
"Nenek, ini nona zhao. Zhao fengying."
"Ini Nenek, kakek dan ayahku."
"Halo nenek li, kekek li, paman li" salam fengying
"Halo nona zhao. Silahkan masuk.
Halaman telah dikosongkan terlebih dahulu tidak ada pelayan satupun dihalaman ini saat ini.
"Nona zhao, kami telah mendengar semua dari Li bei. Ini adalah batu kristal klan shui. Jika 2 orang memiliki garis keturunan yang sama maka batu ini akan memancarkan cahaya. Setiap cahaya memiliki warna, warna berbeda dari tingkat kedekatannya. Ibu dan anak dan nenek dan cucu itu memiliki warna yang berbeda. Jika kamu adalah cucuku maka batu akan mengeluarkan warna merah muda."
Nenek li meneteskan darahnya ke atas batu lalu fengying juga meneteskan darahnya. Batu kristal memancarkan cahaya merah muda yang indah. Hal ini membuktikan bahwa fengying memang cucu mereka.
Nenek li bahagia dia menangis dan memeluk fengying.
"Cucuku, kamu benar cucuku." isak nenek li.
"Nenek." ucap fengying lirih. Fengying yang dari awal tidak memiliki orang tua, dibesarkan di organisasi membuatnya bertanya tanya bagaimana rasanya memiliki keluarga.
Fengying tergerak dihatinya, es yang membeku dihatinya perlahan mencair.
"Fengying, dimana ibumu? tanya kakek li.
Fengying lalu menceritakan perihal dia diracun dan orang tuanya pergi mencari obat untuknya. Tetapi yang tidak disangka mereka adalah fengying asli telah meninggal dan digantikan oleh fengying sekarang. Jadi fengying saat ini akan memenuhi kewajibannya menggantikan fengying asli.
Semua orang dihalaman prihatin dengan cerita yang diungkapkan fengying.
"Bagaimana yihua tidak kembali kerumah selama puluhan tahun." kata paman li
"Paman mungkin tidak tau, perjalanan dari benua timur ke benua tengah tidak ada diketahui oleh kultivator biasa. Hanya orang yang memasuki akademi surgawi yang akan membuka jalan menuju benua tengah." jelas fengying.
"Benar juga, selama ribuan tahun belum ada kultivator dari benua lain yang memasuki benua tengah kecuali mereka yang terpilih mengikuti ujian penerimaan 3 sekte besar." ingat paman li.
"Lalu apa rencanamu selanjutnya fengying?" tanya kakek li.
"Rencana apa? tentu saja cucuku akan tinggal bersama kita. Apa mungkin membiarkan dia kembali ke benua timur." ucap nenek li marah.
"Tentu saja aku ingin cucuku tinggal bersama kita, tapi dia memiliki rencananya sendiri. Apa kamu tidak melihat dia telah berada di tianqi realm tingkat 9. Cucu kita sangat berbakat, dia lebih muda dari li bei tapi sudah menyamai kultivasinya." ungkap kakek li.
"Nenek, aku ingin memasuki sekte surgawi. Aku mendengar bahwa akademi surgawi di benua timur adalah cabang dari sekte surgawi benua tengah. Aku ingin memiliki kesempatan kembali ke benua timur untuk melacak keberadaan ayah dan ibu. Dan juga aku memiliki bawahan disana. Tapi ini untuk rencana panjang, sekarang aku hanya ingin fokus pada latihan dan memasuki sekte adalah pilihan terbaik karena disana banyak tersedia sumber daya latihan dan juga guru untuk membimbing. Apalagi aku hanya berkultivasi mengandalkan diri sendiri, tidak tau apakah ada penyimpangan"
Mereka semua terkejut, berlatih sampai di alam tianqi tingkat 9 tanpa seorang yang membimbing sungguh bakat luar biasa.
"Kakek, apakah sekte surgawi telah membuka pendaftaran?" tanya fengying.
"Kamu tidak perlu khawatir tentang ini, Keluarga besar memiliki kuota tetap untuk memasuki akademi surgawi. Setiap tahun mereka memperbolehkan 1 orang masuk. Tahun ini awalnya kami ingin mengirimkan Fangyin, tapi kami akan membiarkan kamu masuk terlebih dahulu." Kakek li berkata.
Fengying melihat li bei, li bei mengerti dan dia menjelaskan apa yang terjadi pada fangyin dan apa yang dia lakukan kepada fengying di alam xuantian.
Kakek, nenek, paman li kecewa mendengarnya. Mereka tidak menyangka fangyin bisa melakukan hal keji seperti itu.
"Kemana sopan santunmu berteriak dihalaman ibu." tegur paman li.
Yang datang ke halaman adalah paman kedua dan istrinya juga fangyin.
"Ayah, mohon beri kami penjelasan. Mengapa Li bei membawa musuh ke rumah kita?. ungkap paman kedua.
"Siapa musuh disini?" tanya kakek li.
Ayah, ibu dan anak menatap ke arah fengying dengan tajam. Fengying hanya mengabaikan tatapan mereka.
"Dia." tunjuk ibu fangyin ke arah fengying.
Kakek melambaikan tangannya kearah menantu keduanya dan dia pun terlempar. Kakek masih mengendalikan kekuatannya sehingga hanya menabrak pohon di halaman.
"Siapa yang berani kamu tunjuk didepan mataku?.raung kakek li.
"Tidak ada disiplin, kurung dia dihalamanmu selama 3 bulan. Jangan berani melangkah keluar." titah kakek li
"Ayah, bagaimana bisa kamu melakukan ini?"
Fangyin bergetar ketakutan, dengan tidak ada kultivasi dia saat ini tentu dia tidak bisa menahan kultivasi kaisar agung.
Kakek fengying telah memasuki jajaran kultivator tertinggi di benua. Kaisar agung terbagi menjadi 3 level, rendah,tengah,tinggi. Kaisar agung adalah alam diatas sovereign yang merupakan alam setelah alam venerable. Kakek fengying merupakan kaisar agung level rendah. Di benua tengah kakek keluarga Li,Feng dan Ling memiliki kultivasi yang sama.
"Kamu masuk ke dalam, aku akan menjelaskan. Fangyin bawa ibumu ke kamar." perintah kakek li
Fangyin pun buru buru membantu ibunya dan kembali ke halaman ibunya.
"Kamu selalu saja mendengar omong kosong istrimu, siapa yang kamu sebut musuh itu? Kamu tau siapa gadis ini? Dia adalah keponakanmu, anak dari yihua. Dari dulu kamu memanjakan li yihua, sekarang apakah tidak ada yihua lagi di mata dan hatimu?" ajar nenek li.
"Benarkah ibu? Dia?." tanya paman kedua bingung.
"Benar, ibu telah mengkonfirmasinya menggunakan batu kristal darah klan shui."
"Tapi fangyin bilang nona zhao menghapus kultivasinya di alam xuantian." jelasnya sambil menyerngitkan keningnya.
"Omong kosong apa yang dia katakan?." raung marah nenek li.
"Paman, begini sebenarnya.." li bei menceritakan kembali apa yang terjadi saat itu. Paman keduanya pucat tidak percaya. Fangyin selalu tampil seperti gadis lemah dan baik di depannya.
"Aku juga ingin mengatakan karena fangyin tidak bisa berkultivasi lagi maka kuota sekte surgawi akan di berikan kepada fengying. Apakah kamu keberatan?" kakek li bertanya.
"Tidak ayah. Sudah seharusnya kuota menjadi milik fengying. Aku malu berhadapan dengan keponakanku karena fangying. Fengying jangan menyimpan dendam pada sepupumu. Sekarang dia tidak bisa berkultivasi lagi tolong beri dia jalan." kata paman kedua.
"Paman kedua, aku tidak terlalu memikirkannya. Paman kedua, aku harap hal ini tidak merusak keharmonisan keluarga kita. Paman dan paman kedua adalah kakak kandung ibuku. Aku telah lama berpisah dari ayah dan ibu, sekarang aku memiliki paman dan paman kedua sebagai sandaran." ucap fengying.
"Tentu saja fengying. Kamu adalah cucu keluaga li, walaupun kamu tidak bermarga Li." tambah kakek.