
Malam itu saat anak-anak gelandangan sedang menikmati bubur , Mereka sangat lahap memakan bubur itu , Mungkin seharian ini mereka baru makan .
Di situ Reymon bertanya pada Salma .
"Coba deh kamu perhatikan anak-anak itu , mereka makan sangat lahap sekali , mungkin baru sekarang mereka bisa makan ."
"Iya Rey .. Kayak nya sih mereka kelaparan banget ."
"Salma .. kamu juga bisa kan ngerasain gimana rasa nya saat kamu kelaparan?"
"Iya rey .. waktu kemarin aku mengurung diri di kamar , aku sempat tak makan seharian dan aku sangat lapar luar biasa tapi beruntung kamu datang dan bawain aku makanan ."
"Iya ... kamu kan kelaparan karena ulahmu sendiri yang mengurung diri di kamar , berbeda dengan mereka yang harus cari makan sendiri untuk bertahan hidup di jalanan , Tanpa kedua orang tua , hujan kehujanan panas ke panasan , tidur hanya beraslaskan kardus ."
Salma pun menangis pilu melihat keadaan anak anak gelandangan ini , Lalu Reymon pun menyusut air mata Salma dengan kedua tangannya sambil berkata .
"Sekarang kamu tau kan .. gimana rasanya hidup di jalanan ??? Seharusnya kita bersyukur Salma , Kita punya rumah , tidur pun di kasur yang empuk , makan tinggal makan , terus kita punya orang tua yang selalu banting tulang buat menafkahi kita , jadi kamu masih mau kabur dari rumah ??? "
Nampaknya perkataan Reymon ini membuat hati Salma semakin luluh dan membuatnya berpikir-pikir lagi untuk kabur dari rumah , Lalu Salma pun memutuskan untuk kembali pulang ke rumah .
Reymon pun akhirnya membawa Salma pulang ke rumah , Lalu setelah mengantar Salma Reymon pamit pulang .
Sesampainya di rumah Salma masuk ke rumah lewat pintu depan , Spontan Bram dan Lia kaget , Karena yang mereka tau Salma itu ada di kamar .
Saat itu Bram dan Lja sedang bersedih karena Salma tak keluar dari kamar , Namun mereka bingung tiba-tiba Salma datang dari pintu depan .
Salma langsung memeluk erat ibunya sambil menangis , Lalu ia pun memeluk ayahnya .
Lalu Bram bertanya pada Salma .
"Apa yang di lakukan Reymon padamu nak sampai-sampai dia bisa membujukmu kembali pulang?"
Lalu Salma menceritakan saat mereka berdua pergi ke kolong jembatan, Dan berkumpul bersama anak-anak gelandangan sambil memberinya makan .
Mendengar itu perlahan Bram menangis , Ia merasa berdosa pernah menyakiti Reymon , Bram juga merasa dirinya sombong tak pernah beramal seperti Reymon walau Reymon orang susah Reymon tetap beramal , Perbuatan Reymon ini membuat bram simpatik .
Lalu tiada hujan tiada angin tiba-tiba Bram bertanya pada Salma .
"Sekarang kemana Reymon nya Salma ? kenapa gak di ajak masuk aja?"
Mendengar perkataan Bram seperti itu, Salma dan Lia kaget , Bram yang dulu sangat benci pada Reymon kini nampaknya Bram mulai berubah .
"Ta...ta..tadi Reymon langsung pamit pulang ayah .." jawab Salma yang terheran heran
"Yaudah nak .. ayah janji mulai sekarang ayah takan ganggu Reymon lagi dan ayah takan mencampuri hubungan kamu , "
Salma pun kegirangan bahagia .
"Eitssss ...!!!! tapi kalo pacaran sewajarnya aja ya nak " sahut Lia sambil tersenyum manis pada Salma .
Akhirnya mereka pun mulai baikan , dan saling maaf memaafkan , kini Bram mulai berubah.