Sorry and Please, Love Me Again

Sorry and Please, Love Me Again
Part 5 - Pernikahan



...<<< Sorry and Please Love Me Again >>>...


.......


.......


...Kiya lotus - Yaki Ray...


.......


.......


Ketika breakfast selesai, Krishtian pergi menyendiri di kolam renang, dirinya merasa sedih mengingat sang mommy tadi melarang dirinya untuk pergi ke kota Kenya.


Zoya yang di suruh mommy Anna untuk menemani Krishtian, dengan senang hati menyetujuinya karena dirinya memang punya rencana licik untuk mempermalukan si iceberg Krish Jovanka.


"Sekarang aku sudah tidak takut lagi, iceberg!" gumam Zoya melangkahkan kakinya mendekati Krishtian.


Ehem ....


Zoya berdiri di samping Krishtian dengan kedua tangan yang menyilang di perutnya. Krishtian menghiraukan Zoya, dirinya sedang malas melihat wanita yang akan menjadi istrinya itu.


"Aku di suruh mommy untuk menemanimu, iceberg!" ucap Zoya membuat Krishtian memelototi.


"Iceberg?" beo Krishtian menoleh ke arah Zoya, tatapan datar, dingin dan juga memberi tanda peringatan bahwa Krishtian tidak suka di beri nama panggilan.


Glukkk ....


Zoya masih merasa agak takut dengan tatapan dingin Krishtian, "Lihatlah tatapanmu mirip sekali dengan iceberg," ucap Zoya menutupi rasa takutnya dengan mengejek Krishtian.


Krishtian tidak menanggapi Zoya, dirinya hanya diam namun tatapan datar Krishtian tidak mau terlepas dari tatapan mata Zoya. Hingga Zoya duduk di sebelah Krishtian, barulah Krishtian memutus kontak matanya dengan Zoya.


"Aku penasaran, apakah kekasihmu tinggal di kota Kenya?" tanya Zoya namun Krishtian enggan menjawab, tidak penting baginya memberitahu keberadaan kekasihnya kepada Zoya.


"Lupakan saja, suasana hatimu sedang tidak baik. Aku malas melandenimu." alibi Zoya merasa kesal karena pria gunung es seperti Krishtian tidak bisa di ajak bicara.


"Batalkan perjodohan ini," ucap Krishtian menghentikan Zoya yang akan berdiri menjauhinya.


"Krish ...."


"Pergilah," titah Krishtian dingin.


"Maafkan aku Krish, aku hanya tidak mau mengecewakan bundaku dan mommy Anna." imbuh Zoya meninggalkan Krishtian sendirian.


...~•~••~•~...


Tanpa terasa hari yang di tunggu-tunggu telah tiba, hari di mana Krishtian dan Zoya akan melangsungkan pernikahan. Krishtian tampak semakin tampan dengan pakaian kemeja putih berlapis jas hitam begitu juga Zoya yang terlihat sempurna dengan balutan gaun indah berlapis mutiara berlian merah hati.


Karena hanya ada kerabat-kerabat terdekat yang datang maka acara pernikahan di langsungkan selama kurang lebih satu jam, setelah itu Krishtian dan Zoya resmi menjadi suami-istri yang sah di mata hukum dan agama.



Setelah semua acara selesai, semua keluarga kembali pulang ke kediaman keluarga Jovanka. Namun entah kenapa dengan sangat tiba-tiba Reno meminta izin pada anaknya Zoya, Josh dan Anna untuk kembali ke Indonesia.


"Apa karena Zoya sudah menjadi istri orang lain, jadi Ayah ingin pergi meninggalkan Zoya?" tanya Zoya membuat Krishtian mengerutkan dahinya tidak suka kala dirinya si sebut sebagai orang lain.


"Bukan begitu putriku, sejak dua hari yang lalu ayah ada kendala kecil di perusahaan Ayah tapi karena mengingat hari ini adalah hari pernikahanmu maka Ayah menunda keberangkatan ayah ke Indonesia hingga sekarang ayah tidak bisa menundanya lagi sayang. Ayah harus menyelesaikan semuanya." sahut Reno menjelaskan alasannya kembali ke Indonesia hari ini.


"Apa Ayah akan kembali ke sini?" tanya Zoya berharap sang ayah akan kembali ke Spanyol.


"Apa putri Ayah tidak mau melepaskan Ayahnya?" Reno balu bertanya.


"Sejak kapan kita pernah berpisah?!" Zoya jengkel dengan sang ayah yang seakan-akan Zoya harus merelakan ayahnya sendiri untuk pergi jauh darinya.


Semua tersenyum mendengar pernyataan Zoya yang tidak rela ayahnya itu akan pergi jauh darinya. Kecuali Krishtian yang terlihat tidak suka dengan kelakuan manja seperti Zoya.


"Ehem! Apa kau tidak menganggap kami keluargamu? Ayah Reno punya perkerjaan di Indonesia jadi kau tidak seharusnya memberi tekanan pada Ayah, Sweety girl." ucap Bima lembut dan pastinya langsung bisa meluluhkan hati Zoya.


"Maaf, sudah membuat Ayah tertekan. Zoya cuma tidak mau di tinggal oleh Ayah," dengan polosnya Zoya menjewer telinganya sendiri.


Reno tersenyum melihat tingkah polos anaknya itu, "Jadi sekarang, bolehkah ayah pergi Kiya Lotusku?" tanya Reno menggapai tangan Zoya agar tidak menjewer telinganya sendiri.


Krishtian mengerutkan dahinya ketika ayah mertuanya itu memanggil Zoya dengan panggilan yang bukan namanya.


Zoya memelotot kaget, Yaki Ray!!! Tiba-tiba batin Zoya mengingat pasangan nama 'Kiya Lotus'


Zoya menatap lekat mata sang ayah, kenapa ayahnya memanggil dirinya dengan nama yang sudah ia kubur selama bertahun-tahun.


Zoya mengangguk, "Hati-hati di jalan," ucap Zoya pelan namun sorot matanya menjadi tajam akibat sang ayah memanggilnya dengan panggilan 'Kiya'


Reno menyadari sorot mata kebencian Zoya namun Reno hanya bisa tersenyum dan memeluk anaknya itu saja lalu setelahnya Reno pergi ke Bandara.


"Jangan bersedih, Sayang. Kami semua adalah keluargamu sekarang." ucap Mommy Anna membuat tatapan amarah Zoya menghilang seketika.


"Ah! Iya Mom," sahut Zoya tersenyum kikuk.


Krishtian menatap curiga raut wajah Zoya, namun dirinya adalah Krishtian yang memiliki sifat acuh tak acuh. Jadi bagaimanapun Zoya mau menunjukkan raut wajah bersedih atau marah. Krishtian tidak akan perduli semua itu.


.......


.......


.......


.......


...Bersambung...