Soul Land: The Curse With System

Soul Land: The Curse With System
Eps.1 Tragedi



Ahhhhh,, Jeritan teriakan terdengar ke seluruh penjuru desa,, Beberapa warga desa berlari kepanikan, kerusuhan besar-besaran terjadi di desa ini, api yang memarak di seluruh rumah hingga pembunuhan berantai para warga desa..


Semua ini dilakukan oleh sekelompok orang yang menaiki kuda dengan menggunakan roh mereka membakar seluruh desa menjadi abu...


Suara tapak kuda seperti menandakan bahaya yang mendekat, Sekelompok orang berseragam putih muncul, mereka menunggangi kuda tanpa sedikitpun rasa kepedulian di wajahnya. Baju yang berlumuran darah tidak menganggu ekspresi sekelompok orang berseragam putih ini mereka hanya menatap tangisan permohonan dan rengekan para bayi dengan mata merah menakutkan, mereka membantai semuanya dan tidak memperdulikannya.


Di sebuah tempat tidak jauh dari desa ada sebuah rumah yang memiliki cahaya redup diakibatkan angin hujan, Didalamnya ada seorang perempuan yang hamil sedang menjalani proses persalinan, sementara itu di depan rumah seorang pria gagah menunggu dengan sabar sambil waspada sekaligus khawatir, angin deras dan hujan ini tidak membawa semacam perasaan tidak nyaman di hati pria gagah itu.


Tak lama kemudian pintu terbuka dan perawat mengabarkan kalau proses persalinannya sudah selesai.


Lelaki gagah itu buru-buru masuk dan melihat ke arah istrinya yang sedang mengelus bayi manis di sampingnya dengan tatapan lembut bisa dilihat cinta keibuannya membuat bayi yang sedang tidur itu tersenyum. Pria Gagah itu berkata dengan khawatir saat merasakan Aura Spirit di sekitar Ah Yin mulai mereda atau bisa dibilang terkuras secara perlahan.


"Ah Yin, apakah kamu baik baik saja?" dengan Wajahnya yang penuh khawatir pria gagah itu mendatangi Ah Yin.


Ah Yin berbalik dan melihat suaminya berdiri di sampingnya dengan tatapan cemas dan wajah yang khawatir juga panik Ah Yin yang melihat itu membalasnya dengan senyuman dan berkata "Tenanglah Tang Hao" dengan lembut dia membelai pipi Tang Hao


Ah Yin mengalihkan pandangannya kearah Bayi Manis ini dan berkata "Tang Hao, Bayi kita ini akan bernama Tang San, Dia mewarisi hampir seluruh Spirit milikku dan aku yakin dia akan menjadi penerus ku" Tang Hao yang mendengar itu berkata "Tapi Ah Yin, kondisi kamu saat ini sedang tidak baik baik saja" Tang Hao mencoba memasukkan Spirit Power kedalam tubuh Ah Yin namun tidak bisa. "Tenanglah Tang Hao, aku tidak akan mati, kau hanya perlu pergi ke tempat --- untuk menjagaku.." Ah Yin menjelaskan situasinya.


Tak selang beberapa lama Ah Yin menjelaskan para anggota dari Aula Roh yang membantai warga desa tadi menemukan lokasi mereka dan dengan cepat mengepung rumahnya.


Ah Yin yang mengetahui hal itu sedih dan panik dia tidak ingin bayinya terjadi sesuatu sementara itu Tang Hao memandang keluar dengan dingin, Tang Hao segera bangun dan ingin melawan Aula Roh namun Ah Yin menahannya "Tang Hao, sepertinya ini waktu kita berpisah, Tang Hao berjanjilah untuk menjaga Tang Xu & Tang San, jika Tang San mewarisi sebagian besar dari diriku maka Tang Xu telah mewarisi sebagian besar darimu aku merasakan bahwa suatu hari nanti dia akan menjadi pria yang kuat melebihi semua orang" Ucap Ah Yin dengan nada sedih dan tidak rela lalu dia memegang kedua tangan Tang Hao dan menempelkannya di dadanya.


Ah Yin mengangkat kepalanya dan melihat kearah Tang Hao dengan tatapan rindu "Jadi Tang Hao" ucapnya dengan pelan lalu tiba-tiba sebuah cahaya mulai muncul di sekelilingnya dan roh merah muda keluar dari tubuh Ah Yin.


Tang Hao melihat ini ingin mengatakan sesuatu namun saat mulutnya terbuka sedikit dia tiba tiba tidak bisa berbicara karena rasa sedih dan sakit hati ini.


Lalu Ah Yin menghilang beserta tubuhnya dan Tang Hao yang kekuatannya meningkat menjadi Doulou pada usia yang begitu muda mengamuk untuk menghancurkan sekelompok orang di Aula Roh karena kemarahannya, saat di tengah pertarungan Tang Hao merasakan hal aneh dengan Spiritnya namun dia mengabaikannya dan membawa Tang San pergi ke desa lainnya, desa dimana Tang Xu dititipkan agar keberadaanya tidak di ketahui oleh aula roh.


Walaupun begitu Tang Xu masih mengetahui tragedi yang terjadi dilihat dari ketidak adanya Ah Yin di sisi Tang Hao.


Tiga hari sebelum Tragedi itu, saat dimana Tang Xu lahir..


Tang Xu melihat ke sekelilingnya dan berkata dengan bingung. *Dimana ini?*


*Rumah yang gelap? tidak ada lampu? penerangan berdasarkan lilin?* Menilai kondisi di sekitarnya Tang Xu berkata di hatinya *Apakah aku di culik?*


Tiba tiba Tang Xu merasa ada yang memegangnya dan mengangkatnya lalu sebuah wajah seseorang di perlihatkan didekatnya yakni seorang wajah wanita yang sangat cantik dan lembut serta laki laki gagah di samping wanita itu.


*Siapa mereka??* Tanya Tang Xu dia merasa waspada namun dia tidak mengerti apa yang kedua orang ini bicarakan, Tang Xu menjulurkan tangannya dan mencoba untuk mengulurkan tangannya ke wanita itu dengan tujuan memukulnya.


*Aku harus kabur dari sini? dengan dua orang yang tidak dikenal seperti mereka menculik ku dan ingin menjual organ tubuhku mungkin* Batin Tang Xu sambil melihat ke arah laki laki gagah di sana, *Cih orang ini pasti sulit di hadapi!* tiba tiba saat menjulurkan tangannya Tang Xu terkejut dan berkata


*Hah? Lengan ini? Apa apaan ini*


{Revisi✓}