
Pagi itu Bram sedang libur kerja , Bram menikmati pagi dengan secangkir kopi sambil duduk santai di kabin .
Setelah Salma mengetahui semua perbuatan ayahnya pada Reymon , Salma melabrak Bram di kabin itu.
"Ayah ...!!!! Aku gak nyangka sama ayah..!!!
Perbuatan ayah pada reymon..!! itu sudah di luar batas ...!!! "
"Tau dari mana kamu ..!!!"
"Itu gak penting...!!! Ayah bisa gak sih gak usah ikut campurin urusan salma..!!! Aku benci sama ayah...!!!"
"PLAK!!!!!"
Spontan Bram menampar Salma , Salma pun menangis .
Melihat Bram menampar Salma , Lia langsung menghampiri mereka berdua dan mencoba melerainya .
"Cukup..!!!! Ayah keterlaluan...!!!! Bisa bisanya bersikap kasar pada Salma ..!!"
"Salma sudah kurang ajar ..!!! Jadi inilah akibatnya ..!!!"
Saat Bram dan Lia sedang cekcok adu mulut , Salma pergi ke kamar sambil menangis dan Salma langsung menguncikan dirinya di kamar .
Lia pun menghentikan debatnya dengan bram , Lia memilih untuk menghampiri salma .
Namun saat lia hendak masuk pintu kamar Salma terkunci , Lia hanya bisa membujuk Salma dari balik pintu saja .
"Salma kamu gak papa nak ??? Ibu mohon buka pintu nya nak !!!"
Salma tak menjawab ..
Namun Lia terus membujuk bujuk Salma dari balik pintu itu , Setelah sekian lama Salma tak menjawab jawab , Lia memutuskan untuk memberitahu Reymon .
Kebetulan dulu Lia sempat mencuri nomer hp reymon dari hp Salma .
"Tring ...!!! Tring ..!!!"
Panggilan masuk di hp Reymon , Reymon pun langsung menjawab .
"Hallo ..!!! Dengan siapa ini ?"
"Saya ibunya Salma Rey , Sebelumnya saya minta maaf , Dulu saya curi no kamu dari hp Salma. "
"Oh iya gapapa ko , ada perlu apa ya ?"
"Salma menguncikan dirinya di kamar , terus dia gak mau keluar kamar , mungkin kamu bisa bujuk dia rey? "
"Tapi saya lagi kerja , gini aja nanti saya coba telpon deh. "
Pagi itu seperti biasa , Di kala hari libur Reymon selalu ke pasar untuk kerja paruh waktu menjadi kuli panggul .
Reymon kaget bercampur bingung , Selain sedang kerja , Reymon pun tak bisa menemui langsung Salma .
Lalu Reymon pun menelpon Salma ..
"Tring ...!!! Tring...!!"
Handphone Salma berbunyi , Namun Salma tak peduli ia tetap menundukan kepalanya dan terus menangis .
"Tring ...!!! Tring...!!!"
Lagi dan lagi Reymon terus menelpon Salma , Salma pun merasa terganggu ,
Lalu salma meraih ponselnya dan setelah terlihat nama reymon ia langsung menjawabnya .
"Hallo Salma ..!!!"
"Huk... huk ..." Salma hanya terisak isak menangis.
"Kamu kenapa Salma ??"
"Tadi aku debat sama ayahku dan aku pun di tampar olehnya , Sekarang aku mengurung diri di kamar ."
"Aku minta jendela kamar kamu jangan di kunci ya !! nanti aku kesana. "
Mendengar Salma menangis Reymon langsung berhenti kerja , Padahal ia baru kerja setengah hari .
Saat di perjalanan Reymon mampir dulu di warung nasi padang , Feymon membeli 2 porsi nasi padang sekaligus dengan air minumnya .
Setelah membeli nasi padang Reymon langsung menuju rumah Salma .
Sengaja Reymon parkirkan motornya agak jauh dari rumah Salma , Agar tidak ketahuan oleh Bram .
Reymon masuk ke rumah Salma mengendap endap , Perlahan ia berjalan menyusuri halaman belakang rumahnya dan sampailah di samping jendela kamar Salma .
"Tok ..!! tok ..!!"
Reymon mengetuk jendela kamar Salma, Lalu di bukalah oleh Salma .
"Aku tau kamu belum makan , Nih makan aja dulu! "
Sahut Reymon sambil memberikan nasi padang itu , Karena lapar Salma langsung mengambilnya .
Salma makan nasi padang itu sangat lahap , bahkan Salma menghabiskan dua porsi nasi padang itu .