
Keesokan paginya, Tang Xu bangun lebih awal dan memeriksa update dari System yang sudah selesai.
"Baiklah System buka Panel Status" Ucap Tang Xu dengan tidak sabar. Sebuah panel di buka..
[Status
•Info Pribadi
•Info Skill
•Info Quest
Koin: 7190
Uang: 40 Koin Emas
Inventaris:
•Ramuan Percepat Energi (Common)]
Tidak seperti dulu panel baru sekarang terpisah dan tertata rapi, Tang Xu jelas melihat hal ini dan bertanya "Bukankah akan ribet jika aku ingin melihat skill quest dan lain lain?"
[Ding Pengguna dapat langsung melakukan panggilan contohnya; Status Pribadi, Status Skill dan Status Quest atau tuan dapat menggunakan Status All untuk menunjukkan semua informasi.] Tang Xu membaca penjelasan System dan mulai mengerti.
"Baiklah, buka Status Skill"
[Informasi Skill
Cincin Roh: ------
Skill:
• Metode Penyerapan Energi
Lv.8(Set Energi:1/5)
• Metode Menyalurkan Energi
Lv.9(Set Energi:2/5)
• Hysterical Hurricane
Lv.2 (Epic)
Lv.10 (Common)
• Extreme Pedang
Lv3 (Epic)
• Pengerasan
Lv5 (Uncommon).]
Melihat setiap skillnya telah berkembang Tang Xu sangat puas, kekuatannya semakin kuat dan kuat, Tang Xu tidak pernah malas meraih kekuatan maka dari itu dia langsung berolahraga seperti yang di ajarkan Sensei Botak.
Pada pukul 11 pagi, Tang Xu telah menyelesaikan latihannya yang 10 kali lipat dari diajarkan sensei, setelah berkeringat dengan sangat deras, Tang Xu tidak langsung pergi untuk mandi tapi mengistirahatkan otot-ototnya terlebih dahulu.
Pada pukul 12, Tang Xu pergi mandi dan berjalan jalan di kota, mendengar kabar pelelangan akan dibuka pada pukul 9 malam, pada saat itu pasti akan ramai orang disana jadi untuk berjaga-jaga Tang Xu mengkonversi 1190 Koin menjadi Koin Emas.
[Uang: 1230 Koin]
Lalu dia melanjutkan jalan jalannya di kota, Sampai suatu saat di sebuah gang, Tang Xu melihat sesosok perempuan sedang di ehem sama seorang pria kekar terdiam dan ingin mengabaikan mereka namun kata kata pria kekar itu membuatnya tertarik.
"Si Si, aku keluar" Sebenarnya Tang Xu tidak tertarik dengan kata kata ini cuman nama di dalam kata katanya *Si Si? Nama yang tidak asing* Setelah memikirkan sebentar, Tang Xu ingat sesuatu "Apakah ini Si Si pacar Su Yuntao hehe ini menarik!" Tang Xu menyeringai, dengan cepat dia pergi dari tempat itu dan pergi ke toko kamera untuk membeli kamera seharga 20 Koin Emas.
[Uang: 1210 Koin Emas]
Lalu Tang Xu berbalik ke tempat yang tadi dengan sangat cepat, kejadian itu hanya berlangsung selama 2 menit yang mana mereka berdua masih 3h3m..
Tang Xu memotret keduanya dan menyimpan foto itu bukan untuk hobinya tapi untuk berdagang dengan Su Yuntao di kemudian hari. Kejadian kecil ini benar benar membuat Tang Xu untung besar.
Lalu dia kembali berjalan-jalan di kota, Saat berjalan dia melihat sesosok yang di kenalnya di dalam cerita aslinya, "Ning Rongrong dan Doulou Pedang Chen Xin? Bagiamana mereka bisa ada disini?" Batin Tang Xu dia tidak melihat kearah keduanya lagi karena tentu saja pasti akan ketahuan oleh Chen Xin kalau dia mengintip mereka.
"Hmmm?" Chen Xin memilat ke suatu tempat dan merasa sedikit penasaran. Sementara Ning Rongrong yang masih kecil itu menatap Chen Xin dengan tatapan polos dan bingung "Kakek ada apa?" Dia memanggil Chen Xin sebagai kakeknya.
"Tidak ada hanya sebuah pedang yang menarik" Ucap Chen Xin dengan lembut membelai rambut Ning Rongrong.
"Kalau kakek tertarik kakek dapat membelinya, Aku dapat memberikan kakek uang" Ucap Ning Rongrong dengan polos.
"Hahahah itu tidak mungkin RongRong, karena pedang itu tidak di jual" Ucap Chen Xin dengan senyum lembut dia tetap menatap ke arah yang sama.
Sementara Tang Xu yang tiba tiba di tatap Chen Xin merinding, seluruh tubuhnya bergetar dia tidak mungkin bisa melawan Chen Xin maka dari itu dia sembunyi di balik tembok dan merendahkan suara jantungnya.