
*pertemuan dengan Internasional taste producktion
"Selamat pagi semua. Terimakasih sudah menyempatkan hadir di meeting pagi ini. Dalam meeting ini kita akan membahas tentang proyek bersama Indonesian food company. Disini juga sudah hadir CEO muda berbakat. Beri tepuk tangan untuk Bapak Alvin . Saya sangat percaya proyek ini akan berjalan lancar." sambutan pak Suhandi CEO ITP
Meeting berlangsung kurang lebih 1 jam, Sofia dan Alvin terlihat serius menyimak apa yang disampaikan.
Satu jam sudah berlalu. Sekarang Sofia dan Alvin sudah didalam mobil menuju Kantor mereka.
Ditengah jalan mereka berhenti untuk makan siang.
"Kenapa berhenti Pak?" tanya Sofia
"Kita makan siang saja sekalian. Lagian sebentar lagi juga jam makan siang." jelas Alvin
"Iya Pak." jawab Sofia
Mereka memasuki restoran mewah tidak jauh dari kantor. Sofia berusaha menutupi kekaguman nya dengan desain restoran tersebut. Alvin memilih meja diujung yang tidak terlalu banyak orang.
"Pesan apa yang kamu mau." ketus Alvin
"Baik Pak." jawab Sofia
Setelah menunggu beberapa saat. Pesanan mereka datang. Mereka langsung menyantap makanan yang tersaji. Tidak ada obrolan antara mereka.
" mas." Alvin memanggil salah satu pelayan
" iya pak ada yang bisa saya bantu?" tanya pelayanan
"saya minta bill nya." kata Alvin
"mas jadi dua ya bil nya." sambung Sofia
"tidak usah jadikan satu saja." bantah Alvin
" tapi pak..." Sofia berusaha menolak tapi setelah melihat tatapan Alvin dia tidak berani lagi melakukan penolakan.
Setelah Alvin membayar tagihan, mereka segera pergi dari restoran itu. Tujuannya tentu kantor mereka.
"Jam berapa undangan makan malamnya?" tanya Alvin
"Kalau begitu kita akan berangkat jam 6. Jarak nya cukup jauh. Apalagi kita pasti akan terkena macet. Jadi sebelum jam 6 kamu harus sudah siap." perintah Alvin
"Baik Pak." jawab Sofia
Tidak lama mereka sudah sampai di kantor. Saat Alvin lewat tentu para karyawan akan menyapa dan memberi salam. Tak jarang ada yang sampai sengaja mencari perhatian Alvin. Tapi Alvin tidak pernah menggubris nya.
"Tidak usah mengerjakan apapun. Bersiap siap saja untuk makan malam nanti. Ini bukan makan malam biasa jadi kamu harus berpenampilan profesional. Ini hanya makan malam jadi tidak usah membawa berkas apapun." Alvin memberikan instruksi kepada Sofia
"Baik Pak." jawab Sofia
Alvin pun kembali ke ruangan nya. Sebenarnya bukan itu alasan utama menyuruh Sofia tidak mengerjakan apapun, Alvin hanya ingin memberi waktu istirahat untuk Sofia. Alvin tahu setelah meeting tadi Sofia terlihat kelelahan.
"Beristirahatlah sejenak Sofia." ucap lirih Alvin
* persiapan makan malam
Alvin sengaja mengajak Sofia ke rumah ibu nya agar lebih nyaman untuk bersiap siap. Sofia masuk ke kamar tamu yang sudah disiap kan bibi. Dia segera mandi dan merias dirinya. Butuh waktu kurang lebih satu jam.
Sedangkan Alvin sudah siap. Dia sedang menunggu Sofia bersama ibu nya. Mereka duduk di ruang keluarga.
Suara langkah kaki membuat Alvin dan ibu nya menengok ke sumber suara tersebut. Mata mereka langsung disuguhkan dengan pemandangan yang sangat indah. Bagaimana tidak, Sofia keluar dari kamar sudah rapi dengan berbalut batik modern berwarna maroon dan jilbab dengan warna senada membuat Sofia terlihat sangat anggun. Apalagi dengan make up yang berbeda dari biasanya. Tatapan ibu dan anak itu membuat Sofia salah tingkah.
"Apa saya tidak pantas memakai ini?" tanya Sofia sambil tersenyum kikuk
"Tidak Sofia. Kamu terlihat sangat cantik sayang. Ibu sampai pangling looh. Iya kan Alvin?" sambil melirik Alvin
"hmmm." jawab Alvin
"Sayang coba kamu berdiri di samping Sofia." perintah ibu Farida sambil memposisikan Alvin
Ibu Farida akhirnya berhasil mengambil gambar mereka berdua. Sofia dengan batik modern warna maroon dan Alvin dengan jas hitam andalan nya, mereka terlihat sangat serasi.
Setelah dirasa sudah siap Alvin dan Sofia berangkat.
*pasti readers sudah bisa ngebayangin kan gimana tampilan mereka. Tapi gemes gak sih sama Alvin yang sok jual mahal gitu pas liat Sofia. Ikuti terus ya kelanjutan kisah mereka...
HAPPY READING......😘😘😘😘😘🥰🥰🥰🥰🌹🌹🌹🌹💐