
Sesampainya di kantor polisi Siti pun kaget melihat Reymon ada di sana , Dalam keadaan kening di balut perban .
"Sebenarnya ada apa ini pak ?" sahut Siti.
"Sekolah anak ibu di serang oleh sekolah lain dan anak ibu melawan hingga kepala nya terluka dan di perban. "
Siti pun langsung memeluk Reymon sambil menangis .
"Kamu gak papa nak ? Ibu kan sudah bilang jangan pernah kamu berkelahi lagi nak meskipun bukan kamu yang memulainya nak ."
"Reymon minta maaf bu.. "
"Yasudah mending kalian pulang ini sudah larut , dan untuk kamu Reymon! Bapak serahkan kasus ini ke pihak sekolah apakah kamu masih bisa sekolah atau tidak itu keputusan pihak sekolah ." sahut pak polisi.
Karna sudah malam dan motor Reymon pun masih di sekolah , Akhirnya mereka pun di antar pulang oleh polisi .
Sesampainya di rumah Siti terus menangis melihat keadaan Reymon yang seperti itu .
"Sudahlah bu jangan menangis lagi , lebih baik ibu istirahat ya , Reymon gak papa ko."
"Ibu gak tega nak melihat kamu seperti ini, yaudah sekarang kamu bersih-bersih , ibu siapin makan dulu buat kamu. "
Reymon pun langsung pergi ke kamar mandi untuk bersih-bersih .
Setelah Reymon mandi dan makan , Ia pun langsung istirahat di kamar ,Dan Siti memijat mijat kaki Reymon sampai Reymon tertidur .
"Kok...kok...kokok .. "hari pun sudah pagi .
Meskipun sekolah sedang dalam masa-masa bebas untuk menunggu pembagian raport , Reymon yang tadinya berniat untuk tidak sekolah terpaksa ia harus ke sekolah .
Untuk mempertanggung jawab kan perbuatanya kemaren , Jika reymon dan kawan-kawan nya tidak menjebol gerbang mungkin kemaren tawuran pun takan terjadi .
Dikumpul kanlah Reymon dan kawan-kawan nya di lapangan sekolah , Semuanya berbaris rapih di lapangan sekolah dan kepsek (pak broto) berdiri di hadapan mereka .
Guru-guru maupun kepsek sudah tak asing lagi pada Reymon , Semuanya mengetahui bahwa yang berkuasa di antara semua murid yaitu Reymon .
Reymon di suruh ke depan oleh kepsek , Reymon pun langsung maju dan berdiri di hadapan semua murid .
"Saya sangat kecewa atas perbuatanmu!"
ucap kepsek pada Reymon.
"Tapi saya gak salah pak ..!!! sekolah kita di serang pak..!! "
"Diam...!!! seharusnya kamu tak perlu merusak gerbang dan melawan mereka."
"Tapi pak..!!"
"Dengan berat hati saya putuskan mulai sekarang kamu saya keluarkan..!!!
sekarang juga kamu bawa tas kamu dan segera pergi dari sini..!!!"
Mendengar pernyataan kepsek semua kawan-kawan Reymon langsung betontak dan menyerbu kepsek , Namun dengan sigap semua guru dan kepsek langsung mengunci diri di kantor .
Semua murid langsung rusuh dan memporak poranda kan sekolah , Tak hanya itu Salma pun menyuruh semua murid wanita untuk ikut mendemo guru .
Akhirnya satu-persatu murid wanita Salma kerahkan untuk bergabung menuju lapangan dan mendemo guru .
Semuanya kompak memdemo guru-guru dan kepsek .
"Jangan keluarkan Reymon..!!!" semuanya bersorak seperti itu di depan kantor , Ada yang membawa toa dan ada pula yang membawa kertas bertulisan .
Namun Reymon di saat semua kawannya berdemo ia memilih untuk pergi meninggalkan sekolah .
Melihat Reymon akan pergi di situ Salma sangat ingin untuk mendekati Reymon dan memberinya perhatian karna di hati kecilnya masih ada rasa pada Reymon .
Namun karna ia sakit hati atas apa yang Reymon perbuat dulu padanya ia pun mengurungkan niatnya dan ia hanya melihatnya saja dari kejauhan .
Tiba-tiba Rita lah yang menghampiri Reymon , Salma pun cemburu dan semakin sakit hati .