
Tang Xu berjalan di dalam gedung Akademi dan berniat pergi ke Yu Xiaogang untuk meminta izin ke Spirit Forest.
"Halo, ruangan Grandmaster Yu Xiaogang ada dimana yah?" Tanya Tang Xu kepada kakek tua yang sedang menyapu lantai, Kakek itu berhenti menyapu dan melihat Tang Xu "Ada di sebelah sana tuan" Mendengar Kakek itu memanggilnya tuan, Tang Xu tidak ingin mengoreksinya biarkan hal itu menjadi kesalahpahaman, jadi dia hanya berkata "Terimakasih" dan pergi ke ruangan Yu Xiaogang.
"Qian Renxue! Apa keperluanmu datang ke tempat ini!?" Yu Xiaogang melihat gadis muda yang sangat cantik di depannya dengan waspada, jangan melihat dari tampangnya, nyatanya Gadis didepannya adalah seseorang yang memiliki peran penting di Aula Roh.
Qian Renxue, anak dari Paus Bibi Dong dan cucu dari Qian Daoliu, Seseorang yang mewarisi Spirit yang sangat langkah di dunia yakni Seraphim atau Angel. Wajah Yu Xiaogang tidak terlihat baik melihat Qian Renxue.
"Aku hanya ingin memberimu ini!" Qian Renxue melempar Lencana Aula Roh, merupakan rencana peringkat tertinggi yakni lencana paus. Yu Xiaogang menatap Lencana itu dengan tatapan tajam "Apa yang kau mau?" tidak mungkin sesederhana itu untuk mendapatkan Lencana Aula Roh.
"Tidak ada! Hanya dimana Tang Hao?" Tanya Qian Renxue dengan mata yang tajam, mata birunya memberi perasaan bahaya bagi Yu Xiaogang, "Sudah ku bilang, Aku tidak tahu dimana Tang Hao!" Yu Xiaogang bersikeras untuk tidak memberitahukan kedua Anak Tang Hao karena semalam dia telah di ancam Tang Hao.
Qian Renxue menatap Yu Xiaogang lalu setelah beberapa saat dia berkata "Oh baiklah jadi ambil ini aku tidak meminta apapun kepadamu lagi"..
Tuk tuk tuk...
Suara pintu terdengar dan Yu Xiaogang segera berdiri tegak layaknya master, dan Qian Renxue di kejauhan menurunkan momentumnya.
Tang Xu membuka pintu dan memasuki ruangan Yu Xiaogang, dia melihat ada orang lain di ruangan itu, matanya sedikit bergetar lalu kembali normal *Qian Renxue?* Batin Tang Xu. Yu Xiaogang yang melihat itu tercengang, 'Hah kenapa harus Tang Xu' Batinnya.
Tang Xu berjalan memasuki ruangan dan menutup pintu kembali, matanya menatap Qian Renxue penuh waspada, aura di sekitar meningkat, momentum keduanya membuat Yu Xiaogang di sisi lain berkeringat, dia tidak bisa menebak kedua orang ini dengan mudah.
Qian Renxue di sisi lain tersenyum, senyuman itu sangat cantik di wajahnya namun arti senyumannya berbeda dengan senyuman biasanya, "Selamat datang di kantor Yu Xiaogang ada yang bisa saya bantu?" Ucapnya berpura-pura menjadi asisten Yu Xiaogang.
Tang Xu disisi lain mengetahui kalau Qian Renxue sedang berpura-pura ikut dalam alurnya "hahah tidak ada senior saya baru di akademi ini dan ingin bertanya terkait tugas sekolah soalnya wali kelas kami itu Pak Yu Xiaogang." Ucapnya dengan senyuman hangat namun di matanya terlihat dingin.
"Oh baiklah, jika tidak apa apa, saya pergi dulu" Qian Renxue berkata lalu pergi dari ruangan Yu Xiaogang. Saat berpapasan di samping Tang Xu dia terkejut, menatap Tang Xu untuk kedua kalinya lalu pergi.
Senyuman Tang Xu perlahan menghilang, "Grandmaster Yu, Bisakah aku meminta bantuanmu?" Ucapnya dengan nada yang dingin tanpa emosi, dia tidak takut kalo Qian Renxue menguping di balik pintu karena dengan karakter Qian Renxue itu tidak mungkin.
"Hah bantuan apa?"