
Fengying menutup matanya dan merasakan sekitarnya, dia mengaktifkan kewaspadaannya. Diwilayah yang tidak dia kenal, dia tidak boleh ceroboh. Apa saja bisa terjadi, jika dia tidak waspada dia tidak akan tau bagaimana dia akan mati.
Fengying terbang dan melihat daerah sekitarnya untuk mencari tempat yang cocok untuk membangun formasi, di tempat luas seperti ini sangat terbuka dan berbahaya. Akhirnya fengying pun membangun formasi pertahanan level 2, dia sengaja membangun formasi pertahanan karena dia akan bertarung dan formasi merupakan tempat perlindungan saat dia mencapai batasnya.
Malam hari pun tiba, fengying duduk di depan api unggun didepannya. Terdengar suara gemerisik, ternyata itu adalah laba laba raksana setinggi 10 meter. Laba laba itu ada 4, tiga lainnya berukuran lebih kecil dari laba itu. Mereka mengeluarkan cairan dari mulutnya dan menyerang formasi, Dari serangannya laba laba ini setara kultivator tianqi realm. Jika formasi terus diserang, maka formasi akan hancur dalam waktu 30 menit.
Fengying pun mengeluarkan pedang keluar dari formasi dan menyerang laba laba paling kecil, fengying mengarahkan pedangnya yang telah diselimuti elemen api ke tubuh laba laba itu tetapi tubuhnya sangat keras. Malah hal ini membuat marah laba laba lain, dan berusaha menyerang fengying bersama.
Fengying berhasil menghindar, tetapi laba laba lain melemparkan jaring ke arah fengying ke tempat dia menghindari serangan. Fengying yang melihat hal itu mengeluarkan bola api ke arah jaring itu dan membuatnya meledak.
Fengying dan laba laba itu terus bertarung, fengying menyerang, menghindar, mengeluarkan teknik elemen air dan membekukan salah satu laba laba tetapi hanya bisa menahan laba laba 2 detik lalu es pun hancur.
Kali ini fengying berfikir jika dia terus seperti ini dan tidak segera menemukan kelemahan laba laba ini maka dia akan kehabisan qi dan akan jatuh terluka.
Fengying mencoba memancing salah satu laba laba lalu dia membuat tanah membeku seperti arena skating, laba laba itu tergelincir tidak bisa berjalan diatas es. Fengying pun mendapat ide lalu dia memasang pisau skating dibawah sepatunya dengan elemen es. Lalu dia meluncur ke arah laba laba dan ingin memotong kakinya.
Kaki laba laba itu tetap tidak terluka, melihat fengying yang ingin melukai laba laba diatas es, laba laba lainnya menembakkan elemen api ke arah fengying, fengying berhasil menghindar tetapi es mencair dan laba laba tadipun bisa bergerak kembali.
Sepertinya trik es tidak bisa digunakan lagi, Fengying melihat laba laba membuka mulutnya sepertinya ingin menembakkan sesuatu. Fengying memiliki ide fengying tidak bergerak menunggu laba laba itu menembak, seperkian detik saat mulut laba laba itu terbuka lebar, fengying melempar teknik elemen logam yaitu pedang cahaya. Elemen itupun menembak mulut laba laba disaat yang sama ledakan yang diluncurkan laba laba berusaha dihindari fengying tetapi tetap mengenai lengan fengying.
Fengying terbang sekitar 3 meter dan dia pun terluka untuk pertama kalinya dalam pertempuran. Laba laba itu menjerit kesakitan terus menerus dan akhirnya semakin lemah dan akhirnya berbaring mati. 3 laba laba lain yang melihat ini semakin mengamuk dan mengeluarkan serangan elemen api terus menerus membom bardir fengying.
Fengying hanya bisa mengelak, dengan keadaan terluka ini dia mencari peluang bagaimana memisahkan ke 3 laba laba ini dan membuat kesempatan untuk menyerang mulutnya. Akhirnya fengying menggunakan elemen logam dan membentuk benteng menyekat ketiga laba laba dan melapisi tanahnya dengan elemen air.
Laba laba sementara bisa tertahan, lalu fengying menyerang salah satu laba laba sengaja memancingnya untuk membuka mulutnya. Dari pertempuran sebelumnya, fengying menyimpulkan bahwa laba laba ini pasti akan mengeluarkan serangan saat dia mencoba menjauh. Jadi fengying berpura pura melarikan diri, lalu dia merasakan tekanan dari belakang.
2 laba laba yang terperangkap sementara itu akhirnya perhasil mencairkan es dan mendobrak dinding elemen fengying runtuh. Qi fengying terbatas, dia harus membagi kontrol elemennya saat dia menyerang laba laba tadi, qi pada dinding logam dan elemen esnya melemah.
Fengying mengambil kesempatan meminum pil darah menghentikan pendarahan tangannya dan menambah darah. Fengying lalu meminum pil pengumpul aura untuk memulihkan qi nya sebanyak 70 persen.
Fengying terus melemparkan bola api kepada kedua laba laba, laba laba pun membalasnya terjadi ledakan terus menerus, Fengying akhirnya tiba di titik krisis. Qi nya hampir habis tapi kecepatan dia menembak elemen api semakin cepat.
Lalu dia mengambil kesempatan menembakkan 2 bola api berurutan mengarah kemulut kedua laba laba, tetapi fengying juga bersiap menggunakan elemen logamnya mengarah ke salah satu laba laba dan dia juga menusukkan pedangnya dengan kecepatannya yang tercepat menuju laba laba lainnya.
Gerakan ini sangat beresiko, jika tembakan fengying tidak akurat maka dia akan berada dimulut laba laba menjadi santapannya. Ternyata laba laba yang ditembak fengying menggunakan elemen logam sama seperti 2 laba laba yang mati sebelumnya. Sedangkan laba laba yang langsung diserang fengying menggunakan pedangnya berhasil menembus mulut laba laba itu dan juga terjatuh lemas dan mati setelah merintih kesakitan beberapa waktu.
Lalu fengying menggunakan kekuatan terakhirnya terbang dengan kecepatan tercepat memasuki formasi dan meminum pil pengembali semangatnya dan jatuh tertidur di tanah.
Gelang yin dan yang menyerap aura spiritual sekitar dan tubuh fengying menyerap aura tersebut dan luka ditubuhnya perlahan sembuh. Fengying terbangun keesokan harinya tetapi kekuatannya hanya pulih 30 persennya. Fengying pergi menuju ketempat pertarungan laba laba sebelumnya dan melihat manyatnya masih utuh.
Fengyingpun mengeluarkan inti kristalnya dan token fengying mencatat rekor fengying. Hewan buas laba laba elemen api level 5 1 dan level 4 3 total poin 17 poin.
Fengying membagi tubuh laba laba, awalnya dia tidak tau bagaimana membaginya, tetapi dia mengingat anatomi laba laba biasa akhirnya dia berhasil membedahnya dan memasukkannya kedalam cincin luar angkasa.
Lalu fengying kembali dan berkultivasi sambil mencerna pertarungan kemarin sambil menyerap aura spiritual untuk memulihkan kekuatannya ke puncak. Fengying tidak berani melanjutkan perjalanan jika dia tidak dalam kondisi puncak.
Dengan pengalaman kemarin, fengying menyadari lemahnya dia dalam penggunaan atribut. Tetapi pertarungan kemarin bukannya tidak ada manfaat sama sekali. Karena fengying telah mengetahui kelemahannya dia memiliki kesempatan untuk memperbaikinya dan juga karena fengying menguras qinya hingga kosong, saat ini qi yang di serap tubuhnya berubah menjadi lebih kental dan lebih murni seperti jika sebelumnya kental seperti air yang diberi gula maka sekarang kental seperti madu.