Sorry and Please, Love Me Again

Sorry and Please, Love Me Again
Part 1 - Perjodohan Sebelum Lahir



...<<< Sorry and Please Love Me Again >>>...


.......


.......


...Jodohku (dia) yang tidak aku kenal....


...Krishtian –Zoya...


.......


.......


Seorang gadis cantik yang bernama Zoya Shezan dan sang ayah Reno Altezza sedang duduk di ruang tamu kediaman keluarga Jovanka.


Zoya berfikir, ayahnya mengajak dirinya liburan ke negara Spanyol pasti untuk jalan-jalan tetapi tidak, sang ayah malah mengajaknya datang ke rumah besar yang di penuhi banyak bodyguard berbadan kekar.


"Ini putriku! Zoya Shezan, Josh." ucap sang ayah Zoya yaitu Reno pada Josh dan Anna sehingga kedua orang tua itu tersenyum ke arah Zoya


Zoya ikut tersenyum kaku seraya ia tengah berfikir tentang kenapa dirinya seperti mengenal wajah pria dan wanita paruh baya di depannya itu, mereka tampak seperti orang tua seorang artis yang Zoya idolakan.


Sangat mirip! Siapa mereka? Fikir Zoya berusaha memutar-mutar ingatannya.


"Cantik," puji Anna sehingga Josh terkejut sekaligus senang mendengar pujian sang istri tercinta, untuk pertama kalinya Anna memuji seorang gadis dan dia adalah Zoya.


"Dia mirip seperti Bundanya, Reno!" ucap Josh menatap Zoya.


"Benar, Mas. Jika Jingga ada di sini, dia pasti akan sangat bahagia melihat putrinya tubuh dewasa dan secantik ini sekarang," timpal Anna dan Josh mengangguk-anggukkan kepalanya


"Permisi!" dari arah pintu utama suara seorang pria menghentikan obrolan mereka di ruang tamu hingga semuanya menatap ke arah pintu.


"Bima," panggil Anna, dan mendengar nama itu Zoya menoleh ke arah pintu utama.


Zoya melebarkan matanya ketika melihat sang idola superstar ada di depan matanya, benar gudaan Zoya, so'al pria dan wanita paruh baya di depannya itu adalah Josh Jovanka dan Anna Nixalever Jovanka. Ayah dan ibu kandung dari Agbima sang artis superstar dan Krishtian sang pengusaha paling berpengaruh di dunia.


Zoya tersenyum menatap Bima, sungguh tampan paras Bima di mata Zoya hingga pada akhirnya Zoya menjadi salah tingkah ketika Bima membalas tatapannya.


"Ada gadis cantik rupanya, apakah dia calonnya?" tanya Bima berjalan mendekati kedua orang tuanya lalu duduk di ujung sofa samping sang mommy, dan setelah itu Bima mencium puncak kepala sang mommy.


Calon? Zoya merasa sangat bahagia di puji oleh pujaan hatinya namun kenapa idolanya itu mengatakan calon?


Calon apa yang dia maksud? Fikir Zoya.


"Em-hem, bagaimana pendapatmu sayang?" tanya Anna menyentuh pipi Bima yang masih memeluk tubuh Anna, dan Bima langsung menatap Zoya hingga ia tersenyum pada Zoya.


"She is so cute, i like Mom!" seru Bima membuat jantung Zoya berdegup kenceng.


Astaga, apa aku sedang bermimpi? batin Zoya dengan degup jantung yang tidak stabil.


"Ay-Ayah, apa ...." Zoya hendak bertanya tapi sang ayah sudah lebih dulu membuatnya terkejut.


"Kau akan menikah sayang," ucap Reno menggenggam tangan sang anak.


Entahlah! Zoya merasa terkejut, bingung dan juga tidak percaya akan penyataan sang ayah.


"What do you mean, Ayah?" tanya Zoya tidak mengerti kenapa dia harus di nikahkan secepat ini.


"Apa kau masih ingat cerita ayah tentang sahabat dekat Bundamu?" tanya Reno mengingatkan Zoya kejadian waktu sekolah menengah pertama, Reno bercerita tentang Jingga yang menjodohkan Zoya, wanita itu mengernyitkan dahinya lalu ia mengangguk ingat akan cerita di masa lalu.


"Tentu kau masih ingat juga dengan kata-kata ayah yang mengatakan sebelum kau lahir kau sudah di jodohkan dengan anak dari sahabat Bundamu, dan merekalah sahabat Bundamu, Zoya!" seru Reno memperjelas maksudnya.


Apa itu artinya, Kak Bima ... Ya Tuhan benarkah? Aku dan idolaku akan menikah? Apa ini nyata? – batin Zoya sumringah.


"Zoya," panggil Anna.


"Apakah kau bersedia menjadi bagian dari keluarga kami dengan menerima perjodohan ini?" tanya Anna penuh harapan.


Zoya tersenyum kikuk, kebahagiaan sudah memenuhi dirinya hingga tanpa berfikir panjang Zoya menatap sang ayah dan menganggukkan kepalanya pelan.


"Zoya bersedia, Tante!" seru Zoya pelan sehingga semuanya menjadi tersenyum bahagia mendengar jawaban dari Zoya.


"Terima kasih, Zoya." ucap Josh dan Anna serentak.


"Wah Zoya, aku jadi tidak sabar melihatmu memakai gaun pengantin, kau pasti akan terlihat semakain cantik, Sweety!" goda Bima mengedipkan sebelah matanya membuat wajah Zoya bersemu merah karenanya.


Aduh! Jantungku ingin meletus seperti balon –batin Zoya tidak tahan akan ucapan Bima yang terus memuji kecantikan dirinya.


"Ah ratu kecilku," ucap Bima memiringkan kepalanya menatap lekat wajah Zoya membuat Zoya menggigit bibir bagian dalamnya, wajah Bima sungguh menggemaskan saat ini.


"Walau kau akan menjadi adik iparku tapi aku tidak akan menganggapmu sebagai adik iparku, melainkan adik kandungku yang akan selalu aku manjakan di setiap harinya," ucap Bima bahagia.


Sejak lama Bima ingin punya seorang adik perempuan tapi sayangnya kedua orang tua Bima dan Krishtian tidak mau menambah anak lagi, hingga pada akhirnya Zoya datang dalam kehidupan mereka, Bima menjadi sangat bersemangat untuk memanjakan Zoya seperti adik kandungnya sendiri.


Seketika senyuman Zoya pudar mendengar kata 'Adik ipar' dari mulut sang pujaan hati.


"Hah! Adik ipar?!" sontak Zoya terkejut.


"Oh iya aku lupa! Perkenalkan aku adalah Agbima, kakak dari calon suamimu, Sweety." ucap Bima mengedipkan sebelah matanya.


Syok! Zoya sangat terkejut dirinya bukan menikah dengan Bima tapi malah akan menikah dengan Krishtian yang di kenal paling kejam dan dingin di kalangan wirausaha dunia.


...~•~•~...


Di sisi lain lebih tepatnya di sebuah apartemen mewah, seorang pria berpakaian formal sedang berdiri menatap jalanan kota Jakarta.


'Cepatlah kembali, Krish. Pernikahanmu sudah di tetapkan dua minggu lagi,'


Krishtian memejamkan matanya, mengingat ucapkan sang daddy yang memaksanya untuk kembali ke Spanyol dan menikah dengan orang yang belum ia kenal, bahkan melihat wajahnya saja Krishtian tidak pernah.


"Bagaimana bisa kalian melakukan ini, Mom-Dad?" gumam Krishtian.


Krishtian sangat keberatan untuk menikah dengan wanita pilihan kedua orang tuannya pasalnya Krishtian sudah memiliki kekasih di kota Kenya tapi hubungan mereka tersembunyi sebab Krishtian tidak mau sang mommy menyelidiki kekasihnya dan membuatnya jauh dari Krishtian seperti yang sudah-sudah.


Nyonya besar Jovanka, yaitu Anna Nixalever Jovanka adalah wanita pertama yang di cintai dan juga di sayangi oleh kedua putranya yaitu Bima dan Krishtian.


Anna bukan tipikal Ibu yang jahat, kejam dan sombong akan kekuasaan tapi Anna seorang wanita lemah lembut dan juga ramah, Anna memiliki penilaian hebat dalam hal baik dan buruknya sifat seseorang. Seperti Bima yang sedang dekat dengan seorang gadis, Anna melihat gadis itu materialis dan benar, Bima mengatakan pasangannya suka meminta untuk membelikannya barang-barang mahal.


Seperti Krishtian yang membawa kekasihnya ke rumah, Anna merasa gelagat kekasih Krishtian ada yang mencugiakan dan benar kekasih Krishtian berniat untuk bermain s*** dengan Krishtian.


Semua telah terbukti dan Bima maupun Krishtian tidak akan bisa membela pasangan mereka karena mereka juga mengakui bahwa sang mommy memang sangat pandai menilai kepribadian seseorang. Maka dari itu apapun keputusan sang mommy, Bima maupun Krishtian tidak akan bisa menolaknya.


Namun kali ini Krishtian keberatan akan keputusan Anna so'al pernikahannya dengan wanita pilihan kedua orang tuanya itu.


"Aku mencintai Fika, Mom?" gumam Krishtian.


Seorang wanita yang tinggal di kota Kenya, Fika Dirgantara sudah dua tahun menjadi kekasih dari Krishtian di masa sekolah menengah atas dan putus katika Fika meneruskan jenjang pendidikan di Indonesia lalu kembali menjalin kasih lagi saat Fika datang menghampiri Krishtian di Spanyol.


Kini hubungan Krishtian dan Fika sudah masuk angka empat tahun setelah Fika menemui Krishtian empat tahun yang lalu, tapi dalam waktu dekat Krishtian akan menjadi milik wanita lain dan hubungannya dengan Fika akan berakhir menyedihkan.


.......


.......


.......


.......


......Bersambung ......