Reymon & Salma

Reymon & Salma
Episode 50 ~Sikap salma berubah~



Reymon benar benar sangat terpuruk , Setelah mengetahui bahwa Reymon dan Salma ternyata satu ayah namun beda ibu.


Padahal Reymon sudah berniat akan menembak Salma , Namun naas ternyata ia satu ayah dengan Salma.


Setelah mengetahui itu , Kini hubungan Reymon dan Salma kurang baik, Salma jadi cuek pada Reymon .


Berbeda dengan Reymon , Reymon tetap bersikap seperti biasa pada Salma.


Seharian itu dari pagi hingga pulang sekolah tak satu kata pun keluar dari mulut Salma.


Lalu saat pulang sekolah Reymon pun mencoba menyapa Salma di parkiran, Kebetulan saat itu Salma masih berdiri menunggu supirnya yang belum datang.


Dengan nada yang grogi dan ragu.


"Sa.. sa... Salma.. "


Jangan kan menjawab Reymon, Melihat wajah Reymon pun Salma tak mau , Salma hanya diam dan menundukan kepalanya.


"Aku tau kamu masih syok dengan kejadian kemarin ,Tapi aku mohon... Kamu jangan membenciku.. "


Salma tetap tak menjawab , Setelah lama menunggu supirnya tak kunjung datang, Lalu hp Salma pun berbunyi.


"Tringgg...!!! Tringg...!!! " Panggilan masuk dari ibunya.


"Hallo... bun, ada apa? "


"Bunda lupa ngasih tau kamu nak , Ayah kamu kan sudah tidak tinggal lagi bersama kita nak , Jadi terpaksa bunda pecat supir kita soalnya bunda gak bisa ngegaji dia, Jadi kamu pulangnya naik angkot ya nak , Dan satu lagi...!!! Kamu jangan pulang bareng Reymon..!!!! Mulai sekarang kamu jauhin dia..!!! "


"Pantesan Salma nungguin dari tadi gak dateng dateng, Iya bunda Salma pulang naik angkot ko. "


Mendengar Salma akan pulang naik angkot lalu Reymon pun memutuskan untuk mengikutinya naik angkot dan mengantarnya pulang , Karena jika Reymon tawarkan Salma pulang bareng di motor sudah pasti Salma menolak.


Reymon meninggalkan motornya di parkiran sekolah , Lalu Reymon menyusul Salma yang sudah berdiri di pinggir jalan untuk mengehentikan angkot.


Akhirnya Salma pun menghentikan angkot lalu masuk ke dalam angkot itu dan Reymon pun ikut masuk .


Karena ini angkutan umum , Salma tak bisa melarang Reymon untuk naik angkot itu, Terpaksa Salma satu angkot bareng Reymon.


Reymon duduk tepat di samping Salma, Di tengah perjalanan Reymon melihat ada yang aneh dengan Salma, Wajahnya pucat dan badanya pun bercucuran keringat dingin.


Reymon pun mulai paham, Salma tak terbiasa naik angkutan umum, Biasanya pulang pergi sekolah ia selalu naik mobil mewah yang wangi dan sejuk oleh ace.


Berbeda dengan angkot, Ia harus berdesak desakan berbagi tempat duduk dengan orang lain, Tak hanya itu jika penumpang banyak, Di dalam angkot sangat pengap dan wangi nya pun tak sedap.


Perlahan kepala Salma pun mulai menyender pada bahu Reymon , Salma tak kuasa menahan mual dan pusing , Mau tak mau ia bersender pada Reymon.


Lalu Reymon pun mengambil minyak telon dari sakunya dan menyuruh Salma menghirupnya.


Tak hanya itu.. Perlahan Reymon pijat pijat kepala Salma .


Mereka berdua terlihat sangat romantis, Sampai sampai penumpang yang lain iri padanya dan menyahutinya.


"Iya bener banget.. Aayaknya kalian berjodoh deh.. Yang satu ganteng yang satunya cantik lagi.. " sahut si B.


Salma hanya diam saja tak peduli dengan ucapan orang itu, Karena saat ini Salma benar-benar dilema pada Reymon.


Akhirnya mereka berdua pun sampai di pertigaan, Lalu mereka pun berhenti di sana , Kebetulan angkot hanya bisa sampai pertigaan saja dan selebihnya Salma harus jalan beberapa meter menuju rumahnya.


Reymon terus bersikeras mengantar Salma sampai rumahnya , Namun setelah turun dari angkot, Salma sempoyongan Salma masih merasa pusing karena tak terbiasa naik angkot.


Melihat kondisi Salma seperti itu, Reymon langsung menggondongnya.


Perlahan Reymon berjalan sambil menggendong Salma , Walau jarak menuju rumah Salma lumayan jauh Reymon tetap menggendong Salma .


Tak lama kemudian sampai lah di rumah Salma , Sambil menggendong Salma Reymon mengetuk pintu.


Dibukalah pintu oleh Lia , Lia kaget melihat kondisi Salma saat itu.


"Kurang ajar..!!! Kamu apakan anak saya..!!! Sekarang juga kamu lepasin anak saya..!!! "


Semenjak kejadian kemarin di danau Lia jadi benci pada Reymon.


"Maaf tante... " Perlahan Reymon melepaskan Salma dari gendonganya, Lalu Salma langsung di tuntun Lia masuk ke dalam kamarnya.


Karena khawatir Reymon lancang ikut masuk ke dalam rumah Salma, Sesampainya di kamar Salma , Lia membaringkan Salma di tempat tidurnya , Sementara Reymon hanya berdiri dan memandang Salma dari luar kamar.


"Siapa yang suruh masuk..!!!! Gak sopan..!!! Saya mau tanya sekali lagi..!!! kamu apakan anak saya...!!! "


"Saya enggak ngapa ngapain Salma ko tante.. "


"Bohong..!!!!! "


"Plak...!!! " Lia menampar Reymon .


"Lebih baik kamu pergi dari sini...!!! Dan jangan pernah kamu datang lagi kesini..!!!!"


Lalu Reymon pun beranjak pergi dan langsung pulang.


Karena Salma sangat mual dan pusing, Ia hanya bisa berbaring lemas di kamarnya, Salma tak bisa menolong Reymon dari amarah ibunya.


Setelah mengusir Reymon, Lia kembali lagi ke kamar Salma sambil membawa air hangat untuk mengompres Salma.


"Kamu kenapa nak? Kamu di apain sama Reymon nak? Nanti biar bunda kasih dia pelajaran lagi..!!! "


Bukannya menjelaskan dan membela Reymon, Salma malah diam tak menjawab ibunya.


Lalu lia mengompres kening Salma dengan air hangat yang ia bawa tadi , Setelah di kompres , Lia memijit mijit Salma dan Salma pun tertidur.


Sementara itu.. Reymon pulang dengan wajah yang murung dan hati yang sangat gelisah.