
Karena Reymon sangat mencintai Salma, Reymon rela membiarkan Bram bersama Salma, Reymon lebih bahagia apabila Salma bahagia.
Kini semua permasalahan keluarganya sudah beres, Hubungan mereka pun tak masalah, Mereka masih bisa menikah.
Pagi itu... Seperti biasa Reymon bekerja sebagai kuli panggul di pasar, Jam sudah pukul 10:00 .
Dari rumah .. Salma sengaja memasak banyak lauk pauk lalu ia masukan ke dalam misting, Salma pergi ke pasar untuk menemui Reymon dan membawakanya makanan itu.
Sesampainya di pasar Salma melihat Reymon sedang duduk beristirahat di salah satu lapak kosong , Lalu Salma langsung menghampirinya.
"Dorrrr....!!!!! " Salma mengagetkan Reymon.
"Astaga..!! Ih dasar.. Kamu ngapain ke sini? Emang kamu gak jijik gitu? Secara kamu kan orang kaya hehe. "
"Ish apaan si lu Rey..!!!! Ya gak gitu juga kali..Malahan aku seneng ko.. Asalkan bareng kamu .."
"Halahh gombal..!!! "
"Nih aku bawain kamu makan.. Ini yang masak aku sendiri loh.. Spesial buat kamu"
"Wih gak salah nih .. Emang kamu tuh calon masa depan.. The best lah..
Yaudah kita makan bareng aja yuk !"
"Enggak.. Kamu aja Rey. "
"Makan gak pokoknya harus makan..!!! Aaaaa... " Reymon langsung menyuapi Salma.
Akhirnya mereka berdua makan bersama dan Reymon sangat menikmati masakan Salma.
"Wih.. Enak banget nih.. Kalo bisa tiap hari ya ahahahaha ." Ucap Reymon.
"Makanya kamu cepet halalin aku ahaha."
Jawab Salma.
"Astaga...!!! Kita masih sekolah Salma..!!! "
"Haha iya tau.. Becanda ko. "
Setelah usai makan Reymon kembali lagi kerja sementara Salma ia kembali pulang .
Sore pun tiba... Waktunya Reymon pulang dari pasar , Reymon bergegas pulang ke rumah dan langsung bersih-bersih.
Saat itu Reymon sangat lama berdandan di depan cermin, Rambutnya ia oles minyak wangi dan berulang kali Reymon gonta ganti baju sampai ber jam jam lamannya ,Bahkan jam sudah pukul 20:00 .
Siti merasa sangat heran pada Reymon dari sore ia masih saja berdandan, Lalu Siti pun menghampirinya.
"Ibu perhatiin.. Dari sore loh kamu terus bergaya di depan cermin.. Aneh!!! Mana berantakan lagi nih kasur.. Emang kamu mau pake baju yang mana? Sampe sampe semuanya kamu keluarin begini.. "
"Bu.. Bantu Rey bu.. Rey bingung harus pake baju yang mana? Kira-kira rey bagusnya pake baju yang mana ya? "
"Jadi curiga... Kamu mau jalan sama Salma? "
"Gak nanya juga pasti ibu udah tau lah.. Tapi ibu udah gak marah lagi kan sama Salma? "
"Enggak ko Rey.. Sekarang ibu gak bakal ngelarang lagi hubungan kamu dengan Salma, Yang penting kamu bahagia nak."
"Terimakasih bu.. "
"Pokoknya kamu harus rapih.. Saran ibu mending kamu pake aja jaket yang itu ."
Siti menunjuk pada jaket kulit hitam milik Reymon.
"Oke.. Rey akan pake jaket ini. "
Malam itu Reymon langsung menuju rumah Salma , Dengan gaya yang sangat keren dan cool.
"Tok..!!! Tok..!!! Tok...!!! " Reymon mengetuk pintu rumah Salma, Lalu di bukalah pintu itu oleh Lia.
Awalnya Reymon kaget melihat Lia, Reymon mengira bahwa Lia masih marah padanya.
"Eh kamu Rey.. "
Reymon kaget mengetahui sikap Lia yang seperti itu.
"Kenapa? Kamu kaget ya? Sebelumnya tante minta maaf ya Rey sama kamu, Kemaren kemaren tante marah sama kamu ya kamu juga pasti ngerti kan. "
"Iya tante.. Gak usah minta maaf, Tante gak salah ko.. "
Reymon langsung masuk dan menghampiri Salma yang sedang duduk di kursi ruang tamu .
"Kamu ngapain ke sini..!!! " Salma iseng bercanda pada Reymon.
"Kamu kenapa Salma??? Kamu marah lagi sama Rey??? Yaudah Rey minta maaf... "
"Ahahaha baperan..!!! Aku becanda kali. "
"Ih nyebelin. " Reymon mencubit pipi Salma.
"Awww.!!!! Sakit tau ih ."
"Kita jalan yuk? "
"Jalan kemana emang? "
"Udah ikut aja "
Lalu Reymon dan Salma langsung pergi berangkat , Reymon membawa Salma menuju pasar malam .
Sesampainya di pasar malam di sana sangat ramai pengunjung dari yang muda hinga orang tua, Bermacam-macam wahana bermacam-macam juga kuliner.
"Wah... Kayaknya itu seru deh!!! " Ucap Salma sambil menunjuk wahana korsel .
Di situ Reymon kaget.. Reymon sangat phobia ketinggian namun karena Salma pengen naik korsel itu, Reymon hanya bisa pasrah menuruti kemauan Salma.
Mereka pun masuk ke dalam satu sangkar di wahana korsel itu, Perlahan sangkar itu makin naik dan naik.
Baru naik beberapa meter saja Reymon sudah salah tingkah , Badanya gemetar dan matanya ditutup oleh kedua tangannya.
"Ahahaha... Baru tau aku..!! Ternyata panglima smp merah putih phobia ketinggian hehe.." Salma meledek Reymon.
"Arrrrghhhh...!!!! Masih lama enggak nih???" Jawab Reymon dengan posisi masih menutup matanya.
Dan tiba-tiba...
"Pray....!!!! " Lampu korsel itu mati dan mesinnya pun berhenti , Sangkar Reymon dan Salma berhenti tepat di bagian paling atas, Nampkanya solarnya habis.
"Aaaaaaaaaaa....!!!!! " Reymon teriak histeris lalu Reymon langsung memeluk Salma sangat erat dan tubuhnya pun masih gemetar.
Di situ Salma malah makin memperburuk keadaan.
"Kayaknya kita bakal sampe pagi nih terjebak di sini.. " Ucap Salma.
Sontak Reymon semakin gemetar ketakutan, Reymon terus memeluk Salma ,
Merasa sudah puas menjaili Reymon lalu perlahan Salma mencoba membujuknya.
"Rey... Rasa takut itu harus di lawan..!!! Coba sekarang kamu buka mata kamu..!!! "
"Engggak mau Salma..!!!! "
Salma pun akhirnya memaksa Reymon, Salma langsung memegang kedua tangan Reymon .
"Sekarang kamu tarik nafas..!!! Lalu kamu buka mata kamu perlahan lahan..!!! "
Perlahan Reymon membuka matanya dan setelah matanya terbuka Reymon berteriak lagi , Reymon kaget ternyata ia berada di posisi paling atas.
"Aaaaaaaa...!!! "
"Kamu pasti bisa Rey..!!! Pokoknya kamu gak usah berpikiran macem macem, Coba deh kamu berpikir positif, Kamu lihat dan nikmati pemandangan dari ketinggian , Nyatanya melihat pemandangan dari ketinggian tentu sangat indah.. Tenang Rey ada aku disini ko.. Sekarang kamu buka lagi mata kamu perlahan lahan.. "
Salma menggemgam kedua tangan Reymon dan perlahan Reymon membuka matanya.
Saat Reymon membuka matanya ternyata Reymon syok lagi, Reymon hendak mutup matanya lagi, Namun saat itu Salma menyuruhnya untuk tetap tenang dan terus pertahankan.
"Bagus Rey..!!! Sekarang kamu coba lihat ke langit dulu..!!!!"
"Wah... Banyak bintang bintang.. "
"Sekarang perlahan kamu turunkan mata kamu dan kamu lihatlah indahnya gedung gedung itu. "
"Astaga...!!! Bagus banget... Dari sini aku bisa melihat semua gedung gedung yang menjulang tinggi itu.. Aku baru tau ternyata melihat pemandangan dari ketinggian sangatlah indah. "
Akhirnya usaha Salma tak sia-sia, Sekarang Reymon sudah tak takut lagi pada ketinggian, Reymon senang kini phobianya ketinggiannya sudah hilang, lalu Reymon langsung memeluk Salma.