Reymon & Salma

Reymon & Salma
Episode 52 ~Reymon masuk rumah sakit~



"Sampaikan juga maafku pada ibumu nak..!"


"Iya ayah.. Nanti Rey akan bujuk ibu untuk memaafkan ayah.. "


"Yasudah.. Ini kan udah sore.. Kamu pulang ya nak.. "


Lalu mereka pun pergi dari danau itu, Bram kembali ke apartemennya dan Reymon pulang ke rumahnya.


Sesampainya di rumah Reymon melihat Siti sedang duduk di sofa sambil senyum senyum jahat, Siti merasa senang akhirnya keluarga Bram hancur di buatnya.


Lalu Reymon menghampirinya..


"Ibu... Ibu kenapa senyum senyum sendiri ? "


"Enggak ko nak.. Ibu gak senyum senyum ko..!!! Kamu salah lihat.. "


"Bu.. Tadi Rey ketemu sama ayah.. Katanya ayah minta maaf pada ibu. "


"Apa....!!!!! Ngapain kamu temuin ayah kamu...!!!! Kamu sadar Rey...!!! Ayahmu sudah menyakiti ibu...!!! Bisa bisanya kamu bertemu dengan ayah kamu..!!! "


"Enggak bu.. Bukanya gitu.. Lagi pula enggak baik bu terus terusan dendam sama ayah.. "


"Kurang ajar...!! Anak gak tau diri...!!! Selama ini siapa yang membesarkanmu hah..!!!! Kamu malah belain ayah kamu..!!! "


"Bluggg....!!! " Siti membanting pintu kamarnya lalu mengunci diri di kamar.


"Aaaaaaaaa....!!!! Sialan...!!! Kenapa harus seperti ini...!!! Ibu marah padaku.. Salma juga menjauhiku apalagi ibunya sekarang sudah membenciku...!!! Semuanya hancur..!!! " Ucap Reymon dalam hatinya.


Saat itu terlintas Salma di pikirannya.. Reymon mulai rindu pada Salma yang belakangan ini Reymon tak mendapatkan perhatian darinya.


Di situ Reymon langung pergi dan memutuskan untuk datang ke rumah Salma.


Sesampainya di rumah Salma, Reymon memberanikan diri mengetuk pintu.


"Tok...!!! Tok..!! Tok..!! "


"Salma..!!! keluarlah Salma..!!! Aku mohon aku ingin bertemu..!! " Reymon berteriak teriak dari luar memanggil Salma .


Salma mendengar suara Reymon, Namun saat Salma hendak akan membukakan pintu ia malah mengurungkan niatnya.


Salma teringat lagi dengan kejadian di danau, Salma masih sakit hati di hina hina oleh ibunya Reymon,Terlebih lagi saat Salma di hina anak haram.


Di situ Salma memilih untuk pergi ke atas rumah dan melihat Reymon dari jendela saja.


Reymon terus memanggil Salma, Sampai sampai terdengar oleh Lia lalu Lia langsung membuka pintu dan melabrak Reymon.


"Kamu lagi..!!! Masih berani kamu kesini..!!! "


"Saya mau ketemu dengan Salma tante. "


"Gak usah panggil lagi tante..!!! Kurang ajar..!!! Kamu dan ibu kamu itu sama aja..!!! Sama sama perusak rumah tangga orang..!!! Mulai sekarang kamu jauhin anak saya..!!! Dan asal kamu tau..!!! Kamu dan Salma itu saudara...!!! Kalian satu ayah..!!! "


Smentara itu Salma hanya bisa melihat Reymon saja dari jendela atas .


Reymon tetap berdiri di gerbang dan memanggil manggil Salma.


Sampai akhirnya hujan pun turun , Semakin deras dan semakin kencang hembusan angin saat malam itu.


Namun Reymon tetap berdiri di gerbang Reymon tak peduli meskipun ia kehujanan,


Di situ Salma sedikit cemas melihat Reymon hujan hujanan dan masih tetap berdiri di gerbang rumahnya.


Hari semakin malam dan huhan semakin deras, Petir petir menyambar dan gemerlat bercahaya biru di langit.


Reymon mulai menggigil kedinginan namun itu tak membuatnya menyerah, Reymon masih menguatkan dirinya melawan dinginya air hujan itu.


Karena saat itu sudah pukul 01:00 Reymon masih saja tetap berdiri di gerbang dan hujan tak juga reda.


Salma masih tak peduli pada Reymon, Salma memilih untuk kembali ke kamarnya dan langsung tidur.


Begitu pun dengan Lia , Lia merasa senang melihat Reymon menderita seperti ini.


Hari pun mulai pagi jam sudah pukul 04:00 Dan hujan pun perlahan muali reda,


Namun saat hujan mulai reda Reymon semakin menggigil merasakan dingin yang luar biasa.


Tiba-tiba badan Reymon semakin lemas, Kepalanya cenat cenut kesakitan, Perlahan pandangannya mulai gelap dan semakin gelap sampai akhirnya Reymon pingsan tepat di depan gerbang rumah Salma.


Pagi itu sudah pukul 06:30 Salma sudah siap untuk berangkat sekolah, Salma mengira Reymon sudah pulang.


Perlahan Salma buka gerbang rumahnya dan setelah gerbang terbuka , Terlihatlah Reymon yang sudah tergeletak di bawah dengan baju yang basah dan wajahnya pun pucat.


Di situ Salma mulai cemas..Lalu Salma memanggil ibunya.


"Bunda...!!!! bun...!!! Keluar bun..!!! "


Salma berteriak histeris memanggil ibunya, Lalu keluarlah Lia dan menghampiri Salma.


Melihat Reymon pingsan seperti itu Lia malah tersenyum jahat.


"Rasain tuh..!!! Siapa suruh hujan hujanan..!!! Sekalian aja ******..!!! Udah Salma..!! kamu gak usah pedulikan dia..!!! Biarin saja dia pingsan di sini..!!! Nanti juga bangun lagi..!! "


Salma sangat tak terima mendengar ucapan ibunya yang sangat tidak terpuji itu.


"Cukup...!!! Aku gak nyangka..!! Bunda bisa sejahat ini..!!! Bunda sudah kelewatan..!!! "


Lalu Salma memanggil ambulan, Tak lama kemudian ambulan datang dan langsung membawa Reymon.


Salma pun ikut naik ambulan mengantar Reymon ke rumah sakit .