Reymon & Salma

Reymon & Salma
Episode 53 ~Berkelahi di diskotik~



Sesampainya di rumah sakit, Reymon langsung menjalani berbagai macam perawatan .


Salma masih tetap menemani Reymon dan menunggunya hingga Reymon sadar, Saat itu Salma benar-benar bingung untuk bayar administrasi.


Tak ada jalan lain, Salma terpaksa mengubungi ayahnya .


"Tring....!!!! Tring...!!! " Panggilan masuk di ponsel Bram.


Betapa terkejutnya Bram setelah melihat ternyata itu panggilan masuk dari Salma.


"Hallo Salma..!!! Ayah minta maaf ya nak. "


"Udah minta maafnya nanti aja..!!! Sekarang juga ayah ke rumah sakit..!!! "


"Apa...!!!! Siapa yang sakit nak?"


Salma menutup panggilan nya.


Bram kaget dan langsung bergegas pergi menuju rumah sakit .


Sesampainya di rumah sakit Bram sangat sedih melihat Reymon yang sedang terbaring.


Lalu Salma menjelaskan semua yang terjadi pada Bram, Tak lupa Bram pun langsung mengurus administrasinya.


Tak lama kemudian Reymon pun sadar dari pingsannya, Reymon langsung memegang tangan Bram dan tangan Salma.


"Salma... Kamu boleh membenciku.. Tapi aku mohon maafkan ayahmu.. Ijinkanlah ayah kembali pulang dan tinggal bersamamu.. " Ucap Reymon pada Salma.


Namun Salma belum bisa memaafkan Bram dan saat Rey berkata seperti itu , Salma langsung melepaskan tanganya dan beranjak pergi meninggalkan Reymon dan Bram.


Bram mencoba mengejar Salma namun Reymon menahan Bram.


"Jangan ayah.. !!! Biarkan dulu dia sendiri , beri dia waktu, Karena ini tak mudah baginya ."


"Iya nak.. Ayah sangat menyesal dengan apa yang sudah ayah perbuat ."


"Sudahlah jangan terlalu larut dalam penyesalan itu tak ada gunanya , Aku lupa ayah.. Aku tak punya uang untuk bayar biaya rumah sakit ini , Lagi pula siapa yang bawa aku ke sini ?"


"Kamu gak usah mikirin biaya nak, Ayah sudah urus semuanya nak, Tadi Salma yang bawa kamu kesini ."


"Aku gak papa ko ayah, Aku mau kembali ke rumah Salma, Motorku masih di sana ."


"Jangan nak!! Kamu kan belum pulih. "


Bram mencoba menahan Reymon namun Reymon tetap memaksa ingin pulang, Lalu Bram pun memanggil dokter dan akhirnya dokter mengijinkan bram pulang.


Lalu di antarlah Reymon oleh Bram untuk mengambil motornya.


"Kamu yakin nak? kamu bisa bawa motor? "


"Aku gak papa ko ayah , Gak usah khawatir, kalo naik motor biasanya langsung mendingan nih badan hehe. "


"Kamu ini ada ada saja ."


"Sebenarnya ini motor ayah yang dulu ayah tinggalkan saat ibu sedang mengandung Reymon , Jadi pas Reymon masuk smp Reymon modif jadi begini hehe. "


"Mending kamu beli lagi motor deh, Jangan pake yang itu, Soalnya keliatan banget kaya anak anak gangster ,Mana tampilanya seperti itu lagi , Pokoknya ayah kasih kamu motor ya nak? "


"Enggak usah... Gini gini juga banyak kenangannya nih motor ."


"Yaudah terserah kamu aja , Ayah mau balik lagi ke kantor, Kalo di sini terus takut keburu Lia keluar dari rumah, Nanti ayah di marahin lagi. "


Lalu Bram pun beranjak kembali lagi ke kantornya, Sementara Reymon ia bergegas pulang.


Sesampainya di rumah nampaknya Siti masih marah pada Reymon, Karena kemarin Reymon membujuk Siti untuk memaafkan Bram.


Hati Reymon benar-benar hancur, Salma membencinya Lia juga membencinya dan sekarang ibu nya sendiri yang membencinya.


Lalu Reymon ke kamarnya mengambil uang simpanan hasil kerja jadi kuli panggul di pasar, Reymon membawa semua uang itu lalu pergi lagi dari rumah.


Hari itu masih pagi karena Reymon abis dari rumah sakit ia terpaksa tak masuk sekolah, Lalu Reymon pergi menuju diskotik yang kebetulan diskotik itu selalu buka 24 jam.


Sesampainya di sana Reymon memesan arak, Semua uang yang ia bawa ia belikan arak.


Sambil duduk nyender Reymon minum arak itu, Sebotol habis ia tambah lagi.


lagi dan lagi Reymon meminum arak itu sampai akhirnya ia menghabiskan 6 botol arak itu sendirian dan kini arak itu masih tersisa 4 botol lagi.


Reymon pun akhirnya tak kontrol lagi , Kepalanya mulai cenat cenut lembut, pandangan nya pun bergoyang goyang.


Reymon mencoba berdiri namun ia jatuh lagi , Pikiranya pun mulai meracau.


Sambil memegang botol Reymon tertawa tawa sendiri.


Lalu akhirnya Reymon tak sanggup menghabiskan arak itu, Reymon hanya bisa duduk nyender sambil bakar rokok.


Saat itu Reymon merasa bahagia dan sejenak ia lupa pada semua Masalahnya ,


Air arak itu membuat pikiran Reymon tenang se olah olah tak pernah terjadi apa apa pada dirinya.


Saat Reymon sedang enjoy duduk santay, Tiba-tiba ada dua orang yang menghampirinya , Dan kedua orang itu sama-sama dalam kondisi mabuk parah .


Dengan mudah nya kedua orang itu langsung mengambil dan meminum arak milik Reymon yang masih tersisa.


"Woy..!!!! Apa apaan lu..!!! Itu punya gua..!! "


Reymon marah pada kedua orang itu.


"Heh bocah..!!! Ini wilayah gua..!!! Jadi terserah gua..!!! Dan arak ini sekarang jadi milik gua..!!! "


"Sialan..!!! Kalo elu pengen minum..!! Beli sendiri lah..!!! Gak modal. .!!!" Jawab Reymon.


"Kurang ajar.!!! Elu berani sama gua hah..!!! "


"Preng...!!! "


Reymon di pukul pakai botol oleh orang itu, Dan tepat terkena pada kening Reymon sampai berdarah ,


Reymon tersungkur dan kedua orang itu pun menertawakanya.


Reymon semakin amarah, Rasa sakitnya seketika hilang di telan oleh amarah.


Reymon bangkit dan memukul orang itu pakai botol.


"Preng...!!! "


Salah satu orang itu terkena serangan Reymon tepat di kepalanya lalu ia tersungkur tak berdaya .


Masih tersisa satu orang lagi, Dan orang itu langsung melempar Reymon dengan botol arak , Beruntung saja Reymon reflek menghindari botol itu lalu Reymon langsung memukul mata kiri orang itu .


Kini kedua orang itu terbaring tak berdaya di lantai, Semua psk psk yang ada di diskotik itu berteriak histeris.


Lalu kemudian datanglah pegawai laki laki dari diskotik itu dan langsung membawa kedua orang itu ke salah satu ruangan.


Mereka sudah terbiasa dengan keributan keributan seperti ini, Lalu salah satu dari pegawai itu mengajak Reymon menuju ruangan yang ada di pojok.


Nampaknya itu ruangan obat obatan perban dan semacamnya, Yang sudah di sediakan khusus oleh pemilik diskotik untuk mengobati orang orang yang terluka karena keributan.


Lalu salah satu pegawai diskotik itu membersihkan pecahan botol dan darah yang ada di kening Reymon , Lalu kening Reymon pun di baluti perban , Tak hanya itu Reymon pun diberikan dua gelas susu hangat untuk menetralkannya agar tidak terlalu mabuk parah.