The Beautiful Girl

The Beautiful Girl
bab 15



Alvin pergi ke ruang rawat Sofia. Disana ada Rania dan ibu Fatimah. Rania langsung bertanya mengenai kondisi kakak nya yang sampai saat ini belum sadar.


"Apa kata dokter pak?" tanya Rania


"Dia cuma kecapean aja. kamu jangan khawatir ya." Alvin berusaha menenangkan Rania dan ibu Fatimah


flashback on


"Permisi dok, saya keluarga Sofia." Alvin masuk ke ruang dokter


"Silahkan duduk pak. Ada beberapa hal yang harus saya sampai kan." kata dokter


"Begini pak, kondisi pasien saat sudah stabil. Dia kelelahan dan kurang nutrisi saja. Apa akhir akhir ini dia sangat sibuk?" tanya dokter


"Iya pak sudah hampir satu Minggu ini dia lembur terus sama saya." jawab Alvin


"Sebaiknya dia istirahat dulu, jangan sampe kelelahan dan stres, itu dapat menurunkan tekanan darah nya." jelas dokter


"Baik dok. kalo begitu saya permisi dulu." pamit Alvin


flashback off


Sofia sadar semua orang di ruangan itu sangat senang, termasuk Alvin yang dari tadi terlihat khawatir. Alvin tidak menyadari seberapa khawatir nya dia terhadap Sofia, tapi ibu Farida tahu setelah melihat Alvin keluar dari ruangan dokter.


Hari sudah malam, Alvin masih menunggu Sofia. Ibu Fatimah sudah menyuruh Alvin pulang tapi Alvin tidak mau.


"Nak Alvin, ini sudah larut pulang lah. Anda besok harus bekerja bukan. Maaf hari ini membuat nak Alvin tidak ke kantor." kata Bu Fatimah


"Tidak apa apa Bu. Malam ini biar saya saja yang jaga. Ibu dan Rania pulang lah. Tidak baik jika ibu begadang." bujuk Alvin


"Tidak nak. Biar ibu saja." ibu Fatimah berusaha menolak tapi sepertinya Alvin tetap bersih kukuh.


Hingga akhirnya ibu Fatimah dan Rania pulang bersama ibu Farida. Setelah semua pulang hanya Alvin yang tersisa.


Pagi pun datang, sinar matahari masuk menembus kaca membuat Sofia terbangun. Sofia mencari keberadaan ibu dan adiknya tetapi tidak ada. Hingga mata nya menemukan sosok laki laki yang masih tertidur pulas di sofa. Wajah nya sangat damai. Sofia duduk dan masih melihat Alvin yang sedang tidur.


Alvin bangun dan terkejut melihat Sofia sudah bangun. Dia segera menghampiri Sofia.


"Bagaimana keadaan mu? Bagian mana yang sakit? Apa masih pusing? Apa kamu lapar?" Alvin terus bertanya


Sofia hanya diam kebingungan dengan pertanyaan Alvin.


"Hai kenapa kamu diam saja?" Alvin protes karena merasa dicuekin


"Saya bingung harus jawab yang mana dulu pak." jawab Sofia sambil tersenyum


Entah kenapa Sofia sangat senang dengan perhatian Alvin.


"Apa pak Alvin menjaga saya semalaman?" tanya Sofia


"iya." Alvin sedikit salah tingkah


"Terimakasih pak, maaf sudah merepotkan." kata Sofia


"Tidak apa apa, ini adalah bentuk tanggung jawab saya karena sudah membuat kamu kelelahan." jawab Alvin


Tidak lama kemudian ibu Fatimah dan Rania datang dengan membawa makanan untuk Alvin. Mereka tahu dari kemarin Alvin pasti belum makan.


"Terimakasih Bu Fatimah. Ini enak sekali." puji Alvin sambil terus makan karena dia memang sedang lapar.


Setelah makan Alvin pamit karena harus ke kantor karena ada pertemuan penting hari ini.


Hai readers update lagi nih.. yuk jangan sampai ketinggalan..enjoy semua..😘😘