
"Jangan berbicara omong kosong, jika nona zhao seperti yang kamu katakan dia tidak akan menjamin keselamatan kami semua. Dan dia telah membuktikan kata katanya selama ini. Nona zhao selalu melakukan yang dia katakan. Jangan berani memfitnahnya." tegas haotian
Fangyin merasa kesal karena haotian terus membela fengying. Dia ingin berkata lagi tetapi dicegah li bei.
"Kamu jangan berbicara lagi. Bagaimana menurut kalian semua? Jika kalian ingin memberi posisi pemimpin kepada nona zhao, aku tidak keberatan." kata li bei.
"Li bei, menurut situasi kita semua saat ini kita membutuhkan nona zhao. Tapi untuk menjadi pemimpin kami masih belum di yakinkan bagaimana jika kamu bertarung melawan nona zhao. Jika nona zhao menang, nona zhao bisa menjadi pemimpin kita. Tetapi jika nona zhao kalah maka kita meminta nona zhao untuk memurnikan pil dengan pertukaran yang sama sesuai syarat nona zhao." he juan memberikan ide.
" Menurutku ini ide yang bagus, dan juga tidak akan menyinggung nona zhao. Kalian pasti mengerti status seorang alkemis di benua tengah. Apalagi nona zhao telah mencapai kelas 4. Alkemis kelas empat di benua tengah kurang dari 100 orang. Di usia muda dan mencapai prestasi ini pasti dia memiliki latar belakang." Analisa Ling tao.
"Benar sesuai yang dikatakan saudara laki laki, aku juga berfikir nona zhao bukan orang tanpa asal usul seperti yang dikatakan fangyin." lanjut ling shihua.
"Li bei, semua menurut keputusanmu. Jika kamu tidak setuju kami akan mengikuti. Bagaimanapun kamu pemimpin kami saat ini. " Bai heng berkata.
Li bei berfikir, dia memang membutuhkan pil untuk pasukannya dan bahkan dirinya sendiri juga kekurangan pil.
"Baiklah, haotian. Aku meminta tolong sampaikan kepada nona zhao bahwa aku ingin berdiskusi dengannya dan jelaskan syaratnya seperti yang dikatakan juan."
"Kakak." raung fangyin.
"Fangyin, kembali ke kamarmu dan jangan ikut campur urusan ini." tegur li bei.
Li bei tidak menyukai sepupunya fangyin, jika bukan karena ibunya meminta kepadanya untuk melindungi fangyin. Dia bahkan tidak akan peduli hidup dan matinya.
Li bei adalah anak satu satunya dari ayahnya yang merupakan anak pertama dari keluarga li. Ayahnya 3 bersaudara, anak kedua adalah ayah fangyin dan anak bungsu adalah anak perempuan.
Li bei tidak terlalu menyukai keluarga pamannya, istri pamannya dari keluarga menengah yang memanjat ke keluarga mereka. Jadi kadang kadang li bei melihat trik kotor kecil mereka. Hanya karena ayahnya tidak ingin memperbesar masalah makanya dia hanya memantau agar mereka tidak terlalu keterlaluan.
Bibi kecilnya telah lama menghilang saat melakukan misi ketika masih menjadi murid akademi surgawi. Dia hanya mendengar mengenai bakat bibinya yang bahkan lebih tinggi dari ayahnya.
Fangyin pun pergi ke kamarnya dengan perasaan kesal, dia entah kenapa tidak menyukai fengying. Haotian pergi menemui fengying dan memberi tahu fengying mengenai proposal li bei.
Fengying menyetujui syarat ini, dan pertarungan akan diadakan didepan semua orang, agar semua orang yakin dengan fengying menjadi pemimpin dan membangun prestisnya di depan semua orang. Hal ini untuk mencegah orang berbicara omong kosong dan menyebabkan perpecahan.
Hal tabu dari sebuah pasukan adalah adanya keretakan internal karena perbedaan pendapat. Oleh karena itu hukum militer ketat yang mana hanya mematuhi atasan. Tidak ada pendapat kedua dalam sebuah pasukan.
Pada pagi hari semua orang telah berkumpul, mereka telah mendengar pertarungan antara fengying dan li bei. Tentu saja 179 orang anggota fengying mendukung fengying. Dan anggota yang telah bersama li bei juga mendukung li bei. Total pasukan gabungan beberapa keluarga libei ada juga kultivator yang bukan dari benua tengah telah bergabung totalnya adalah 463 orang hampir 3 kali lipat jumlah pasukan fengying.
"Nona zhao." li bei memberi salam
"Tuan li." balas fengying.
Li bei mengeluarkan senjatanya yaitu sebuah tombak dan fengying juga mengeluarkan pedangnya. Mereka awalnya bertarung menggunakan teknik beladiri masing masing. Suara dentingan senjata berbunyi tetapi mereka tidak terlihar diudara karena kecepatan mereka yang sangat cepat.
Hanya tianqi realm tingkat 7 yang bisa melihat sedikit pertarungan mereka. Li bei terkejut dengan kecepatan fengying yang bisa menyamai kecepatannya padahal fengying berada di 1 tingkat dibawahnya.
Li bei menjadi lebih serius dan mengambil langkah mundur sementara dan mengeluarkan elemen api dari tongkatnya dan elemen apinya membentuk ular sanca dan menuju ke arah fengying. Fengying juga mengeluarkan jurus elemen yaitu elemen air berbentuk burung elang dan dari mulut burung itu mengeluarkan elemen air menyemprotkannya ke arah ular dan membekukan elemen api dan pecahannya membuat ledakan.
Fengying telah siap membentuk perisai elemen tanah disekelilingnya.
"Kultivator dua atribut." teriak seseorang terkejut.
Anggota tim fengying yang mendengar ini hanya diam karena mereka pernah melihat fengying menggunakan 4 elemen sekaligus.
Li bei mundur dari posisinya sebelumnya menghindari pecahan es. Lalu li bei pun juga mengeluarkan jurus pisau api, elemen api seperti pisau pendek terbang dengan kemiringan 45 derajat menuju fengying tetapi disambut fengying dengan pisau es dengan jumlah yang sama akurat mengenai pisau api.
Lalu fengying mengambil kesempatan menggunakan elemen kayu berbentuk tali tambang menuju kearah li bei dan mengikat li bei. Li bei akan menggunakan elemen api untuk membakar tali tetapi elemen kayu di lapis fengying menggunakan elemen air. Fengying pun mengambil kesempatan terbang dengan kecepatannya mengarahkan pedangnya ke leher li bei.
"Kamu kalah." ucap fengying. Pedang fengying hilang masuk ke cincin penyimpanannya lalu dia pun membatalkan sihir elemennya.
"Akun kalah." ucap li bei sambil mengepalkan kedua tangannya kedepan dan membungkuk kepada fengying.
Penonton yang telah melihat hasil ini tercengang termasuk anggota tim fengying karena mereka melihat fengying menggunakan elemen kayu yang berarti fengying menguasai 5 atribut elemen.
"Semua yang hadir telah menyaksikan pertarungan antara saya li bei dan nona zhao fengying untuk memperebutkan posisi pemimpin. Kalian juga telah melihat kekuatan nona zhao. Dia akan mampu memimpin kita untuk melawan ras iblis."
"Hidup nona zhao." teriak semua orang.
Fengying mengangkat tangannya, lalu mereka semua pun diam.
"Hanya ada satu hal yang harus kalian ingat, satu satunya aturan ku adalah patuh pada perintah militer. Jika tidak akan dihukum bunuh secara langsung." tegas fengying.
"Selama aku memimpin, aku juga akan membawa manfaat untuk kalian semua. Untuk lebih jelas kalian bertanya pada komandan kalian. Aku akan menunjuk komandan selanjutnya. Untuk saat ini aku akan menunjuk Feng haotian, Long fengxi sebagai komandan. Lalu Li bei akan menjadi wakilku.