
Sesampainya di rumah Bram langsung di labrak dan di tampar oleh Lia .
"Plak...!!!!"
"Kurang ajar ...!!!! Kamu jahat mas .. !!! Bisa bisanya kamu selingkuh di belakangku ..!!!"
"Arghhhhh....!!! Apa apaan ini ...!!! Tau dari mana kamu ..!!!"
"Jangan bohong ..!!!! Aku sudah punya bukti ..!!!! Mas lihat sendiri ...!!!!" Sambil memberikan hp nya pada Bram .
Lalu Bram pun sangat tak menyangka ternyata saat ia bersama Felsa , Ada orang yang mengambil foto mereka berdua .
"Enggak...!!! Aku gak selingkuh ...!!! Ini tak seperti apa yang kamu lihat ..!!! "
"Sudahlah aku sudah muak ...!!!! Lebih baik kamu pergi dari rumah ini ..!!! "
Akhirnya Lia mengusir Bram karena Lia sangat kecewa dan sakit hati pada Bram .
Mata Bram terbelalak lebar tak mengedip setelah mendengar pernyataan Lia , Sudah terlanjur ada bukti , Bram tak bisa berbuat apa apa lagi .
Bram hanya bisa pasrah lalu pergi dari rumah , Di situ Salma sangat terpukul ia benar benar syok dengan kejadian ini .
Bram pergi dari rumah dan sekarang Bram memutuskan untuk pergi lagi ke apartemen Felsa , Bram tak terima dengan apa yang telah Felsa perbuat padanya .
Namun naas .. Felsa tak ada di apartementnya , Karena club tempat Felsa di tutup akhirnya Felsa pindah ke luar kota dan bekerja lagi di club baru di sana .
Bram sangat bingung ia harus kemana lagi , Lalu Bram pun memilih tinggal di apartemen itu sambil menunggu Felsa .
Sengaja ia sewa apartemen itu dengan harapan suatu hari Felsa akan datang .
Ke esokan harinya .. Libur sekolah telah usai , Reymon dan Salma kini mulai lagi masuk sekolah dan sekarang mereka sudah kelas 9 .
Hari itu sebenarnya Reymon sudah berniat untuk menembak Salma , Namun Reymon mengurungkan niatnya setelah melihat Salma sedang bersedih di kelas .
Reymon menghampiri Salma dan Salma pun menyender di bahunya Reymon sambil menangis , Lalu Salma pun menceritakan kejadian tadi di rumah pada Reymon .
"Jangan nangis Salma .. Kita coba cari solusinya .."
"Aku gak mau Rey.. Ayah dan bunda sampe berpisah ..."
"Enggak ko .. Itu gak bakal terjadi .. Tapi aku penasaran siapa yang ngirim ibu kamu poto itu ??"
"Oh iya ya ...!!! Kenapa aku gak kepikiran ya ..!!! Yaudah Rey aku telpon dulu bunda ya aku mau minta kontak orang itu .."
Salma langsung menelpon Lia dan meminta kontak orang itu .
"Hallo bun..!!"
"Ada apa nak ..? kamu baik baik aja kan ?"
Lia sangat khawatir pada Salma setelah kejadian tadi di rumah , Lia tak mau Salma bersedih karena hancurnya keluarga ini .
"Aku gak papa ko bun, Bunda coba kirim kontak orang yang mengirim bunda poto itu .!!"
"Buat apa nak ..???? Udahlah nak biar ini menjadi urusan bunda sama ayah aja , kamu fokus belajar ya nak .."
"Enggak bun ..!!! Sekarang juga Salma minta kontak orang itu ...!!! " Dengan nada kesal.
"Iya iya oke .. Bunda kirim sekarang juga , Tapi kamu jangan macem-macem nak "
Salma pun berhasil mendapatkan kontak orang itu , Lalu Salma melihatkan nomer kontak itu pada Reymon .
Reymon sangat kaget melihat nomer itu , Nomer yang sangat mirip dengan nomer ibunya Reymon .
"I...i ....itukan ... kaya no ibu aku ..!!!! Ah mana mungkin ibu aku ..!!! Bentar coba aku lihat dulu no ibu aku ..!!!" Ucap Reymon dalam hati .
Lalu tanpa sepengetahuan Salma, Reymon mencoba membandingkan nomer itu dengan nomer ibunya , Dan ternyata nomer itu benar-benar sama .
"Aaaaaaaaahh....!!! Tapi masa iya sih ibu gua ..!!!! Emang iya sih nomernya sama ..!! Tapi untuk apa ibu gua berbuat seperti itu pada keluarga Salma ...!!!! Tapi ... mending gua usah kasih tau Salma dulu soal ini..!! "
Ucap Reymon dalam hatinya .
Saat itu Reymon hanya bisa termenung iya benar benar kaget .
"Rey ... !!!! "
Reymon masih diam tak mendengar Salma memanggilnya .
"Rey....!!!! Reymon ...!!" Sambil menyentuhnya.
"I....i...iya kenapa salma ??"
"Kamu kenapa sih diem aja ih ..!!!"
"Enggak aku gak papa ko .."
"Pokoknya nanti pulang sekolah kamu temenin aku ya , Kita ajak orang ini ketemu."
Reymon tak bisa berbuat apa apa , Reymon pasrah menyetujui permintaan Salma , dan Reymon berharap hanya kebetulan saja nomer nya sama dan itu bukan ibunya .
Seharian itu Reymon jadi salah tingkah dan gelisah sampai akhirnya bel pulang pun berbunyi .
"Kring ...!!! Kring ...!!!"
Reymon dan Salma sudah di parkiran , Mereka sedang berbincang .
"Tapi gimana caranya ya Rey kita bisa ajak dia ketemu ? Kan gak mungkin gitu kalo kita langsung ajakin dia ketemu. "
"E...e...enggak tau Salma aku juga bingung nih ."
"Kamu kenapa sih dari pagi sikap kamu jadi aneh tau ...!!!"
"yaudah gini aja .. Kamu langsung aja telpon gapapa , Kamu bilang ke orang itu bahwa kamu itu anaknya ayah kamu , Terus kamu minta penjelasan sama orang itu ."
"Yaudahlah mau gimana lagi .. bentar ya aku coba telpon dia dulu. "
Lalu Salma pun menelpon orang itu ..
"Tring...!!! Tring ....!!!"
Kebetulan saat itu Siti pulang kerja lebih awal karena sudah tak ada lagi yang harus ia kerjakan di rumah Titin .
Siti langsung menjawab telpon Salma .
"Hallo ..!!! Dengan siapa ?"
Salma kaget mendengar suara itu , Salma berpikir itu suara Siti ibu Reymon tapi Salma tak percaya kalau itu suara ibunya Reymon mungkin hanya kebetulan saja .
"Saya anaknya Bram ..!! Saya mau minta penjelasan kenapa kamu kirim poto itu ke ibu saya dan bagaimana bisa dapat poto itu?"
Mengetahui bahwa yang menelponya itu anaknya Bram , Siti sangat bahagia Siti merasa ini waktu yang pas untuk menjelek jelekan Bram pada anaknya , Namun Siti tak mengenali suara Salma .
"Oh .. kamu anaknya Bram .. Kayaknya lebih enak kalo kita ketemu gimana ??? Ya biar lebih enak gitu kita ngobrol nak. "
"Oke ...!!! Sekarang juga kita ketemu di danau ..!! Ibu tunggu aja di situ nanti aku datang ..!! Terus nanti ibu mau pakai baju warna apa ? Biar saya gak perlu cari cari ibu lagi ."
"Nanti saya pakai baju warna merah terus rambut saya di ikat ke belakang pokoknya nanti saya tunggu kamu di bangku pinggir danau ."
"Iya saya akan segera ke sana ."
Lalu mereka pun segera pergi menuju danau .