya, aku waktu luang saat ini apa ada yang bisa ku bantu?." kata Shirota dengan sopan bicara bersama pemilik ternak di hadapan nya.


Pemilik ternak "Begini, beberapa hari ini beberapa kambing ku menghilang aku tidak tahu apa yang mengambilnya dan beberapa dari nya ada yang terluka bisa kah kau membantu ku Shirota?." kata pemilik ternak itu meminta pertolongan.


Shirota "Kambing anda hilang?, ah tentu saja aku akan membantu anda menyelesaikan masalah ini." kata Shirota dengan senang hati ingin membantu.


Pemilik ternak "Aku akan membawa mu ke tempat ternak ku." kata pemilik ternak itu senang karena bantuan Shirota.


Sesampainya mereka di tempat ternak, si pemilik ternak itu menceritakan dengan detail dengan masalah nya.


Pemilik ternak "Lalu apa yang harus kita lakukan?, jika terus begini aku tidak bisa menjual susu kambing lagi." kata pemilik ternak itu dengan sedikit khawatir.


Shirota "Tenang kita harus cari tahu hewan buas apa yang mengambil kambing ternak anda, lalu membuat jebakan untuk menangkap nya." kata Shirota serius.


Shirota "Izinkan aku memeriksanya terlebih dahulu." kata Shirota dengan sopan.


Pemilik ternak "Silahkan, aku akan membantu." kata pemilik ternak.


Mereka memeriksa tempat ternak itu dengan teliti, melihat setiap sudut sudut di situ. Lalu pandangan Shirota tertuju ke arah percak darah di tumpukan jerami, Shirota yang begitu penasaran mendekati tumpukan jerami itu. Tiba tiba dia terkejut saat mendapati di dekat darah itu ada lubang yang di timbun tumpukan jerami, lalu ia keluar dan menemukan lubang yang sama. lalu di atas salju tertinggal percakkan darah, Shirota mengikuti percakkan darah itu dan ia pun di ikuti oleh si pemilik ternak lalu mereka menemukan bangkai kambing di atas salju yang tidak di habiskan. Si pemilik ternak terkejut saat melihat bangkai kambing nya, Shirota semakin yakin dengan jawaban nya.


Shirota "Ah, ini pasti ulah serigala salju." kata Shirota gembira.


Pemilik ternak "Serigala salju?, kenapa bisa sampai ke sini?." kata pemilik ternak terkejut.


Shirota "Mungkin karena di atas gunung sudah kekurangan makanan, jadi mereka mencari makanan di desa." kata Shirota.


("Tapi ini sedikit aneh, bagaimana bisa serigala salju bisa sampai ke sini?. Gunung ini bukanya tempat untuk mengembala ternak?, gunung ini hanya penuh dengan rerumputan saja dan hanya memiliki beberapa pohon saja yang tumbuh secara acakan. Apa mungkin serigala salju ini berasal dari daerah lain?, tapi kenapa bisa sampai ke sini?.") kata Shirota dalam hati merasa bingung.


Gunung itu hanya sekedar bukti tinggi, tempat di mana orang desa biasanya mengembala ternak mereka di sana.


Shirota "Em, aku akan memikirkan perangkap nya untuk saat ini kita kembali dulu aku akan pulang meminta saran dari Toharu lalu sore ini kita buat perangkap nya." kata Shirota tenang, si pemilik ternak itu mengangguk mengerti dengan apa yang ia katakan.


……………………………………………………………………………………


〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️


🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮


...Hai semuanya apa kalian suka novel ini?, silahkan komentar pendapat kalian tentang novel ini dan jangan lupa untuk like nya dan tekan favorit. Kalau boleh Vote juga biar novel ini banyak yang baca, biar author bisa update terus. Dan jangan lupa untuk follow author nya ya, biar kita saling kenal....


...Aku mencintai kalian, aku menyayangi kalian yang selalu mendukung novel ini. Sekian Terima Kasih....


...❤️❤️❤️❤️❤️...


🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮


〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️


……………………………………………………………………………………