Soul Land: The Curse With System

Soul Land: The Curse With System
Eps.37 Dihancurkan



"Betulkah??" Su Yuntao menatap Tang Xu seperti menatap malaikat yang datang dan membantunya, sayangnya dia tidak melihat warna sayapnya.


"Sekarang kau hanya perlu membunuh dalangnya" Setelah mengucapkan itu Tang Xu memperhatikan Su Yuntao menundukkan kepalanya dan menangis.


"Terimakasih malaikat, terimakasih" Su Yuntao berterimakasih kepada Tang Xu si Malaikat *Jatuh* sambung Tang Xu.


Lalu Su Yuntao mengangkat kepalanya dan menunjukkan ketegasan di matanya "Kalau begitu aku akan membunuh Matthew Nou, si bajigan itu yang menjadi dalang semua ini" Su Yuntao berkata dengan tegas.


"Hahah begitu bagus bagus! Ini untukmu ini dapat memperkuat dirimu selama 10 menit lalu setelah itu mereda" Ucapan Tang Xu di percayai sepenuhnya oleh Su Yuntao.


Sekarang Tang Xu membuka tali yang mengikat Su Yanto dengan Ninjatonya yang bernama Ibakashiri untuk kedua Pedang Ninjatonya. Su Yuntao berdiri di depannya dan menggenggam botol di tangannya dengan erat dia berkata "Baiklah malaikat aku berjanji akan membunuh Matthew Nou apapun yang terjadi!" Su Yuntao mengucapkan kata kata itu dan Tang Xu hanya mengganguk pelan dan berkata "Baiklah lakukan janjimu jika kau berkhianat aku akan menghukum dirimu" Setelah berkata itu Tang Xu mengepakkan sayapnya dan terbang dari hutan ini.


Sayapnya tidak hanya hiasan, Tang Xu telah melatih dirinya membiasakan menggunakan sayap ini, setelah kembali di akademi, Tang Xu melihat Asrama Ketujuh yang kosong karena anak anak sedang kembali ke rumah masing-masing dengan tatapan rindu, bocah bocah bodoh itu walaupun mereka bodoh mereka membuat suasana di asrama menjadi ramai.


Tang Xu hanya tersenyum dia tahu dia tidak akan bisa mengikuti jalan terang lagi karena jalannya kedepannya penuh dengan kegelapan dan darah.


Keesokan paginya, Tang Xu sedang berjalan jalan di kota dan melihat Tang Xu berjalan kearahnya, dia melemparkan sebuah token lalu pergi ke Aula Roh, Tang Xu yang mengerti itu langsung kembali ke akademi dengan sangat cepat, dia tidak ingin di curigai karena kejadian di Aula Roh.


Kembali ke akademi Tang Xu langsung berolahraga dan tidak berhenti, lalu dia bermeditasi dan membaca beberapa buku yang berguna. Saat itu pengawas datang dan melihat Tang Xu sedang membaca buku lalu pergi, setiap hari pengawas akan datang pada pukul 10 pagi dan 10 malam.


Di depan Aula Roh, Su Yuntao datang dan masuk ke dalam dengan lancar tanpa ada yang curiga, sesampainya di dalam dia bertemu dengan Matthew Nou dan Si Si. Di Aula Roh tidak ada yang lebih kuat dibandingkan dirinya yang menyentuh level.30 kecuali penjaga Matthew Nou yang setara dengan levelnya.


Su Yuntao datang ke hadapan Matthew Nou dengan serius "Master aku menemukan dalang di balik semua ini" Kata katanya penuh aura keseriusan yang membuat Matthew Nou menjadi Serius.


"Dalang di balik semua ini adalah" Su Yuntao langsung mengeluarkan Rohnya dan mencengkram kepalanya Matthew Nou hingga pecah. "Kamu Matthew Nou" Semua orang terpana termasuk Si Si dan penjaga Matthew Nou, Lalu Mereka melihat Su Yuntao meminum sebuah obat yang membuatnya menjadi lebih kuat, Su Yuntao segera muncul di depan Si Si dan menebas lehernya setelah itu dia berkelahi dengan Penjaga Lv40 didepannya.


[Selamat Telah Menyelesaikan Quest


Kill The Dean Spirit Hall (Sub-Utama)]


Membunuh dekan Aula Roh di Nouding City


Hadiah: 4% Progres dan Scroll Peningkatan Lv10 (Rare).


[Membunuh Si Si kemajuan progres 1%]


Tang Xu yang mengetahui kalau Su Yuntao sedang memporak porandakan aula roh tersenyum dan berkata "Ledakkan" tiba tiba Su Yuntao yang di sisi lain di kepung banyak anggota Aula Roh meledakkan dirinya membuat bangunan Aula Roh hancur berkeping-keping, Untungnya warga disekitar sudah di evakuasi oleh penjaga kota ini.


[Membunuh Su Yuntao kemajuan progres 3%]


[Selamat Menghancurkan Aula Roh Nouding City (Hidden Quest) mendapatkan:


•30000 Koin


•4000 Spirit Power


•Scroll Upgrade Skill (Rare)]


Melihat pendapatan menghancurkan Aula Roh Tang Xu tersenyum dan semakin menyukai hal ini.