
Airin " terima kasih Tuan Toharu, kalau begitu mari kita pulang ke desa!." kata Airin menarik lengan baju Shirota kakak angkatnya, mereka kembali ke tempat dua orang desa yang menjaga hasil buruan mereka yang di pandu oleh Shirota.
Beberapa menit kemudian mereka pun menemukan dua orang itu dan menunggang kuda untuk kembali ke desa.
Airin " kak, Airin mau belajar menunggang kuda boleh ya." kata Airin kepada Shirota yang menunggang kuda nya, Shirota menghulurkan tangan untuk nya.
Shirota "Iya kakak akan ajar, naiklah kita harus segera pulang ke desa sebelum malam tiba." kata Shirota pada Airin.
Airin " Ah, tunggu sebentar." kata Airin lalu berlari kecil ke arah kereta kuda meminta Toharu untuk menjaga Kauga, Kauga yang melihat senyuman licik dari Toharu langsung memberikan tatapan membunuh.
Toharu " Ya, karena Airin meminta ku untuk menjaga si Serigala kecil aku terima." kata Toharu sambil mengendong Kauga, Kauga terus meronta ronta untuk kembali ke pelukan Airin.
Yang di dengar Toharu {"Hei kau beraninya meminta si harimau jelek ini menjaga ku!, aku akan menghukum mu!."} kata Kauga, apa yang di dengar Airin hanya suara anak serigala yang terus mengoceh tanpa henti.
Airin "anak baik jangan nakal ya, diam dan menurut lah pada Tuan Toharu." kata Airin meminta Kauga untuk diam, Kauga pun menuruti nya.
Toharu "Wah, Airin ku sangat luar biasa ya. Sekali bicara bisa bisa menakluk hewan buas seperti ini, serigala kecil jadi diam dan patuh lalu dua serigala itu selalu menuruti kata kata mu sungguh hebat ya." kata Toharu sambil mendekatkan kepalanya ke arah Airin dan tersenyum manis, Kauga yang melihat senyuman nya merasa jijik.
("Si Toharu brengsek ini berani beraninya ia mendekatkan wajahnya ke arah Airin seperti itu, aku pasti akan membunuhmu dan mengupas kulit mu dan membuang mu ke dalam api yang menyala dengan ganasnya!. Mentang mentang dia tahu kalau serigala kecil ini adalah aku dia berbuat seenaknya!, lihat aku pasti akan mengajarimu dengan benar.") kata Kauga dalam hati.
("Kenapa aku merasa si Tuan Muda Kauga ini ingin membunuh ku?, apa cuma perasaan ku saja?.") kata Toharu merasa Merinding, ia meletakkan Kauga sedikit jauh dari nya.
Airin "aku tidak sehebat itu kok, mereka begitu jinak jadi tidak ada masalah." kata Airin memalingkan pandangannya ke arah lain, Toharu tertawa kecil lalu ia memegang dagu Airin.
Toharu "benar kah bahkan kau bisa membuatku tidak bisa membunuhmu dan membuatku jatuh cinta padamu di pandangan pertama, kurasa kau bisa mendapatkan hadiah dari ku." kata Toharu semakin mendekatkan wajahnya ke arah Airin, Airin langsung mendorong nya perlahan dan mundur kebelakang.
Kauga mendekati Toharu, Toharu tidak menyadarinya dan Kauga pun menggigit tangan kanan Toharu hingga berdarah.
Toharu "Ugh, sakit sekali." kata Toharu merasa sakit, Airin mengambil Kauga dan meletakkan nya di dalam bakul rotan yang tinggi nya setinggi lutut lalu menutup nya. Kauga merasa kesal dan semakin benci terhadap Toharu, Toharu menatap nya dan bicara dengan Kauga melalui pikiran.
Toharu ("Jangan salahkan aku kau sendiri yang melakukan nya tapi, terima kasih karena telah membantuku semakin dekat dengannya. Dan aku sedikit penasaran dengan tujuan mu untuk mendekati Airin ku untuk apa, Kau bahkan rela di perlakukan seperti itu lucu sekali.") kata Toharu dengan tawa penuh kemenangan terukir di wajah nya.
Toharu (" kalau ku bilang aku tidak mau menggunakan sihir siluman untuk menyembuhkan lukaku bagaimana?, aku lebih suka begini cara manusia menyembuhkan luka mereka sungguh menarik aku bahkan bisa lebih mudah mendapatkannya.") kata Toharu dengan tatapan sombong yang penuh kemenangan.
Shirota " Airin kenapa kau lama sekali, apa yang terjadi di sini?." tanya shirota yang menghampiri mereka, Airin pun menjelaskan apa yang terjadi setelah itu mereka pulang ke desa.
Setibanya mereka di desa orang orang menyambut kedatangan mereka dengan hangat, warga desa merasa senang karena mereka bisa pulang ke desa dengan selamat.
Di rumah sewa, Airin meletakkan Kauga di luar bersama Saru dan Sora. Kauga tidak mau berada di luar rumah langsung menerobos masuk, Airin yang awalnya merasa sedikit kesal tidak tega mengusir nya keluar karena Kauga memasang wajah yang penuh kasihan Airin pun di buatnya luluh.
Airin "Ah, tadi tuan Toharu bilang ada kabar penting dan ingin membicarakan hal itu di rumah apa kabar penting itu?." tanya Airin kenapa Toharu dengan tatapan penuh penasaran.
……………………………………………………………………………………
〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️
🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮
...Hei semuanya apa kalian suka novel ini?, silahkan komentar pendapat kalian tentang novel ini dan jangan lupa untuk like nya dan tekan favorit. Kalau boleh Vote juga biar novel ini banyak yang baca, biar author bisa update terus. Dan jangan lupa untuk follow author nya ya, biar kita saling kenal....
...Aku mencintai kalian, aku menyayangi kalian yang selalu mendukung novel ini. Sekian Terima Kasih....
...❤️❤️❤️❤️❤️...
🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮
〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️
……………………………………………………………………………………