
Hari ini Sofia berangkat pagi pagi karena persiapan meeting yang cukup penting.
Dia pun mempersiapkan semua berkas yang dibutuhkan. Kebetulan meeting hari ini akan di adakan di salah satu hotel berbintang di kota ini.
Beberapa lama kemudian Alvin datang dengan setelan jas yang sangat elegan. Entah kenapa Sofia pagi ini cukup terperangah dengan kedatangan Alvin. Tapi penampilan Alvin hari ini benar benar mengagumkan.
Sofia tersadar setelah Alvin tepat didepan nya. Aroma parfum Alvin ternyata menambah detak jantung nya makin kencang.
"Sofia kenapa kamu?!" umpat nya dalam hati
"Sofia.. Sofia.." Alvin mencoba menyadarkan Sofia dari lamunannya
"eh..pa..pak.." jawab Sofia gugup
"Kamu kenapa pagi pagi sudah melamun begitu?" tanya Alvin
"Tidak pak, saya sedang membayangkan rapat besar nanti." jawab Sofia
"Bukan kan sudah siap semua Sofi?" tanya Alvin
"Iya pak semua yang bapak butuh kan sudah saya siap kan. Bapak tenang saja." jelas Sofia
Sofia dan Alvin berangkat dari kantor menuju hotel tujuan. Perjalanan cukup lancar karena bukan jam sibuk. Setelah kurang lebih setengah jam mereka sampai di hotel. Entah kenapa tatapan semua orang tertuju kepada Sofia dan Alvin yang membuat Sofia sedikit panik.
"Selamat siang pak Alvin." sapa salah satu rekan kerja Alvin
"Selamat siang pak." jawab Alvin
Saat didalam ruang rapat, Sofia dan Alvin menyimak dengan serius. Rapat berjalan cukup lama.
Sereh hampir satu jam rapat berlangsung, akhirnya rapat selesai. Satu persatu orang keluar ruangan termasuk Alvin dan Sofia.
"Pak saya mau ke toilet dulu ya sebentar." Sofia meminta ijin ke Alvin
"Iya saya tunggu di restoran hotel ini ya" jawab Alvin sambil berlalu pergi
Di restoran Alvin memilih meja di dekat jendela agar bisa melihat pemandangan luar. Rapat kali ini cukup menguras tenaga nya, Alvin baru sadar kalo dari pagi dia belum makan apa apa. Dia memutuskan memesan hot coffe americano sambil menunggu Sofia.
Sofia memasuki restoran dan segera menghampiri Alvin.
"Tidak apa apa. Kamu mau pesen apa? Kamu pasti lapar kan? Ini sudah waktunya makan siang." kata Alvin sambil melambaikan tangan kepada pelayan restoran
"Ada yang bisa saya bantu pak?" kata pelayan
"Saya mau pesan makanan. Boleh lihat menu nya?" kata Alvin
"Baik pak, silahkan" pelayan menyodorkan buku menu
"Kamu mau apa Sofi?" tanya Alvin
"Saya mau beef teriyaki ya mas." kata Sofia
"Kalau begitu saya juga, berarti beef teriyaki dua ya." kata Alvin
"Baik untuk minum nya apa?" tanya pelayan
"saya orange juice aja mas, pak Alvin mau apa?" tanya Sofia
"Samakan saja." jawab Alvin
"Baik Pak Bu, silahkan ditunggu pesanannya akan kami proses, terimakasih." kata pelayan
"Iya mas." jawab Sofia
Alvin dan Sofia kembali membahas soal proyek yang sedang digarap nya. Proyek ini sangat penting untuk Alvin. Dia tidak mau kalau harus gagal dalam proyek ini. Sofia pun dengan penuh konsentrasi menyimak dan memperhatikan apa yang diarahkan Alvin.
Tidak lama kemudian makanan mereka sudah siap. Setelah menyimpan dokumen tadi, Alvin dan Sofia langsung menyantap hidangan mereka.
Setelah selesai makan mereka memutuskan kembali ke kantor untuk melanjutkan pekerjaan mereka. Hari ini cukup melelahkan untuk Alvin dan Sofia.
**Hai readers gimana nih tanggapan kamu soal novel ini, komen di bawah ya..
Dan pastinya gak sabar kan hubungan mereka mau gimana. Ikutin terus yaa
🥰🥰**