
Saat semua murid rusuh di depan sekolah ,
Salma dan Rita memilih beresembunyi di perpustakaan bersama teman-teman wanita lainya .
Tak lama kemudian polisi pun datang bergeremobol dari segala arah , Terkepung sudah Raka dan anak buahnya .
"Dorr..!!! Dor..!!!"
Polisi pun memberi tembakan peringatan , dan akhirnya semua murid pun langsung tiarap.
Satu persatu murid di borgol oleh polisi terkecuali Reymon dan Raka , Karna kening mereka berdarah polisi pun membawa mereka ke rumah sakit terlebih dahulu untuk di obati .
Sesampainya di rumah sakit kening Reymon dan Raka di perban , Namun Raka ia tak hanya di perban , Kakinya pun untuk sementara di pasang gif .
Karena waktu duel dengan Reymon tadi kaki Raka terkena pukulan oleh Reymon dengan stick bassebal nya .
Setelah Reymon dan Raka menjalani perawatan , Polisi pun membawa mereka ke kantor polisi untuk bergabung dengan murid-murid yang lain .
Polisi meminta keterangan kepada semua murid , Apa pemicu dari kerusuhan ini .
Namun semua murid tak ada yang bisa menjelaskan .
Akhirnya polisi menghukum mereka untuk membuka baju dan polisi menjemur mereka di lapangan .
Akhirnya pihak polisi pun memanggil semua orang tua murid yang terlibat tawuran , Untuk menjemput anak-anaknya .
Satu persatu orang tua murid di telepon oleh polisi , Namun saat polisi menelpon orang tua Reymon , Telepon dari polisi tak ada yang menjawab .
Karena ibu Reymon Siti sedang sibuk bekerja sebagai art dan jarang membawa handphone nya .
Hari itu mulai sore .. Satu persatu murid di jemput oleh orang tuanya bahkan hampir setengah dari semua murid sudah beranjak pulang .
Waktu terus berjalan sampai akhirnya malam pun tiba dan di kantor polisi hanya tersisa Reymon seorang .
Reymon hanya termenung sambil menyenderkan tubuhnya ke dinding .
"Mana orang tuamu nak? " sahut salah satu polisi .
"Seharusnya kamu sadar..!!! Ibu kamu kerja cari uang itu susah..!!! Kamu malah begini..!!"
"Tapi kan pak sekolah saya di serang pak massa saya diem aja sih..!!"
"Diam kamu ..!!! Karena tidak ada yang menjemput kamu..!!! Lebih baik kamu masuk sana dalam sell untuk sementara waktu sampai orang tua mu datang!!!"
Dan akhirnya dengan terpaksa Reymon pun harus nginap dalam kurungan untuk sementara waktu .
"Sialan..!!!!!"
berulang kali polisi menelpon orang tua Reymon hasilnya tetap saja tak ada respon .
Tak lama kemudian sekita pukul 21.00 akhirnya Siti pun menjawab telpon dari kantor polisi .
"Hallo.. Selamat malam saya dari pihak kepolisian apakah ini dengan ibu Siti?"
Siti pun kaget.
"I... .iya pak ada apa ya pak?"
"Ibu diminta untuk segera datang ke kantor nanti saya jelaskan di sini. "
Siti pun semakin gelisah tak karuan perlahan air matanya membasahi pipi , Siti pun langsung memesan taksi online dan bergegas menuju kantor polisi .
Mengetahui ibu nya akan datang , Reymon pun kaget dan takut ibu nya akan sedih dan kecewa kepadanya .
Apalagi jikalau ibunya melihat kening Reymon sudah terbalut oleh perban.
Di situ Reymon sangat menyesal dan hanya bisa pasrah dengan keadaan .
Selama di perjalanan hati Siti gelisah dan pikirannya pun meracau ,Air mata demi air mata terus membasahi pipi Siti .
Ia bingung atas kesalahan apa yang ia perbuat sehingga ia menerima panggilan dari polisi .