
("Dari dekat dia terlihat sangat cantik.") kata Toharu dalam hati, lalu ia tidak sengaja melihat Kauga yang sedang cemburu. Lalu ia mendapatkan ide, berusaha untuk membuat Kauga semakin cemburu.
Toharu "Ah, aku lelah sekali tapi setelah Airin ku mengelapkan keringat ku dan memberikan ku air minum rasa lelah ini seketika hilang." kata Toharu menggoda Airin lalu meletakkan tangan Airin di pipinya lalu menarik Airin semakin dekat dengannya, lalu Sota ( Kauga ) berlari ke arah mereka. Menjadi penghadang di antara Toharu dan Airin, dengan tubuh yang penuh minyak goreng Airin mengendong nya lalu ia menggonggong Toharu.
Airin "Ah, tubuhmu penuh minyak. Aku akan memandikan Sota, Saru dan Sora kak Toharu istirahat lah, aku ke belakang dulu." kata Airin lalu pergi ke halaman belakang.
Airin memanaskan air lalu memandikan Sota, Saru dan Sora. Sota yang awalnya merasa malu pasrah di mandikan oleh Airin seperti bayi, Saru dan Sora yang terlalu suka mandi tubuh yang di penuhi busa shampo berlari lari lalu melompat ke arah bak mandi hingga menyemburkan air ke arah Airin membuat nya basah kuyup.
Airin pun menemani mereka bermain air, setelah selesai memandikan mereka Airin membantu mereka untuk mengeringkan bulu menggunakan handuk.
Sota yang melihatnya yang basah kuyup langsung mengambil handuk lalu memberikan nya ke Airin, Toharu yang ada di sana dari tadi menghampiri mereka lalu Airin meminta Toharu untuk membantunya mengeringkan bulu Sota, Saru dan Sora.
Airin "Aku mandi dulu tolong bantu aku ngurus mereka sebentar ya kak." kata Airin lalu meninggalkan mereka berempat, Toharu yang melihat Airin yang sudah menjauh langsung melempar handuk ke arah Kauga.
Toharu "Kering kan diri mu sendiri dia sudah tidak ada di sini." kata Toharu dingin, Kauga pun berubah ke wujud manusia nya.
Kauga "Heh, kau cemburu?." tanya Kauga kepada Toharu.
Toharu "Untuk apa aku harus cemburu?." balas Toharu, lalu pergi meninggalkan mereka.
Kauga "Heh, jelas jelas dari cara mu bicara dengan ku tadi terlihat seperti cemburu." ucap Kauga lalu tersenyum dingin, lalu berubah wujud menjadi Sota.
Seusai nya Airin mandi dan berpakaian dia pergi ke ruang tengah untuk bermain dengan serigala kesayangannya, Shirota yang melihat mondar mandir seperti nya sedang memikirkan sesuatu yang ingin dia bicara. Dan Toharu yang menyibukkan dirinya sendiri dengan membaca buku, Airin yang bingung dengan tingkah Shirota langsung menepuk bahu Shirota yang ke bingungan itu.
Airin "Apa yang sedang kakak pikirkan?, kakak mondar mandir seperti ini pasti ada sesuatu yang ingin di bicara atau ingin dilakukan." kata Airin kenapa Shirota, Toharu jadi penasaran lalu menguping pembicaraan.
Shirota "Ya ada yang ingin aku bicarakan pada Toharu tapi aku lupa, aku berusaha untuk mengingatnya kembali." kata Shirota lalu duduk, Toharu yang penasaran kemudian duduk di samping nya.
Toharu "Apa yang ingin kau bicarakan dengan ku?." tanya Toharu penasaran, Sota juga jadi ikutan ingin mendengarkan pembicaraan mereka lalu duduk di samping Airin. Shirota yang melihatnya mendekati Airin langsung tahu apa yang ingin dia bicarakan, kemudian menghampiri Sota lalu mengelus nya. Sota ( Kauga ) jadi bingung saat Shirota tiba tiba mengelus nya, lalu dia pergi duduk di sisi lain Airin.
Airin "Kurasa Sota sedang membenci mu karena kakak jarang bermain dengan nya, hihihi." kata Airin lalu tertawa kecil.
Shirota "Eh, bukan seperti itu aku ingat sekarang apa yang ingin aku katakan pada Toharu." ucap nya dengan serius.
Toharu "Apa itu sesuatu yang penting?, jika tidak penting jangan membuatku membuang buang waktu luang ku yang berharga ini." kata Toharu lalu buka buku yang di baca nya tadi.
Shirota "Ku harap kau mendengarkan apa yang kukatakan dengan jelas." kata Shirota pada Toharu, Toharu hanya membalasnya dengan mengangguk mengerti.
Shirota "Begini, pemilik ternak dari desa ini mengeluh karena ternak nya beberapa hari terakhir ini selalu ada yang hilang dan ada yang terluka. Aku sudah menyelidikinya dengan teliti lalu mendapatkan beberapa bukti tentang kasus ini, aku mencurigai bahwa pelaku nya adalah serigala salju. Tapi jika ku pikirkan sekali lagi itu tidak mungkin, sebelum ke desa ini ada hutan yang lebat di sekeliling desa ini. Dan tidak mungkin serigala salju ini turun dari gunung di dekat desa ini, gunung itu hanya sekedar bukti tinggi yang memiliki beberapa pohon yang tumbuh secara acakan di dalam nya dan padang rumput yang luas sehingga cocok untuk mengembala ternak mereka di sana dan bercocok tanam sayur. Orang orang desa saat aku menceritakan nya tentang masalah ini langsung bingung, kata mereka sebelumnya bertahun tahun yang lalu mereka selalu mengembala ternak dan menanam sayuran tapi tidak pernah melihat satu pun serigala. Kali ini pemilik ternak memintaku untuk membantunya menyelesaikan masalah ini, jadi aku minta kau untuk membantu ku." kata Shirota menceritakan semuanya apa yang terjadi kali ini, Toharu langsung memberikan tatapan kosong.
Toharu "Oh, lalu apa hubungannya dengan ku?." tanya Toharu dengan tenang.
Shirota "Aku ingin kau membantuku." kata Shirota lagi meminta Toharu untuk menolongnya.
Shirota "Tidak ini jelas sangat aneh, aku khawatir ini bersangkutan dengan siluman." kata Shirota lagi.
Toharu "Hah, apa maksud mu aku tidak mengerti!. Bagaimana bisa berkaitan dengan siluman?, jelas kan dengan detail apa lagi yang kau tahu." kata Toharu kembali serius.
Shirota "Aku menemukan lubang di kandang ternak kambing beberapa jam yang lalu yang di tumpuk jerami di atas nya, kata si pemilik ternak dia belum memberikan ternak nya makan pagi ini dan tumpukan jerami itu ada percakkan darah lalu aku keluar mencari lubang yang yang satunya. Tidak mungkin kan lubang itu dari dalam tanah dan aku menemukan nya dan ada percakkan darah di atas salju si pemilik ternak baru menyadari nya dan tidak memerhatikan sebelumnya, aku dan pemilik ternak mengikuti percakkan darah itu dan menemukan satu bukti lainnya. Bangkai kambing yang di curi tidak di makan habis, jika itu hewan buas pasti akan menghabiskan nya. Ini hanya sedikit yang ia makan, bekas luka yang ia terima seperti di iris pisau dan bangkai nya masih baru pasti pelaku nya tidak jauh. Bekas luka nya hanya memiliki beberapa gigit di leher luka lainnya adalah luka dari benda tajam, hewan buas mana yang bisa memotong daging dengan begitu rapi?." kata Shirota dengan serius.
Toharu "Hem, benar benar aneh aku akan membantu mu membereskan nya." kata Toharu dengan tenang, lalu Shirota mengajak nya pergi ke sana karena sudah berjanji akan menyelesaikan masalah ini sore nanti.
Airin juga meminta izin kepada Shirota agar ia bisa ikut dengan mereka dan ia di perbolehkan ikut oleh kakaknya, ia tidak lupa membawa Sota, Saru dan Sora sekalian. sesampainya mereka di tempat ternak itu, si pemilik ternak itu menyambut kedatangan mereka dengan hangat. Merasa senang karena masalah nya akan terselesaikan, si pemilik ternak menceritakan semuanya pada Toharu.
Toharu "Aku tahu, aku tahu, Shirota sudah membicarakannya dengan ku tadi. Bawa aku ke tempat itu, biar aku memastikannya." kata Toharu dengan tenang lalu si pemilik ternak membawa nya ke tempat itu dan di ikuti oleh Airin dan yang lainnya.
Sesampainya mereka di sana, Toharu dan Kauga merasa tidak nyaman karena aura siluman berterbangan di udara. Kauga kaget dan ia merasa familiar dengan aura siluman itu, Toharu menggunakan sihir siluman nya untuk mencari keberadaan Siluman itu.
("Kenapa aku merasa kalau pernah bertemu dengan orang yang memiliki aura ini sebelumnya?.) kata Kauga dalam hati.
Toharu "Wah, ternyata sudah sampai sejauh ini ya. Kenapa kau harus bersembunyi?, seharusnya Shirota tidak memberi tahu ku soal ini dan membiarkan kalian bersembunyi di balik pepohonan itu. Apakah kalian tidak bosan bersembunyi terus?, jangan jadi pengecut tunjukkan diri kalian jangan sampai aku melakukan kekerasan terhadap kalian!." kata Toharu lalu teriak menyuruh orang orang itu menunjukkan diri mereka.
Shirota dan yang lainnya mulai waspada, Airin yang berdiri di belakang merasa sedikit takut Saru dan Sora langsung menggonggong tiba tiba seseorang berjubah hitam melintas di belakang nya lalu menangkap nya dan membawa nya pergi menjauh.
"Kakak tolong aku!." teriaknya meminta pertolongan tapi orang berjubah hitam itu membawa nya pergi menghilang, Shirota dan yang lainnya melihat kearah Airin yang di bawah pergi oleh orang berjubah hitam.
Toharu mengejar nya Kauga juga tidak tinggal diam memanggil Saru dan Sora ikut dengan nya, pergi menyelamatkan Airin. Setelah itu cukup jauh dari pandangan Shirota ia berubah wujud menjadi manusia lalu mempercepat langkahnya untuk mengejar Airin dan orang misterius itu, Shirota juga ikut pergi ingin menyelamatkan adik angkat kesayangannya.
……………………………………………………………………………………
〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️
🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮
...Hai semuanya apa kalian suka novel ini?, silahkan komentar pendapat kalian tentang novel ini dan jangan lupa untuk like nya dan tekan favorit. Kalau boleh Vote juga biar novel ini banyak yang baca, biar author bisa update terus. Dan jangan lupa untuk follow author nya ya, biar kita saling kenal....
...Aku mencintai kalian, aku menyayangi kalian yang selalu mendukung novel ini. Sekian Terima Kasih....
...❤️❤️❤️❤️❤️...
🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮
〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️
……………………………………………………………………………………