
Sementara di bawah jurang..
Tang Xu terbangun dari pingsannya dan melihat ruangan di sekitarnya dengan bingung, "Apakah aku sudah mati?" Tang Xu melihat ruangan di sekeliling seperti goa yang diterangi oleh cahaya lilin dengan samar-samar.
Tang Xu ingin mengangkat badannya dan duduk namun dia merasa sakit di sekujur tubuhnya jadi dia hanya berbaring di kasur dan melihat ruangan ini dengan bingung.
"Dimana ini? Seingatku aku jatuh ke jurang dan mati?" Tang Xu bertanya-tanya tiba-tiba seseorang datang dari lorong gelap didepannya. Orang itu adalah seorang pemuda dengan rambut putih panjang dan alis putih saat pertama kali lihat Tang Xu mengiranya adalah Chen Xin tapi setelah memperhatikan wajahnya berbeda Tang Xu bingung dan bertanya "Permisi dimana ini dan siapa anda?" Tang Xu berbicara dengan sopan kepada orang itu, Tang Xu bisa melihat kalau orang lain itu sangat kuat dalam pandangan pertama.
"Tempat ini adalah rumahku dan akulah yang menyelematkanmu kau bisa memanggilku Kakek Jian" Pria itu berbicara dia berjalan ke arahnya dan duduk di sampingnya, pria itu memeriksa badannya dengan Spirit Power dan berkata.
"Kau sangat beruntung nak!" Ucap Kakek Jian dengan kata kata yang membuat Tang Xu bingung. Kakek Jian langsung menjelaskan, "Pada saat kau kehilangan kesadaran akibat kekurangan oksigen, Jiwa yang lain di tubuhmu mengambil alih dan mengorbankan dirinya dengan menyelimuti Spirit Power ke seluruh tubuhmu walaupun pada akhirnya kau menderita luka namun itu cuma luka patah biasa jika orang biasa bahkan monster sekalipun akan hancur dibawah jurang"
"Jiwa itu bersedia mengorbankan hidupnya demi dirimu kau benar benar beruntung nak apalagi dengan pemberat yang kau bawa mengurangi sebagian dampak jatuhnya" Kakek Jian memandang Tang Xu dengan tatapan terkejut selama masa hidupnya dia tidak pernah melihat orang seberuntung Tang Xu, baru kali ini dia melihatnya.
Tang Xu yang mendengar itu juga terkejut dengan keberuntungannya namun jika bukan karena jiwa yang lain disisinya mungkin dia akan mati. "Jadi kakek jian, bagaimana kondisiku sekarang" walaupun Tang Xu penasaran dengan jiwa lain di tubuh ini tapi untuk sekarang dia perlu mengetahui kondisinya karena Systemnya tidak berfungsi ketika dipanggil.
"Sayangnya kondisimu sangat buruk, tempat penyimpanan dan penyaluran spirit power telah hancur, dengan kondisi seperti ini kamu tidak akan bisa menjadi Master Roh lagi, Untuk kondisi fisik itu akan kembali semula dalam kurun waktu dua bulan" Ucap Kakek Jian dengan sedih dia bisa melihat potensi pertumbuhan Tang Xu sangat tinggi namun sekarang dia tidak ada bedanya.
Tang Xu terdiam seperti tidak mempercayainya namun sebagai orang yang berpikir cepat Tang Xu tertawa "Hahah begitu yah!" Tang Xu menatap langit-langit gua dengan mata yang pudar.
"Namaku Tang Xu, kakek!" Mendengar kata kata Tang Xu, Kakek Jian tertegun dan bertanya "Hah? Apa kau dari Keluarga Tang?" Tanya Kakek Jian sambil melihat Tang Xu dengan terkejut.
"Iya kek, kenapa rupanya?" Tang Xu memandang kakek Jian dengan bingung.
"Bagaimana kondisi keluarga?" Tanya Kakek Jian dengan sedih, "Eh? Kakek Berasal dari keluarga Tang juga?" Tang Xu memandang Kakek Jian dengan perasaan bingung, dia tidak tahu kenapa Tang Xu memiliki perasaan alami yang membuatnya dekat dengan kakek Jian.
"Haha Iya" Mendengar ini Tang Xu menceritakan keluarganya dan juga tentang kejadian pengorbanan ibunya.
"Hahh~~ aku tidak menyangka keluarga Tang telah menurun setajam itu, turut berduka nak" Kakek Jian menghela nafasnya sambil berkata dengan sedih atas cerita keluarganya.
"Jadi kau tidak mengetahui kakek buyutmu? atau Patriak Ke 3 Keluarga Tang" Ucap Kakek Jian memandang dan Tang Xu membalasnya "Aku tidak tahu Patriak ke 3 tapi aku tau kalau Kakek Buyut ku bernama Tang Chen" Mendengar nama Tang Chen, Kakek Jian tertawa terbahak-bahak.
"Hahah aku tidak menyangka bertemu dengan cicit cicitnya cucuku" Tang Xu memandang Kakek Jian, "Jangan bilang Kakek Jian adalah Kakeknya Buyutku?" mendengar itu Tang Xu merasa tidak masuk akal bagaimana Kakek Kakeknya Buyutnya hidup begitu lama.
Sementara Kakek Jian terus tertawa dan melihat Tang Xu seperti melihat cucunya walaupun ada pandangan lain dimatanya yang tidak di ketahui Tang Xu.
Selama 2 bulan Tang Xu di beri perawatan dari Kakek Jian hingga tubuhnya sudah kembali seperti semula, Tang Xu yang telah bisa bergerak dengan bebas itu memulai olahraga untuk menjadi lebih kuat, bahkan jika dia tidak memiliki roh ataupun System dia akan menjadi lebih kuat dengan tubuhnya.