
Tak mau kalah .. Salma pun menyuapi Joni dengan romantis , Reymon dan Salma keduanya saling mempanas panasi kondisi .
Keadaan pun semakin panas , Dengan sengaja Rita pun mengelap bibir Reymon dengan tangannya karena ada remeh di bibir Reymon .
Reymon pun menerimanya dan semakin membuat Salma cemburu , Salma pun masih tak mau kalah .
Salma menyusut pipi Joni dengan sapu tangannya perlahan-lahan karena Joni kepedesan makan bakso .
Dengan belaian dan romantis Salma menyusut keringat joni .
Diantara kedua pasangan ini tak ada yang mau mengalah , Sampai akhirnya bel pulang pun berbunyi .
Dengan wajah yang kesal dan hati yang panas Reymon langsung bergegas pergi dari kantin , Reymon langsung menuju parkiran dan menyalakan motornya .
Begitu pula Salma .. Dengan wajah yang kesal dan hati yang panas Salma langsung menuju parkiran dan segera masuk ke mobilnya , Yang kebetulan supir pribadinya sudah sampai di parkiran .
Secara kebetulan Reymon dan Salma pun berpapas papasan di parkiran , Tak ada senyuman ataupun sapaan di antara mereka berdua .
Mereka saling menatap dengan tatapan mata yang penuh kebencian dan amarah .
Reymon pun cepat cepat langsung pergi ,
Namun di tengah perjalanan ia memutuskan untuk ke danau terlebih dahulu untuk sekedar mencari ketenangan .
Sesampainya di danau Reymon duduk di salah satu gazebo di pinggir danau , kepalanya tertunduk layu dan kedua tanganya meremas remas rambutnya dengan penuh rasa kesal .
Begitupun dengan Salma .. Salma meminta pada supirnya untuk berhenti sejenak di danau lalau supirnya pun menurutinya .
Sesampainya di danau salma meminta waktu untuk sendiri dan menyuruh supirnya menunggu saja di parkiran .
Salma pun langsung duduk bersender di bangku pinggir danau yang dulu saat pacaran dengan Reymon selalu duduk di bangku itu .
Dengan raut wajah penuh kekesalan dan hati yang cemburu , lalu perlahan air mata Salma pun sudah tak bisa di bendung lagi , perlahan air mata itu mengucur membasahi pipinya .
Tak lama kemudian akhirnya mereka pun saling melirik dari kejauhan ,keduanya pun terkejut kaget menyadari situasi ini .
Situasi dimana mereka berdua sama-sama sedang termenung galau , Karena mereka duduk bersebrangan dan terpisah oleh danau .
Keduanya pun tak memperdulikanya , mereka hanya sekejap saling melirik saja dan setelah itu keduanya langsung beranjak pergi menghindar .
Akhirnya mereka berdua pun langsung pulang ke rumah .
Mereka pun semakin dilema , Hatinya pun semakin bertanya tanya .
"Apa dia cemburu atas kejadian tadi di kantin??"
Itulah yang di ucapkan dalam hati oleh Reymon dan Salma , Mereka sama-sama memiliki intuisi dan pemikiran yang sama .
Sesampainya di rumah Salma pun masih bersedih dan bahkan matanya pun masih bergelimangan , Mengetahui Salma sedang sedih Bram pun langsung berpikiran bahwa Reymon lah penyebabnya , Tanpa bertanya terlebih dahulu pada Salma .
Berbeda dengan Lia ibunya Salma , mengetahui putrinya sedang bersedih di kamar lia langsung menghampiri Salma .
"Kamu kenapa nak ??"
Salma pun tak menjawab pertanyaan ibunya Salma hanya diam saja sambil menangis .
"jawab ibu nak.!! kamu kenapa?"
Tetap saja Salma masih tak mau menjawab ia hanya menangis dan menangis .
Lalu Lia pun memutuskan untuk membiarkanya sendiri , Ia mencoba sedikit pengertian padanya .
Namun berbeda dengan Bram , Nampaknya Bram pun mulai geram dan penuh amarah melihat Salma seperti itu .
Bram pun memutuskan untuk menemui lagi Reymon .