Reset Or Return

Reset Or Return
episode 28



Restoran bahagia


Sesampainya di restoran, christian, indra dan syifa pun di sambut pelayan restoran


"Selamat datang tuan muda, silakan masuk" ujar pelayan sopan


"Siapkan ruang VIP untuk saya dan teman-teman saya" perintah christian


"Baik tuan muda" ujar pelayan tersebut pamit dari hadapan christian


Sementara itu indra dan syifa pun tertegun dengan christian karena sikap christian sangat berbeda dan juga melihat restoran itu yang memiliki gaya klasik namun terlihat mewah.


"Kalian mau sampai kapan berdiri di situ?? Aku tidak ingin resto ini sepi pelanggan karena melihat pajangan seperti kalian" ujar christian pada indra dan syifa yang membuyarkan lamunan mereka seketika


Mereka pun langsung mengikuti christian ke dalam ruangan khusus yang sudah di pesan oleh christian. Setelah di dalam ruangan, para pelayan pun memberikan pelayanan terbaik mereka kepada tuan muda mereka.


"Pesanlah apa yang kalian inginkan" ujar christian sambil memilih menu


"Apa saja chris?? Serius ini?? Ini harganya di atas rata-rata chris" pertanyaan indra yang membuat christian kesal


"Katanya tadi minta yang mahal, sudah di bawa ke tempat mahal protes. Udah pesan aja ndra nggak usah kaya netizen nyinyir banyak komen tenang aku yang bayar. Ka syifa juga nggak usah sungkan pesan aja kak" ujar christian


"Ok chris dengan senang hati" ujar syifa


"Santai aja kali chris nggak usah ngegas" ujar indra


"Aku lagi duduk kecebong hanyut bukan lagi ngegas. Ih nih anak lama-lama aku sentil ginjalnya pesan makanan aja ribet amat" cerocos christian


"Iya-iya bawel" balas indra


Setelah itu mereka memesan makanan. Sekitar 15 menit kemudian makanan yang mereka pesan akhirnya sampai ke meja mereka


"Silakan di nikmati tuan muda, tuan dan nona" ujar pelayan


Christian pun hanya mengangguk


"Terima kasih mbak" ujar indra dan syifa


"Sama-sama tuan, nona. Kalau begitu saya permisi tuan muda" pelayan itu pun keluar setelah menyelesaikan pekerjaannya


"Silakan di nikmati makanannya kalau kurang kalian bisa pesan lagi dan sekalian nanti bungkuskan buat sita juga" ujar christian dan indra serta syifa pun mengangguk dan segera memakan makanan di depan mata mereka. Di sepanjang mereka makan hanya berbunyi sendok dan garpu sampai akhirnya mereka selesai makan. Hanya tinggal beberapa cemilan dan makanan penutup di atas meja


"Eemm chris resto ini punya kamu yah?? Soalnya tadi aku dengar mereka manggil kamu tuan muda" tanya indra yang membuat christian menghentikan memakan puding yang ada di hadapannya


"Bukan, ini salah satu usaha milik papah" ujar christian


"Yaelah itu sama aja chris punya kamu, kan kamu anaknya papah kamu" ujar indra


"Tapi tetap aja bukan punyaku ndra kan yang bangun ini resto papah bukan aku" ujar christian tak mau kalah


"Hadeh capek debat sama kamu chris bisa-bisa lapar lagi aku" ujar indra


"Lapar ya tinggal pesan lagi lah. Nggak usah di buat ribet ndra" ujar christian


"Sebenarnya kamu ini siapa chris" tanya syifa karena penasaran dengan christian yang dya rasa mempunyai sejuta kejutan


"Saya, saya ya manusia lah kak. Emangnya dya nih kecebong hanyut" ujar christian sambil menunjuk ke arah indra


"Eh titisan firaun aku udah diam yah jangan cari masalah deh. Mau tulang rusukmu ku ganti tulang ayam hah" ucap indra sambil memegang tulang paha ayam yang menjadi cemilannya


"Chhrriissttiiaann, saya juga tau kalau kamu manusia bukan makhluk halus" kesal syifa


"Ahahahaahha santai ndra becanda. Nah itu kaka tau eheheh" ujar christian terkekeh


"Tau lah chris terserah" ujar syifa merajuk


"Saya cuma manusia biasa kakak. Yang terlahir dari seorang mamah yang berdarah indo jerman dan papah yang berdarah jerman. Mamah saya udah meninggal 5 tahun yang lalu di jerman dan papah beliau sibuk dengan pekerjaannya karena papah punya banyak usaha mulai dari properti, perhotelan, restoran dan masih banyak lagi yang pusatnya di jerman dan sudah memiliki  cabang hampir di seluruh dunia" ujar christian menjelaskan


"Aapppaaa" ujar indra dan syifa yang tergangga


"Santai aja kali ahahaha ntar lalat pada bangun sarang lagi di mulut kali kalau terus mengangga kaya gitu lagian itu juga usaha punya papah bukan punya aku ehehehe" ujar christian terkekeh


"Terus kok kamu di sini chris?? Kenapa nggak kuliah di jerman?? bukan kah banyak orang yang ingin kuliah di luar negeri?? tapi kamu justru kuliah si sini" Tanya syifa


"Eemm kenapa yah kak??" Christian bertanya balik


"Saya nanya kamu kok kamu malah nanya balik sih 😕😕 dasar aneh" sewot syifa sambil menyedot lemon teanya


"Sebenarnya saya bingung mau kemana kak. Ujar christian tertunduk sedih. Kalau saya terus di jerman kenangan bersama mamah akan terus terputar bagai film yang tidak berhenti kak. Tapi kalau saya di indonesia pun bayangan syila terus ada kak. " ujar christian sendu


"Lah terus kenapa kamu malah kesini" ujar indra yang ikut bertanya


"Karena aku akan mencari siapa yang membuat syila pergi dan akan membuat dya harus membalas apa yang di alami syila" ujar christian dengan mata yang banyak menyimpan amarah dan kesedihan itu


"Chris, syila nggak akan suka jika kamu membalas apa yang di alami syila. Itu semua sudah takdir Tuhan. Saya dan keluarga saya pun sudah ikhlas akan kepergian syila" ujar syifa yang meneteskan air mata


"Tapi saya hanya ingin siapa yang membuat syila kak. Jika saya tidak bisa membalas maka biarkan saya menyelidiki siapa dalang dari semua ini" ujar christian sendu


"Jadi bisa kamu lanjutkan kembali tentang teror itu hingga membuat syila pergi??" Tanya indra


Christian pun mengangguk dan mulai melanjutkan ceritanya


**Bersambung. . . .


kita mengulang kisahnya christian dulu yah soalnya kejadian di masa yang akan datang antara christian dan sita tentunya berhubungan dengan cerita di masa lalunya christian dengan syila😊😊 dan ini semua masih awal aku mau cepetin tetap nggak bisa karena akan ada seseorang yang sebenarnya yang menjadi akar permasalahan ini eheheeuehe siapa yah kira-kira**


ikuti terus kisahnya yah


jangan lupa like, komen dan vote aku yah


kalau ada yang typo mohon maaf


terima kasih