
Bukannya sedih karna Siti tak datang , Bram malah bahagia karena ia merasa bebas untuk bermain main dengan Felsa dan Bram pun mulai merayu rayu Felsa .
"Dari tadi aku belum tau nama mu? " Tanya Bram pada Felsa.
"Panggil aja aku Felsa mas .." Dengan nada lembut dan tatapan mata penuh rayuan.
"Kamu punya pacar atau udah nikah ?"
"Jangankan nikah mas .. Pacar juga gak ada. "
Bram pun semakin percaya diri dan leluasa untuk mendekati Felsa .
"Kamu cantik .. Rasanya aku sangat nyaman di sampingmu Felsa ."
"Ah apaan sih mas gombal .. Di sini bosen deh .. Gimana kalo kita ke apartemen aku aja mas ? Kita berdua aja di sana. "
"Kalo begitu gimana kalo sekarang aja kita langsung berangkat ?"
"Yaudah yuk berangkat. "
Sementara itu Siti sudah pergi dari tadi dan sekarang Siti sudah berada di apartemennya Felsa .
Lalu Bram dan Felsa pun bergegas keluar dari restauran itu dan langsung menuju apartemenya Felsa .
Tak lama kemudian mereka sampai di apartemenya Felsa , Dibukalah pintu itu oleh Felsa dan Bram pun langsung masuk .
Namun saat Bram melangkah masuk ,Tiba tiba dari balik pintu Siti membekam hidung Bram dengan tisu yang sudah di beri obat bius .
Bram pun langsung tak sadarkan diri dan tergeletak di lantai , Lalu Felsa dan Siti mengikat Bram di kursi .
Saat Bram tak sadarkan diri Felsa dan Siti merias wajah Bram , Bibir Bram di pakaikan lipstik berwarna merah merona , Tak lupa pula pipinya pun di kasih bedak sampai menor .
Wajah Bram di make up habis habisan sampai sampai Bram terlihat seperti bencong , Lalu Siti memotret Bram dengan hp nya .
Saat itu Bram tak kunjung sadar sadar .. Lalu Siti dan Felsa pun melepaskan ikatan nya dan langsung membawanya menuju mobil .
Felsa dan Siti terbopong bopong membawa Bram lalu Bram di masukan ke dalam mobilnya di parkiran .
Lalu Felsa dan Siti pun pergi meninggalkanya .. Felsa pergi ke club sedangkan Siti pergi pulang karena sudah larut malam .
Sesampainya di rumah nampaknya Reymon sudah menunggu , Reymon pun langsung bertanya .
"Bu .. Ibu abis darimana jam segini baru pulang ? gak biasanya ? "
"Enggak nak ibu abis ada perlu. "
"Lah .. Terus kenapa pakaian ibu kaya cowo begini ??? Pake topi lagi ??"
Reymon kebingungan melihat penampilan Siti seperti itu , Lalu Reymon beranjak ke kamar dan tidur .
Sementara itu di rumah Salma .. Lia cemas malam sudah larut Bram masih belum pulang , Lia mondar mandir kesana kemari lalu Salma pun mencoba menenangkanya.
"Bun ... Bunda jangan terlalu cemas bun .. Mungkin ayah lagi sibuk atau mungkin ayah lembur ." Sahut Salma.
"Bunda khawatir nak .. Takut terjadi sesuatu sama ayah .. "
Saat mereka sedang berbicara tiba-tiba hp Lia berbunyi .
"Ting...!!" Nada pesan wa masuk di hp Lia.
Lalu Lia pun membuka wa nya dan ternyata itu nomor tak di kenal mengirim poto , Di lihat lah poto itu oleh Lia dan ternyata itu poto Bram sedang di suapi oleh Felsa di restauran tadi .
Nomor itu ialah Siti , Siti tadi mencuri kontak Lia di hp Bram saat Bram tak sadarkan diri .
Lia langsung menangis dan membantingkan pas bunga hingga pecah saat melihat poto itu .
Salma kaget melihat lia seperti itu , Lalu Salma memeluk Lia sambil berkata .
"Bunda kenapa bun ...???? "
Tak banyak kata Lia langsung memberikan hp nya pada Salma dan menyuruhnya melihat poto itu .
Hati Salma hancur melihat Bram bersama wanita lain di poto itu , Apalgi di poto itu Bram sedang di suapi oleh Felsa .
Salma dan Lia hatinya sangat terpukul , orang yang dia cemaskan malah berbuat seperti itu .
Salma dan Lia hanya bisa menangis terisak isak , Hatinya sedih bercampur amarah , Dan malam itu hanyut dalam kesedihan .
Ke esokan harinya Bram terbangun dan mulai sadar , Bram kebingungan kenapa ia bisa ada di dalam mobil .
"Kenapa aku ada di sini ??? Oh iya .. semalam pas masuk apartemen Felsa ada yang bius saya .. Sialan ..!!!! Wanita brengsek ..!!! Apa maksudnya coba ..!!! Setelah merayu rayu dan akhirnya malah seperti ini ..!!! Brengsek ..!!!"
Bram masih tak sadar bahwa wajahnya di dandani oleh Felsa dan Siti , Saat itu Bram kelaparan dan sebelum pulang Bram mampir dulu di restaurant , Bram juga berharap bisa bertemu lagi Felsa di sana , Karena Bram sudah mencarinya di apartemen namun tak ada .
Saat Bram masuk dan duduk di meja restauran itu , Semua orang yang ada disana menertawakan Bram .
Bram bingung kenapa semua orang menertawakannya , Lalu karna merasa ada yang aneh Bram pergi ke toilet , Lalu Bram bercermin di toilet itu .
"Aaaaaaaaaa ....!!!!! Bram teriak histeris melihat wajahnya di cermin , Bram menampar nampar pipinya ia berpikir ini hanya mimpi , Namun nampaknya ini bukan mimpi , Bram langsung membersihkan wajahnya .
Semua bedak dan menor nya sudah hilang namun lipstik di bibirnya masih agak merah ,
Karena Bram terlanjur malu Bram langsung bergegas pergi dari restauran itu dan pulang ke rumah .