
Nafisya Anatasha Pramudya adalah seorang gadis yang keras kepala akibat dari tekanan yang diberikan oleh papa kandungnya sendiri yang terlalu berambisi dan selalu membeda bedakan Nafisya dengan saudari tirinya.
Memiliki tubuh seksi, bola mata coklat, bibir merah alami dan wajah cantik serta bulu mata panjang yang lentik itu membuat banyak kaum pria menyukai dirinya dan tentu saja hal itu membuat saudari tirinya semakin iri dan merasa tersaingi. Nafisya menjadi gadis yang mandiri sejak dia berpisah dari mama kandungnya disaat dia berusia empat tahun. Nafisya mempunyai dua sahabat bernama Dinda dan Fitri...
~SMK DARMAHARAPAN
Teeeett..teeett" bunyi bell sekolah
"Guys.. Kita Langsung kelapangan yuk" ajak Fitri pada kedua sahabatnya
"Gila lo yaa ngapain juga kita cepat banget kelapangannya? Panas tau" celetuk Dinda malas sebab selama mereka sekolah tidak ada kata cepat dalam kamus mereka bertiga. Menjadi orang paling terakhir yang bergabung ke lapangan untuk melakukan apel atau upacara bendera adalah sebuah hal yang biasa bagi mereka, bahkan mereka bertiga rela sampai bolos sekolah cuman karna tidak mau berdiri lama di lapangan dan terkena sinar matahari.
"Yee ini anak udah mau lulus juga masih aja beng\*k.. Emang lo ngak mau denger pengumuman apa?" tanya Fitri sembari berdiri dari duduknya "Cepat deh sebelum gue seret lo kelapangan" sambung nya.
Safitri atau biasa dipanggil fitri itu memang memiliki sifat cerewet, gila urusan dan juga paling dewasa dari kedua sahabatnya itu. Sedangkan Adinda Almaira memiliki sifat kocak, penakut dan manja. namun mereka berdua sama\-sama memiliki sifat yang pengertian dan penyayang. Makanya Nafisya sangat nyaman berteman dengan dua manusia yang rempongnya kebangetan itu.
"Jiwa mak mak nya kambuh lagi nih.." celoteh Dinda sembari mengambil tas nya
"Lo kenapa Fisya? Masih waraskan?" tanya Fitri ketika melihat sahabatnya senyam senyum dengan handphone nya
"Sialan lo.. Masih waraslah masa iya gue cantik nan imut gini ngak waras kan gak lucu" jawab Nafisya dengan bangga sambil terketawa
"Lo ngak tau aja Fit, dia itu lagi cari pelampiasan, karna kak Reynand pacaran sama kak Sasa" sambung Dinda
Reynand Abimayu adalah kakak kelas mereka bertiga yang seangkatan dengan Sasa Anatasha Pramudya kakak tiri dari Nafisya. Reynand sangat dekat dengan keluarga Pramudya terutama dengan Nafisya karna papa Rizal dengan papinya Reynand adalah sahabat dari semasa sekolah, makanya Reynand selalu datang kerumah keluarga Pramudya, terkadang untuk mengajari Nafisya pada mata pelajaran yang ia tidak mengerti disekolah. Kedekatan dan keakrapan mereka berdua membuat Reynand dan juga Nafisya saling menyukai satu sama lain, namun karna ada satu alasan mereka berdua harus memendam rasa cinta mereka masing\-masing.
"Serius Fisya?" tanya ulang Fitri
"Apaan sih Dinda. Ya enggak lah gue tadi ketawa itu karna nonton film Doraemon, lucu aja gitu liat Nobita yang dikerjain Doraemon" elak Nafisya. Sebenarnya dia sedikit terkejut, mengapa bisa Dinda tau kalau dia lagi menyibukkan diri agar tidak kepikiran dengan Reynand.
Memang Nafisya lebih suka menghabiskan waktu nya menonton film Doraemon melalui handphone nya berulang kali untuk mengalihkan fikiran nya dari setiap masalah atau urusan percintaan. Apalagi masalah Reynand yang suka sama dia tapi malah pacaran sama kaka tirinya.
"Lo itu udah gede Fisya masa masih suka ma kartun" celetuk Dinda
"Biarin daripada gue pusing dengan hal yang enggak penting kan" elak Nafisya memalingkan wajahnya
"Kita tau hati lo Fisya, meskipun lo bilang baik baik saja" ucap Fitri serius
"Udah ngak usah dibahas,, Sekarang kita ke lapangan sebelum kepsek gamuk" sambung Nafisya sembari berdiri lalu mengambil tasnya dan di ikuti oleh Fitri dengan Dinda
\*\*\*
Naufal Anggara Pradhika adalah anak pertama dari seorang pengusaha sukses yang juga terkenal memiliki harta turun temurun.

Memiliki postur tubuh tinggi, kulit putih, alis yang tebal dan memiliki senyum yang dihiasi lesung pipi itu membuat para wanita tergila gila, namun akan sangat sulit untuk melihat senyuman nya itu karna Naufal terkenal sangat dingin dan cuek...
~~~•••~~~
~Pradhika Home
"Nak makan lah" ujar bunda Anita pada Naufal
"Ayah ngak pulang makan siang bunda?" tanya Naufal karena setiap makan siang pasti dia dan ayahnya itu akan selalu pulang kerumah untuk makan siang bersama.
"Ngak nak, tadi ayah bilang kalau dia akan sangat sibuk dikantor jadi ngak sempet untuk pulang" jawab bunda Anita dan Naufal menganggukkan kepalanya
"Nak kamu masih ingat ngak tentang permintaan kakekmu sebelum dia sakit?" tanya bunda Anita tiba tiba
Ketika Naufal berumur dua puluh empat, Kakek Naufal meminta cucunya itu untuk di jodohkan dengan cucu dari sepupunya. Karna itu merupakan Tradisi turun temurun supaya tali kekeluargaan mereka tidak terputus.
"Permintaan kakek?" tanya ulang Naufal sembari mengingat
"Iya nak,, dan kamu menyetujui permintaan kakekmu itu" ucap bunda Anita lagi
"Emm.. Tentang perjodohan bunda?" tebak Naufal setelah mengingat ingat
"Iya nak.. Bunda dan ayah sudah memutuskan untuk segera menepati permintaan kakekmu itu. Kasihan kakekmu kondisinya terus saja seperti itu,, bunda berharap setelah kamu menikah kakekmu akan segera sembuh" ucap bunda Anita
"Kok cepat banget sih bunda" tanya Naufal kesal
"Ngak ada yang cepat nak,, kamu sudah harus menikah umur kamu juga udah matang untuk menikah" jawab bunda Anita
"Umur Naufal masih 25 kok bunda" ucap Naufal santai
"Ayolah nak kali ini kamu nurut dengan keputusan ayah dan bunda" bujuk bunda Anita
"Tapi kakek kan belum sembuh bunda, kita tunggu kakek sembuh ya?" ucap Naufal
"Ngak usah khawatir sayang, nanti pernikahan kamu biar jadi surprise buat kakekmu" balas bunda Anita penuh harapan
"Baiklah bunda" kata naufal melemah
"Nah ini baru anak bunda,, terimakasih ya nak" ucap bunda Anita lalu memeluk anaknya itu.
\*\*\*
~SMK DARMAHARAPAN
Ketika mereka bertiga berjalan menuju lapangan, sangat banyak pasang mata yang melihat mereka dengan tatapan terkagum\-kagum...
"Cantik bro"
"Wih gila bidadari gue tuh"
"Sexi cui"
"Tipe gue tuh"
"Calon istri idaman gue banget"
Dan masih banyak lagi pujian yang di lontarkan oleh laki laki teman seangkatan serta adik dan kaka kelas yang turut hadir menyaksikan kelulusan mereka.
"Hay ladies" kata Gilang ketika melihat ketiga wanita terpopuler di SMK DARMAHARAPAN dan banyak digilai para pria itu bergabung.
"Hay Lang" jawab Nafisya dengan tersenyum tipis
"Dimas mana Gilang?" tanya Dinda pada Gilang ketika tidak melihat pacarnya
"Faldi juga kemana Gilang kok ngak ada? Sambung Fitri
"Mereka ke toilet bentar lagi pasti pacar kalian datang kok, tenang aja" ucap gilang
"Eh kalian bawa pilox ngak?" tanya Fitri tiba tiba
"Bawalah ini liat" jawab Dinda sembari membuka tasnya
"Gila ni anak banyak banget.. lo mau ngecet sekolah ya?" tanya Nafisya kaget ketika melihat pilox lebih dari lima didalam tas milik Dinda dengan berbagai macam varian warna.
"Hehehhe ya ngak lah Fisya.. Yang ada kepsek malah ngamuk ma gue" jawab Dinda cengengesan
"Hay yang"
"Hay beb"
sapa Faldi dan Dimas ketika baru bergabung
"Lama amat lo di toilet ngapain aja" tanya Fitri pada Faldi
"Lama ya? Ngak lama kok beb, ya kan Dimas" ucap Faldi sembari melirik sahabat serta sepupunya itu
"Ngak lama apanya, kita dari tadi nungguin disini.. Jangan jangan kamu ketemuan ama cewek lain lagi" tanya Fitri mengintrogasi
"Beb gu..." ucap Faldi terpotong karna tiba tiba kepsek naik di podium
"Assalamualaikum wr. wb. dan selamat siang anak anak"
"Waalaikum salam wr. wb. Siang" sorak semua siswa siswi SMK DARMAHARAPAN.
"Pada kesempatan ini, saya selaku kepala sekolah mengucapkan selamat kepada siswa siswi kelas XII yang kini telah lulus dalam kegiatan pembelajaran selama tiga tahun di sekolah kita tercinta SMK DARMAHARAPAN" ucap kepala sekolah dan semua siswa siswi bertepuk tangan.
"Anak anakku yang saya banggakan, Tak terasa tiga tahun telah berlalu, dari awal kalian masuk dan menuntut ilmu di sekolah ini, hingga pada saat ini kalian semua lulus 100% dengan nilai yang memuaskan. Sangat berat rasanya melepas kalian, Tetapi itu merupakan salah satu kewajiban kami untuk melepaskan kalian untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi untuk meraih cita cita dan kesuksesan kalian... Sekali lagi Selamat untuk kalian semua,, Sekian dan Terimakasih.. Wassalam" kata kepala sekolah kemudian turun dari podium dan para siswa siswi menjadi riuh
"Yey lulus guys" sorak Dinda gembira
"Keluarin pilox lo Din" ujar fitri
"Eh kalian ngak ingat apa kata kepala sekolah kemarin? Ngak ada pilox pilox" seru faldi tiba tiba
"Bodoamat!!!" kata Nafisya Dinda dan Fitri barengan
"Ni anak di bilangin"
"Biarin aja sih Faldi.. Ini juga yang terakhir kok" ucap Gilang lalu ikut bergabung mencoret coret bajunya
"Fisya gue juga boleh ngak tanda tangan di baju lo?" tanya Gilang ketika melihat Dinda dan Fitri memberi tanda tangan pada baju Nafisya
"Boleh dong.. Tanda tangan aja disini" jawab Nafisya santai lalu menunjuk baju belakangnya.
"*Fisya gue tau lo gak punya perasaan sama gue, tapi izikan gue untuk tetap sayang sama lo. Gue ikhlas jika suatu saat nanti kita berdua tidak di takdirkan berjodoh, asalkan lo bahagia, gue juga pasti akan ikut bahagia*" gumam Gilang dalam hati sembari memberi tanda tangannya di baju belakang Nafisya.
Gilang adalah satu diantara banyaknya laki laki yang berhasil dekat dengan Nafisya. Meskipun dia sudah berulang kali ditolak untuk menjadi pacar Nafisya dan hanya dianggap sebagai teman dekat, tidak membuat Gilang berhenti untuk mendekati Nafisya bahkan dia selalu siap kapan saja saat Nafisya membutuhkannya.
\-\-\-
"Guys kita ke club kaka gue yuk" ajak Faldi
"Ide bangus tuh yank" sambung Fitri
"Yuk,, kita ikut ya beb" ajak Dinda pada Dimas
"Iya iya" jawab Dimas
"Fisya lo ikut kan? Gue traktir deh" kata Gilang sembari tersenyum
"Emm,, Gue liat nanti ya" jawab singkat Nafisya
"Cuman Fisya nih yang mau di teraktir?" kata Dinda sembari menggoda
"Ahhaha.. Tenang kalian semua pasti gue traktir juga kok" balas Gilang yang mengerti maksud dari Dinda
"Enak nih, bisa puas kita kalau anak sultan yang turun tangan" kata Dimas dengan semangat pasalnya Gilang adalah anak tunggal dari pengusaha sukses di makassar
"Yoi bro" balas Faldi
Ketika mereka sibuk memainkan pilox dan saling mencoret baju sekolah mereka, tiba tiba mereka di kagetkan dengan suara ponsel Nafisya...
.
.
.
Bersambung🌻
.
.
.
Hay guys, ini adalah novel pertamaku
Jangan lupa Vote, Like, Coment dan beri saran ya kak...
Biar author semangat bikin ceritanya🌹