
Perjalanan selanjutnya tidak ada bahaya yang mendatangi..
Kakek Jack yang telah bangun itu sempat bingung apa yang terjadi tapi Tang San berbohong kalau berjumpa dengan Su Yuntao di tengah jalan dan membantu membersihkan penjahat itu.
Sesampainya di Nouding City, Suasana disini sangat ramai seperti suasana kota kota lainnya, Pada saat ini ketiga orang sedang berjalan di kota ini, mereka adalah Kakek Jack dan kedua bocah Tang, Saat ini mereka sedang berkeliling di Nouding City untuk mencari Nouding Academy sekalian berjalan-jalan.
"Tang San perhatikan tempat tempat seperi ini" Tang Xu menunjuk ke rumah bordil di sisi lain dan berkata kepada Tang San.
"Hah kenapa harus" Tang San memandang Tang Xu yang sedang serius, wajahnya menjadi waspada dan mulai berbicara "Apakah didalamnya terdapat organisasi rahasia?" Melihat Tang Xu serius, Tang San juga serius dan menebak-nebak.
"Hahah tidak ada, perhatikan saja jika kau lelah kau bisa kesitu hahaha" Tang Xu segera mengalihkan ekspresi seriusnya menjadi tertawa, Tang San yang disampingnya memiliki wajah gelap, dia sudah terlalu lelah di becandai Tang Xu namun setelah itu Tang San tersenyum dan ikut tertawa.
Tak berselang lama, pintu Nouding Academy mulai muncul di pandangan mereka, Jack Tua maju dan bertanya dengan sopan "Permisi apakah ini Nouding Academy?"
Satpam yang menjaga itu melihat Jack Tua dan menilai pakaian mereka "Ya ada apa? Jika tidak ada apa-apa jangan menghalangi pandanganku" Satpam itu sedikit arogan dengan kata katanya.
"Maaf pak, ini surat rekomendasi beasiswa kami yang dikirimkan dari aula roh" Satpam itu sedikit menyeringit, lalu membaca surat itu dan membuangnya.
"Apa apaan ini? ini palsu, beraninya masyarakat miskin masuk ke Nouding Academy" Ucap Satpam itu dengan keras, lalu suara muncul di sisi lain.
"Berhenti!" Sesosok pria yang terlihat sangat dermawan muncul dan memberhentikan kejadian itu, Satpam yang melihat itu segera berhenti dan membungkukkan badannya lalu memberi hormat "Maafkan Kami Grandmaster"
"Baiklah anak-anak hati hati ya kakek cuma. bisa mengantarmu sampai di sini, hati-hati dan jangan mudah percaya sam orang lain" Ucap Kakek Jack dia merasa sedikit sedih "Kakek ambillah ini untuk ongkos pulang kakek" Tang Xu memberikan 1 Koin Emas untuk keselamatan Kakek Jack.
"I ini?" Kakek Jack terkejut namun Tang Xu hanya tersenyum dan tidak menjelaskan dia membawa Tang San berjalan memasuki Nouding Academy.
Keduanya dibawa oleh Grandmaster itu ke meja pendaftaran namun di tengah jalan Tang San bertanya "Guru sepertinya statusmu di sekolah ini tidak rendah?" Yu Xiaogang yang mendengar itu tertawa "Anak yang pintar namun aku bukanlah guru".
"Lalu kamu pasti kepala sekolah?" Tang San menebak-nebak kembali namun Yu Xiaogang memberikan jawaban yang sama sekali berbeda "Tidak aku hanyalah tamu di sekolah ini, Namaku Yu Xiaogang" Lalu Yu Xiaogang berhenti.
"Namamu Tang San bukan dan ini?" Yu Xiaogang melihat Tang San mengangguk lalu menatap Tang Xu. "Dia Tang Xu, kakakku!" jawab Tang San.
Lalu Yu Xiaogang mulai berkhotbah tentang teorinya di depan Tang San sembari memberi tahu bahwa tidak ada roh yang sampah dan bla bla bla, Tang Xu yang disisi lain hampir tertidur mendengar khotbah sang Grandmaster.
Tiba tiba Tang San berlutut memohon untuk menjadi murid, namun berbeda dengan Tang Xu dia tetap diam saja sambil menatap kearah Yu Xiaogang.
"Ada apa Tang Xu, Kenapa kau tidak mau menjadi muridku?" Yu Xiaogang bingung dan melihat Tang Xu dengan heran, harusnya keduanya memiliki kesamaan yang identik.
"Apakah aku harus memujamu sebagai masterku?" Tang Xu memandang Yu Xiaogang dengan tatapan tajam lalu mengeluarkan Shishui, "Jika ilmu pedangmu sangat tinggi aku akan memujamu sebagai guru" Ucapnya dengan perlahan lalu menunjukkan aura pembunuh "Jika tidak kau hanya bisa mati" Yu Xiaogang di sisi lain sudah gemetaran menghadap aura pembunuh yang menimbun dan membentuk bayangan bayangan aneh di belakangnya.
Tang Xu memasukkan kembali Rohnya dan mengambil kembali aura pembunuh miliknya, setelah itu dia datang ke meja pendaftaran dan mendaftar sebagai murid beasiswa. Sementara itu dia meninggalkan Yu Xiaogang yang tengah tercengang, Yu Xiaogang memandang Tang San yang masih di tanah dan langsung membantunya berdiri "Baiklah Tang San kau adalah murid ku jangan berlutut seperti ini" Yu Xiaogang sangat bingung sekarang, Tang San di depannya sangat patuh sementara Tang Xu sangat membangkang sungguh kedua kepribadian yang berbedan.