THE AMAZING ALCHEMIST GOD

THE AMAZING ALCHEMIST GOD
Chapter 61



Fengying menyelinap kembali ke penginapan.


"Kali ini misi kita berakhir dan telah dianggap lulus oleh sekte, jadi kita akan kembali ke sekte besok." ucap tang yu


Murid level biru yang akan menerima misi terbaru kali ini jadi fengying tidak perlu membersihkan para iblis itu. Dengan racun yang telah ditinggalkan oleh fengying, mereka tidak akan lolos dengan mudah.


Fengying ksmbali ke penginapan dan berkumpul bersama orang yang melakukan misi hari ini. Tangyu memanggil hewan peliharaannya dan mereka pun berangkat ke sekte surgawi.


Dengan misi kali ini fengying menyadari bahwa dirinya masih sangat lemah sehingga dia menekatkan diri untuk fokus pada kultivasinya.


Dikediaman keluarga Li


Pasangan suami istri zhao yuwen dan yihua telah sampai didepan gerbang pintu kediaman keluarga li, yihua memberikan token identitas dan dipersilahkan masuk oleh penjaga gerbang. Kepala pelayan langsung melaporkan kepada kakek dan nenek li.


Mendengar berita kepulangan anak kesayangan mereka, mereka bergegas menuju ruang aula untuk menemui yuwen dan yihua.


'Ayah, ibu, anak perempuan tidak berbakti." yihua berlutut dihadapan orang tuanya.


Nenek li menyambut yihua dengan mata berkaca kaca dan tidak mempercayai bahwa anak yang telah dia rindukan selama 20 tahun berada dihadapannya. Nenek li memeluk yihua.


"Kamu nak, kenapa tidak pulang selama 20 tahun? apakah masih ada orang tua dimatamu?" ucap kakek li.


Lalu yihua meminta maaf kepada orang tuanya dan memperkenalkan yuwen kepada mereka.


"Apa yang sebenarnya terjadi sebelumnya?" tanya nenek li


Yihua pun menceritakan bagaimana dia bertemu yuwen di sekte surgawi dan saat melakukan misi dia diselamatkan oleh yuwen dan mereka diteleportasi di benua timur bersama yuwen. Mereka jatuh cinta dan akhirnya menikah dan punya anak.


"Ibu, dimana ying ying?" tanya yihua


"Ying ying telah memasuki sekte surgawi. Kamu nak sangat beruntung memiliki anak seperti ying ying." ucap nenek li


Mereka berdua yang mendengar berita ini saling memandang.


"Sudah berapa lama ying ying memasuki sekte?" tanya yuwen


"Sudah hampir 1 tahun." jawab kakek li


Orang tua fengying akhirnya memutuskan kembali ke sekte.


Saat fengying berkultivasi tiba tiba masuk ke cincin pagoda. Fengying membuka matanya dan melihat perubahan yang terjadi di dalam cincin. Pemandangan yang sangat indah, sebuah danau air terjun yang sangat indah dan terdapat sebuah rumah terbuat dari kayu di pinggirannya.


Fengying melihat kesekelilingnya, dia bisa melihat semua yang ada didalam cincin, banyak tanaman herbal yang penuh vitalitas disetiap sudut pegunungan.


"Tuan, akhirnya kita bertemu." sebuah suara terdengar.


Fengying menoleh dan melihat ular cobra dan ternyata ini adalah xiaoyan.


Xiaoyan ternyata telah bertransformasi, kulitnya berkilauan seperti berlian dan ada mahkota diatas kepalanya.


"Xiaoyan, kamu menjadi semakin indah." ucap fengying


"Benar nona, saya telah bertransformasi dan saya telah menjadi binatang ilahi. Saya bisa berubah bentuk menjadi manusia setelah menerobos tingkat 10." jawab xiaoyan.


"Tuan." panggil seseorang.


"Jun." balas fengying


"Apa sebenarnya yang terjadi?"


Fengying berlatih dan berkultivasi di pagoda selama 3 tahun dipagoda, dia meningkatkan master formasinya dan juga mempelajari sihir elemen tingkat lanjut yang ada dipagoda. Fengyingpun menerobos ke alam sovereign.


Li bei terus menerus datang ke kamar fengying karena dia mendengar berita bahwa murid ungu yang telah lama tidak kembali akhirnya kembali dan diangkat sebagai tetua di akademi. Mereka adalah orang tua fengying yaitu yuwen dan yihua.


Sesampainya disekte mereka berdua langsung dipromosikan sebagai tetua sekte karena mereka telah menerobos alam kaisar langit. Yuwen dan yihua adalah tetua termuda disekte. Kultivator dialam kaisar langit biasanya berumur diatas 100 tahun tetapi mereka berdua telah menerobos sebelum usia 50 tahun.


Orang tua fengying telah bertemu dengan li bei, karena fengying sedang berkultivasi akhirnya mereka kembali ke puncak tempat dimana para tetua tinggal yaitu puncak yang sama dengan dekan.


Fengying yang telah menembus alam sovereign sebelum berusia 20 tahun juga salah satu jenius dalam 1000 tahun. Fengying akhirnya keluar dari kultivasinya dan menuju ke kediaman li bei.


"Ying ying, akhirnya kamu selesai berkultivasi." ucap li bei.


"Iya kak, aku ingin mengambil sumber daya dan akan melihat misi untuk mengumpulkan poin." jelas fengying.


"Tidak perlu untuk itu. Ada yang ingin aku sampaikan." kata li bei


"Ada apa kak? apa terjadi sesuatu?" tanya fengying


"Ayo ikut kakak, ada seseorang yang ingin bertemu dengan mu." ucap li bei.


Lalu li bei memegang tangan fengying dan mengeluarkan token. token itu bersinari dan dalam sekejap fengying tiba di puncak dimana pemandangannya sangat indah.


Fengying dibawa oleh li bei kesebuah gazebo diatas sebuah kolam. Dari jauh terlihat punggung seorang pria dan wanita yang melihat ke arah kolam.


"Paman, bibi." panggil li bei


Kedua orang itu pun menoleh dan melihat ke arah li bei dan fengying.


Mereka berdua terkejut dan senang. Yihua langsung berlari ke arah fengying dan memeluknya.


"Ying ying." ucap wanita itu lirih.


Yihua memandangi wajah fengying dengan matanya yang berkaca kaca barulah fengying melihat wajah wanita itu dengan jelas dan dia berkata.


"Ibu." yihua pun kembali memeluk fengying dan menangis.


"Ying ying, apakah kamu tidak merindukan ayah." ucap yuwen dibelakang yihua.


"Ayah." jawab fengying.


Lalu mereka berdua mengundang fengying duduk dan menyajikan teh. Mereka bercerita dan mengejar berita selama bertahun tahun. Apa yang terjadi pada fengying dikeluarga zhao di benua timur. Fengying menceritakan semuanya. Hal ini membuat mereka berdua sedih,kecewa,dan marah.


Jika mereka berdua tau bahwa anak asli mereka telah meninggal, pasti mereka menyalahkan diri sendiri. Fengying berkata didalam hati karena dia telah menempati tubuh fengying, dia juga akan menanggung tanggung jawab baktinya kepada kedua orang tua nya.


"Ying ying kamu telah menerobos ke alam sovereign." ucap yuwen terkesima


"Benar. Ibu tidak menyangka ying ying sangat berbakat."lanjut yihua.


"Dengan kultivasimu saat ini kamu tidak cocok berada di kelas saat ini, paling tidak kamu bisa memasuki kelas jingga." ucap yihua.


"Sebenarnya aku juga ingin melakukan kenaikan kelas hari ini tetapi kakak li membawaku kesini."


"Tidak terlambat untuk melakukannya besok. Aku masih ingin berbicara dengan ying ying." kata yihua.


"Ying ying, ayah juga mendengar dari nuan, kamu telah menyembah seorang alkemis sebagai guru. Bagaimana perkembangan pemurnianmu?" tanya yuwen.