
Hari ini adalah hari Minggu. Sofia melakukan pekerjaan rumah seperti biasa. Membantu ibu memasak, mencuci piring, menyapu dan mengepel lantai, mengelap kaca, menyapu halaman, merapikan tanaman. Semua Sofia kerja kan pastinya di bantu sang adik.
Tidak terasa hari sudah siang. Sofia sudah menyelesaikan pekerjaan nya. Kini Sofia sedang beristirahat di ruang tv sambil menonton acara TV.
"Sofia ibu minta tolong nanti sore tolong pergi ke alamat ini untuk mengantar kue ya. Ini agak jauh ibu tidak berani pergi sendiri, tidak apa apa kan sayang?" tanya ibu
"Tidak apa apa ibu. Sofia justru senang Bu. Ya udah Sofia siap siap dulu ya sambil nunggu kue nya selesai." kata Sofia
"Iya nak." jawab ibu
Setelah menempuh perjalanan sekitar satu jam, Sofia sampai didepan sebuah rumah yang tidak asing bagi nya.
"Bukan kah ini rumah Ibu Farida." gumam Sofia
Akhirnya Sofia mengetuk pintu dan benar saja yang membuka pintu adalah ibu Farida sendiri.
"Assalamualaikum Bu Farida." sapa Sofia
"Waalaikum salam. eh nak Sofia. Kok kesini ada apa?" tanya Bu Farida sambil mempersilahkan masuk
"Maaf Bu, saya mengantar pesanan ibu Farida. Ibu pesan kue kan ke ibu saya. kebetulan ibu sedang tidak enak badan jadi saya yang mengantar." jelas Sofia
"Jadi kamu anak nya Fatimah ?" tanya Bu Farida
"Iya Bu." jawab Sofia
Bu Farida benar benar terkejut mendengar penjelasan Sofia. Karena Bu Fatimah adalah sahabat nya sejak dulu. Meraka sering berkomunikasi. Hanya saja latar belakang yang berbeda membuat Bu Fatimah lebih mengucilkan diri.
Satu persatu tamu datang. Suasana yang tadi nya sepi jadi ramai oleh suara ibu ibu sosialita ini.
Saat akan pulang Sofia ditahan oleh ibu Farida untuk tidak pulang dulu. Dia ingin memperkenalkan Sofia bahwa Sofia adalah anak dari Fatimah.
Benar saja Bu Farida memperkenalkan Sofia. Dan mereka benar benar takjub dengan Sofia. Dia gadis cantik sopan santun dan pandai. Mereka bilang Sofia sangat mirip dengan Fatimah.
Setelah ngobrol panjang lebar dan hari sudah gelap, para tamu pun pamit pulang ke rumah masing-masing. Begitu juga dengan Sofia. Tapi lagi lagi tidak di ijin kan oleh Bu Farida. Sofia hanya bisa pasrah.
Sebenarnya Bu Farida sedang merencanakan sesuatu untuk Sofia dan putra kesayangannya.
Setelah beberapa saat, Alvin datang dengan gaya santai nya dia. Saat memasuki rumah orang pertama yang ditemui Alvin adalah Sofia. Mereka sama sama terkejut. Suasana tegang menyelimuti ruang tamu. Tak lama Bu Farida keluar dari dapur membawa minuman dan cemilan.
"Putra ku kamu sudah sampai sayang?" kata Bu Farida
"Iya Bu. kenapa ada Sofia disini?" tanya Alvin
"Dia mengantar kue pesanan ibu. Ternyata dia anak sahabat lama ibu, Alvin." jelas ibu Farida
"Malam pak Alvin?" sapa Sofia
"Malam" jawab Alvin dengan nada datar nya
Ibu Farida berusaha mencairkan suasana. Dengan beberapa obrolan menarik setidaknya membuat Sofia tidak canggung lagi.
Hai reader maaf ya admin update nya terlalu lama. karena admin sibuk banget. tapi tenang aja admin usahakan bakal update terus tiap minggunya nya. Happy reading 🥰🥰🥰🥰