
*Hotel grand Prix
Satu persatu tamu undangan masuk ke dalam hotel. Tentu saja yang didalam sana adalah orang orang penting. Acara makan malam ini sebenarnya adalah acara peringatan hari jadi perusahaan milik Pak Yusuf Nugraha pimpinan dari Graha group. Perusahaan maju yang namanya sudah go internasional.
Alvin dan Sofia turun dari mobil. Mereka masuk dan tidak lupa mereka mengisi buku tamu terlebih dahulu. Ruang sudah dipenuhi banyak pembisnis dari dalam dan luar negeri. Sofia sebagai sekretaris hanya mengikuti kemana Alvin melangkah. Alvin menyalami beberapa rekan bisnis nya. Dan tidak lupa Alvin pun menghampiri si tuan rumah.
"Selamat malam pak Yusuf. Bagaimana kabar anda? sebelum nya selamat atas semua yang telah dicapai." kata Alvin
" Terimakasih Pak Alvin. Saya sangat terkesan karena pak Alvin bisa datang. ngomong ngomong siapa ini Pak?" tanya pak Yusuf sambil melihat ke arah Sofia
"Perkenalkan ini Sofia dia sekertaris baru saya." jelas Alvin
"Sofia pak. Senang bertemu dengan Pak Yusuf." sapa Sofia
"Kalian terlihat serasi. Apalagi kalian masih sama sama muda. Betul begitu Pak Alvin?" kata Pak Yusuf menggoda Alvin
Wajah Alvin langsung berubah. Aneh nya dia tidak terlihat marah melainkan wajah nya menu merah seperti orang menahan malu.
"Pak Alvin maaf saya permisi dulu. Saya mau menyapa yang lain." pamit Pak Yusuf
"Iya pak sekali lagi selamat ya pak."kata Alvin sambil berjabat tangan
Alvin dan Sofia duduk di kursi yang tersedia. Mereka menikmati acara tersebut. Beberapa makanan sudah tersaji.
Entah sudah berapa kali Alvin mencuri pandang ke Sofia. Alvin benar benar sudah tersihir oleh Sofia.
Sedangkan Sofia merasa risih dengan tatapan tamu lain.
"Apa ada yang salah dengan penampilan saya Pak?" tanya Sofia
Mereka melanjutkan makan mereka. Acara demi acara terlewati. Tibalah di akhir acara. Pak Yusuf sengaja membuat seperti acara penghargaan di akhir acara ini. Hanya ada 1 nominasi yaitu Pembisnis berbakat. Ini bertujuan untuk memotivasi para bisnisman muda. Ada beberapa kadidat nya, salah satu nya adalah Alvin. Semua itu diluar dugaan semua tamu. Alvin yang terbilang masih sangat muda bisa masuk nominasi? Luar biasa.
"Baik sebelum acara ditutup saya akan umum kan pemenang nya adalah....." ucap pak Yusuf membuat tamu undangan penasaran
"Alvin Sanjaya!!!" sambung pak Yusuf
Semua orang tampak kagum terhadap Alvin. Suara tepuk tangan memenuhi ruangan tersebut. Alvin juga merasa senang sekaligus terhormat bisa memenangkan nominasi tersebut. Alvin berjalan ke depan untuk memberikan sambutan atas kemenangan nya.
"Selamat malam semua nya. Terimakasih atas kepercayaan dan dukungan anda. Terutama untuk pak Yusuf yang secara tidak langsung menjadi mentor saya. Sekali lagi terimakasih. Selamat malam" kata Alvin
Acara pun berakhir. Satu per satu tamu undangan pulang ke kediaman nya masing-masing. Begitu juga dengan Sofia dan Alvin. Mobil Alvin melaju ditengah suasana malam ibu kota. Jam sudah menunjukkan pukul 22.00. Alvin akan mengantarkan Sofia terlebih dahulu. Tidak ada pembicaraan antara keduanya. Hingga akhirnya Sofia memulai lebih dulu untuk mengurangi kecanggungan.
"Selamat ya Pak Alvin. Anda memang pantas mendapatkan nya. Masih muda sudah menjadi CEO. Itu sangat luar biasa." u ap siapa sambil menyunggingkan senyum manis nya.
Alvin melihat dari kaca depan, dia benar benar sudah tersihir oleh Sofia.
"Sama sama, ini juga berkat bantuan mu juga Sofia. Dan terimakasih sudah menemani saya malam ini.Kamu terlihat sangat cantik. Pantas saja jika para tamu memperhatikan mu." kalimat pujian keluar dari mulut Alvin. Itu diluar dugaan. Sikap Alvin membuat Sofia mematung.
"Sofia." panggil Alvin
"I..iya pak." jawab Sofia gugup baru kali ini ada yang mengatakan seperti itu.
""Terimakasih atas pujiannya Pak." sambung Sofia merendah.
*hai readers gimana niih makin semangat gak bacanya. Maaf ya author gak bisa upload setiap hari karena author juga punya kesibukan lain.
Happy reading semoga makin suka sama novel ini. jangan lupa like yaa dan komen. enjoooooooyyy 😘😘😘😘**