
Fengying menerima token tersebut lalu berjalan ke lantai 4 paviliun tersebut.
Lantai pertama adalah untuk orang yang menerima undangan berwarna tembaga tempat duduk yang bisa dibilang untuk orang umum. Biasanya direkomendasikan dari anak anak dari keluarga kecil di ibukota.
Lantai 2 adalah digunakan untuk orang yang memiliki token perak. Token perak sendiri hanya ada 10 sehingga dilantai 2 hanya ada 10 kamar khusus untuk pemegang token perak
Lantai 3 digunakan untuk 5 pemegang token emas yang telah digunakan untuk 3 kepala keluarga besar
Lantai 4 ini adalah kamar khusus pemegang token berlian. disini hanya ada 2 ruang pemegang token berlian. Di ibukota ini hanya fengying yang telah mendapatkan token berlian.
Lantai 5 merupakan tempat misterius sepertinya ruang tempat pemilik paviliun minglan ini.
Fengying masuk ke ruang yang telah disediakan paviliun minglan, yang dia lihat adalah ruangan yang sangat luas ada kursi yang dan meja yang berisi makanan dan tata ruang yang sangat nyaman. Kamar pribadi yang sangat elegan dan nyaman.
Saat fengying duduk, lalu penjaga yang mengantar fengying memberitahukan bahwa pramuniaga khusus untuk penjualan properti akan datang sebentar lagi.
Seorang wanita masuk setelah beberapa saat. Dia menggunakan warna merah mencolok usianya sekitar 25 tahun. Dia terlihat sangat indah.
"Perkenalkan saya dipanggil miyue tuan muda." Dia menekuk kakinya dengan elegan saat memperkenalkan diri.
"Mm." Jawab fengying. Sudah menjadi peraturan bahwa paviliun mengenal token bukan mengenal nama atau wajah sehingga tidak perlu bagi fengying untuk memberi tahu namanya.
"Saya mendengar tuan muda sedang mencari kediaman. Apakah tuan muda memiliki kriteria khusus?" tanya miyue
"Saya mencari kediaman yang tenang dan aura roh dikediaman itu sangat tinggi yang cocok untuk berkultivasi tetapi sangat tertutup sehingga apapun yang terjadi didalam kediaman tidak akan terdengar oleh pihak luar. Lebih baik ada hutan atau gunung dibelakang kediamannya.
Miyue agak terkejut dengan kriteria yang dituturkan oleh fengying. Apa yang ingin dilakukan tuan muda ini sehingga mencari tempat seperti itu. Orang biasanya mencari kediaman dekat dengan keramaian ibukota tetapi dia malah mencari tempat yang tersembunyi. Kenapa dia sangat persis seperti pemiliknya. pikirnya dalam hati.
"Ada satu tempat yang sangat cocok dengan kriteria tuan muda. Tetapi pemilik tempat itu ingin melakukan pertukaran langsung dengan seseorang yang ingin membeli kediamannya."
"Apakah begitu? apa tidak bisa diwakili oleh paviliun minglan?"
"Maaf tidak bisa tuan muda. Pemilik kediaman itu tidak ingin menjual kediaman itu dengan uang."
"Baiklah. Apakah ada cara agar saya bisa melihat kediaman itu terlebih dahulu?
Miyue lalu mengeluarkan sebuah kristal berwarna biru muda diatas meja. Lalu menyuntikkan spirit ke kristal tersebut. Lalu muncullah gambar sebuah kediaman yang indah dikelilingi oleh hutan hijau dan ada aliran air sungai didekatnya yang berasal dari air terjun di gunung yang berada dibelakang kediaman. Fengying jatuh cinta melihat kediaman tersebut.
"Baiklah, saya ingin bertemu dengan pemiliknya."
"Saya akan segera mengaturnya. Kebetulan pemilik sedang berada di paviliun minglan."ujar miyue
"Oke."
Miyue keluar dari ruangan fengying dan menuju ke lantai 5. Miyue mengetuk pintu.
"Masuk."
Miyue masuk dan langsung berlutut menundukkan kepala.
"Tuan, seseorang ingin membeli kediaman lotus."
"Seseorang yang baru saja menerima token berlian dari penatua luo."
Mendengar itu, orang yang awalnya berdiri didepan rak terlihat elegan tetapi tidak bisa menutupi auranya yang mendominasi dan agung. Pria ini sangat tampan rambutnya yang berwarna hitam dan bajunya pun berwarna hitam membuatnya terlihat sangat mencolok.
Pria ini adalah pemilik paviliun minglan yang terkenal. Pria ini berjalan melewati miyue.
"Bersikaplah normal saat bersama dengan tamu itu." perintah pria itu.
"Baik tuan."
Miyue mengikuti pria itu ke lantai 4 memasuki kamar khusus fengying. Saat ini fengying yang telah menunggu menuju ke pintu keluar. Lalu hampir saja dia menabrak dada bidang pria itu tetapi fengying langsung menggunakan teknik tubuhnya berhenti tepat didepan dada itu dan menghindari tubuh pria itu dan mundur.
Pria itu melihat gerakan fengying dan dia tertarik dengan gerakan fengying. Sangat cepat,efisien dan tidak menggunakan aura. Yang lain mungkin tidak melihatnya dengan jelas. Tetapi pria itu melihatnya dengan sangat jelas.
"Maaf. Saya pikir anda sedang sibuk sehingga saya akan meninggalkan paviliun ini."
"Tidak apa apa, sepertinya anda terburu buru. Apakah kita membuat janji dikemudian hari?"
Fengying melihat pria didepannya menatap matanya dan dia tenggelam dalam mata itu. Indah hanya kata itu terbersit di pikiran fengying tapi berbahaya. Fengying merasakan tekanan dari pria ini, mendominasi. Fengying yang telah terbiasa dalam bahaya memiliki insting yang tajam. Pria ini adalah pria yang sangat berbahaya. Seseorang yang tidak bisa d provokasi.
Fengying lalu masuk ke kondisi siaga. Pria ini juga melihat reaksi fengying. Bibirnya menarik ke atas sedikit hampir tidak terlihat. Menarik, dia merasa fengying menarik. Padahal dia tidak merasakan fluktuasi aura pada tubuh fengying tetapi dia merasa bahwa fengying lebih kuat dari yang dia tunjukkan.
Fengying segera sadar dan menyadari pria ini menggunakan topeng emas diwajahnya. Dan mengabaikan hal itu.
"Tidak perlu, ayo kita bahas sekarang."
Fengying pun duduk dikursi dan diikuti oleh pria itu yang duduk didepannya. Saat pria itu lebih dekat dengan fengying barulah dia menyadari bahwa tubuh pria ini tidak normal. Dia telah di racun dan sepetinya racun ini telah ditekan tetapi belum dihapuskan.
Kenapa? pikir fengying bertanya tanya
"Mari kita mulai berbisnis. Saya tertarik dengan kediaman anda. Saya berharap anda bisa menjualnya kepada saya. Saya dengar anda tidak menukarnya dengan uang. Kalau boleh saya tau, apa yang ingin anda tukar dengan kediaman itu?" tanya fengying sambil menyesap teh yang dituangkan oleh miyue
"Anda sangat terburu buru, apakah anda tidak ingin mengetahui dengan siapa anda berbisnis? ujar pria itu
"Bisnis adalah pertukaran kepentingan. Bukan pertukaran identitas, saya kira itu tidak perlu di paviliun minglan." lanjut fengying
"Anda sangat mengenal tempat ini."
"Ingin mengetahuipun, saya pikit itu sulit." ujar fengying.
"Berarti anda telah mencoba sebelumnya." tebak pria itu. Menarik pikirnya, pria ini terang terangan berkata jujur didepannya.
Fengying tidak menjawab pernyataan pria itu.
"Lalu apa yang anda inginkan?"
"Saya lihat anda mungkin tidak bisa untuk memenuhinya. Anda masih muda dan tidak bisa berkultivasi kecuali anda bisa menggerakkan seseorang yang cocok dengan pertukaran ini saya pikir kita akhiri saja bisnis ini."pria itu sengaja mengatakan ini ingin memancing pria kecil didepannya menunjukkan kemampuannya. Biasanya orang tidak akan menolerir penghinaan.