
"Nona, Apa rencana nona selanjutnya?. tanya nuan
"Saya akan meminta mereka untuk membiarkan kita berangkat ke pedesaan. Tetapi kami akan tinggal di kediaman lotus sementara dan aku juga akan mendaftar untuk ujian memasuki akademi surgawi. Tetapi saya tidak akan mengikuti ujian biasa tetapi melalui ujian alkemis. Akan lebih mudah menjadi penerimaan jalur khusus, alkemis peringkat 1 usia 13 tahun pasti dengan mudah untuk memasuki akademi surgawi dan juga bisa menyembunyikan kultivasiku di misterius realm."
"Saya rasa cara ini juga bagus nona. Ujian alkemis tidak dilakukan secara terbuka melainkan ujian tertutup. Saya mendengar bahwa akademi surgawi akan mengirim guru khusus untuk merekrut kultivator yang berpotensi menjadi master profesi."
"Bibi Nuan dari segi usia kamu tidak bisa memasuki akademi surgawi jadi urusan luar kedepannya akan menjadi tanggung jawabmu. Yang akan mengikuti ujian bersamaku adalah bai,li buyi,shi haoyu, dan feng shi. Bai dan fengshi pasti akan diterima karena telah menjadi master formasi dan alkemis level pertama. Tetapi untuk li buyi dan shi haoyu kalian harus berusaha sendiri untuk masuk karena mereka belum menjadi master spiritual dan senjata."
"Bibi nuan, kamu akan berpura pura menjual aset yang aku miliki tetapi dibeli oleh anggota cobra dan mereka yang harus menjalankannya. Ada toko perhiasan,pakaian,senjata,bahkan ada juga toko obat kecil. Ini semua harus dikelola secara diam diam tanpa diketahui keluarga zhao bahwa ini semua adalah milikku. Semuanya harus beres dalam waktu sebelum aku memasuki akademi."
"Baik nona."
Paviliun minglan.
Fengying telah sampai didepan paviliun minglan, fengying menyamar seperti sebelumnya dan orang pasti tidak menganggap fengying sama sekali. Fengying melihat bahwa banyak kereta dan banyak kultivator berbaris didepan paviliun minglan. Mereka dibagi menjadi 4 jalur, pertama yang memiliki token emas, token perak, token tembaga, lalu tiket yang disediakan untuk kultivator bebas yang dijual oleh paviliun minglan beberapa waktu lalu seharga 100 koin emas.
Token identitas memudahkan pramuniaga untuk mengantar tamu ke tempat duduk mereka. Semakin tinggi identitas token maka semakin istimewa perlakuan mereka di paviliun minglan. Fengying yang memegang token berlian tidak mengetahui hal ini, hanya saja karena dia melihat bahwa barisan di token emas sedikit dia berjalan kesana untuk mengantri.
Saat dia ingin mengantri dia melihat ada pria paruh baya dan seorang pemuda didepannya. Mereka ada lu ming dan lu shen, fengying mengenalnya berdasarkan ingatan sibodoh fengying. Lu ming dan lu shen selalu menjaga citra mereka baik diluar sehingga dia hanya diam saat fengying berjalan ke arah mereka. Tetapi tatapan matanya tidak bisa menutupi rasa jijik dan meremehkan terhadap fengying.
Pelayan yang dibawa oleh lu shen menghentikan fengying dan ingin menyerang fengying tetapi dihindari oleh fengying.
"Dasar bocah pengemis beraninya kamu berbaris disini, disini bukan tempat meminta minta." ujar pelayan itu dan terus ingin langsung menyerang fengying. Fengying melayangkan kakinya dengan cepat ke arah perut pelayan itu. Pelayan itu pun langsung terbang sejauh 10 meter dan menghantam pohon dan tersungkur tidak sadarkan diri.
"Mohon tenang tuan."Pramuniaga paviliun minglan langsung menghentikan fengying.
"Apakah begini pelayanan paviliun minglan? Kalau saya tau begini perlakuan terhadap saya, saya tidak akan menginjakkan kaki saya disini dimasa depan." Lalu fengying melemparkan token berliannya ke arah pramuniaga dan langsung di tangkap pramuniaga.
Pramuniaga yang melihat token ini langsung membungkuk ke arah fengying.
"Maaf saya tidak tau taishan. Silahkan masuk tuan. Saya akan memanggil manager."
"Huh." fengyingpun berjalan melewati lu ming dan lu shen tanpa meliriknya sedikitpun.
"Berhenti, bagaimana dia bisa masuk terlebih dahulu padahal kami yang berada dibaris terdepan." tegur lu shen kesal.
"Diam." tegur lu ming kepada lu shen
"Maaf, silahkan tuan berjalan terlebih dahulu." lanjut lu ming.
Fengying tidak menghiraukan mereka berdua.
"Apa yang kamu tau, apa kamu perhatikan token yang dia lempar kepada pramuniaga itu? itu adalah token berlian, hanya ada 2 yang telah dikeluarkan paviliun minglan sejauh ini. Orang yang bisa mendapatkan token ini pasti memiliki latar belakang luar biasa. Jangan menyinggungnya dimasa depan. Kalau bisa kamu harus berusaha berteman dan mencari tau identitasnya."
"Tapi pelayan kita telah menyinggungnya, mana bisa saya berteman dengannya. Sekalipun saya mau berteman, dia pasti tidak akan mau."
"Apa yang kamu takutkan, tinggal bunuh pelayan itu sebagai kompensasi. Dia pasti akan melupakannya, orang memiliki latar belakang tidak akan terlalu peduli dengan pelayan."
"Baiklah ayah."
"Ayo kita masuk juga."
Fengying telah dibawa ke ruangan istimewa khusus untuk pemilik token berlian. Di depan fengying ada meja yang berisi makanan dan minuman.
Manager pun datang menemui fengying.
"Tuan, senang bertemu kembali dengan anda. Saya mendengar yang terjadi didepan, saya mewakili paviliun minglan meminta maaf kepada tuan muda."
"Lupakan, saya ingin melihat daftar barang lelang terlebih dahulu. Bisakah?
Manager langsung mengeluarkan daftar barang lelang kali ini. Fengying menerimanya lalu memindainya. Dalam pikiran fengying berkomunikasi dengan jun dan menanyakan kegunaan item yang dilelang karena ada beberapa item yang belum diketahui oleh fengying.
"Tuan, sebagai pemilik token berlian anda berhak melihat item terlebih dahulu dan bisa memilih salah satu item dibawah 10 peringkat atas. Kali ini ada 50 set item yang akan dilelang. 10 diantaranya pil yang tuan bawa sebelumnya mereka berada diurutan setelah peringkat 13.
"Baiklah aku menginginkan item diurutan 11 yaitu batu hitam misterius. Potong biaya dari hasil lelang pil. Harganya tidak mungkin lebih mahal dari 10 set pilku kan?
"Tentu saja nona. Lalu ini." Pramuniaga mengembalikan token berlian kepada fengying.
Fengying mengambilnya dan memasukkannya kedalam cincin.
"Oh ya, aku juga ingin melelang pil. Bisakah kamu menambahkan ke lelang hari ini?" Fengying lalu mengeluarkan 8 botol dan meletakkannya diatas meja.
"Ini adalah." manager mengambil botol dan membuka tutup botol. Aroma khas buah monyet api mengudara.
"Bukankan ini pil yang terbuat dari buah monyet api.?
"Benar, ini adalah pil kelas 2,pil tianqi yang memiliki efek dapat membantu puncak misterius 9 menerobos tianqi realm." ujar fengying tenang
"Efeknya lebih bagus setelah dimurnikan menjadi pil dibandingkan langsung memakannya".tambah manager itu
Manager telah mendengar desas desus menghilangnya buah monyet api ternyata buah itu diperoleh oleh guru tuan muda ini. Manager sangat bijaksana dan tidak mempertanyakan masalah buah monyet api. Manager langsung masuk ke mode bisnis lagi.