Reset Or Return

Reset Or Return
episode 14



Setelah selesai makan di kantin, sita dan syifa pun segera kembali ke posko registrasi maba. Di tengah perjalanan sita bertanya kepada syifa


"Fa, aku mau tanya sesuatu sama kamu" ujar sita


"Iya ta mau tanya apa" ujar syifa yang menoleh ke arah sita


"Eemm kok bisa tadi christian ucapin terima kasih sama kamu pas di taman?? Emangnya kamu habis bantuin dya yah??" Ujar sita yang penasaran


"Oh soal itu, jadi ta gini cerita" ujar syifa yang mulai bercerita


Flashback on


"Duh sita mana sih?? Katanya ke kamar mandi, kok lama amat yah" ujar syifa yang gelisah karena sita belum kembali


Sambil memainkan ponselnya syifa terus menunggu sita yang tidak kunjung datang. Sampai ada orang yang menyapanya yang membuat syifa mendongkak ke orang tersebut


"Permisi kak, kakak temannya kak sita kan?? Saya christian kak. Saya mau tanya kak, kakak ada ketemu sama kak sita nggak hari ini" ujar christian


"Ada, malahan saya berangkat sama dya dek tapi pas di parkiran kami berpisah karena si sita pengen ke toilet jadinya saya duluan tapi sampai sekarang dya belum balik ini dek dari kamar mandi" ujar syifa yang menjelaskan kepada christian


"Eemm gitu yah kak. Tadi saya sempat ketemu sama kak sita dan temannya pas saya panggil eh kak sita malah lari kak menghindari saya. Bahkan chat saya dari tadi nggak di balas sama kak sita. Jadi saya bingung kak karena sepertinya kak sita marah sama saya kak" ujar christian


"Marah?? Karena apa memang?? Kamu ada buat salah sama sita dek?? Tanya syifa yang penasaran


"Nah saya juga bingung kak. Habis saya anterin tahu tek-tek kak sita udah nggak bales chat saya" ujar christian yang bingung


"Eemm kamu merasa ada buat salah nggak sama sita?? Karena biasanya sita nggak akan marah kalau nggak ada alasan" ujar syifa


"Saya nggak ada buat salah sih kak. Tadi malam itu saya cuma beliin kak sita tahu tek-tek sama kasih kertas aja supaya kak sita makan dengan lahap karena kaka kurang gizi dan saya pun sebenarnya cuma bercanda aja kak tentang isi kertas itu" ujar christian yang coba mengingat kejadian tadi malam


"Apa jangan-jangan sita marah karena di katain kurang gizi yah dek. Karena tadi malam itu sita bete banget setelah baca kertas kamu" ujar syifa yang menerka-nerka


"Hah iya kah kak?? Duh saya padahal bercanda aja kok malah jadi kaya begini yah" ujar christian yang merasa bersalah


"Pantesan tadi pagi mood sita jelek banget dek sampai kamu telpon pun dya nggak angkat" ujar syifa


"Kok kaka tau kalau saya nelpon kak sita" ujar christian yang penasaran


"Karena tadi malam saya nginap di kost sita dek jadi ya wajarlah saya tau" ujar syifa


"Oh begitu. Jadi gimana ini kak?? Saya merasa bersalah sama kak sita. Saya mau minta maaf sama kak sita tapi kak sitanya aja menghindar" ujar christian yang frustasi


"Haduh kamu ini dek, becanda kelewatan" ujar syifa yang menggelengkan kepala melihat christian


"Ya maaf kak saya juga nggak akan menduga kalau begini ceritanya. Kak bantuin saya kak cuma kakak yang bisa bujuk kak sita buat ketemu sama saya" ujar christian yang memohon


"Kok perasaan saya nggak enak yah kak. Kakak nggak suruh atau minta yang aneh-aneh kan kak" ujar christian yang ngeri melihat tatapan syifa


"Ya nggak lah cukup kamu yang aneh sama sih nggak aneh. Eemm kalau saya berhasil nemuin sita dan kalian damai saya mau minta sesuatu sama kamu. Gimana kamu setuju??" ujar syifa yang menatap christian dengan tajam


"Ya kakak minta apa dulu?? Kalau kakak minta saya bangunin candi ya saya nggak bisa karena saya hanya manusia biasa yang tidak punya kekuatan seperti jaka tarub" ujar christian yang mendramatis


"Kok jaka tarub sih dekπŸ˜’πŸ˜’ bandung bondowoso kali. Makanya jangan kebanyakan tebar pesona jadi orang. Ganteng-ganteng kok oon" ujar syifa yang membuat christian ngengir kuda


"Nanti aja pas misi saya berhasil saya minta permintaan sama kamu" ujar syifa


"Oh kalau gitu semoga kakak nggak berhasil" gumam christian yang masih terdengar oleh syifa


"Ya udah kalau kamu nggak mau damai sama sita sih nggak apa-apa" ujar syifa yang tersenyum mengejek


"Eh jangan dong kak. Okok kalau saya dan kak sita damai nanti kakak boleh minta apa aja sama saya asal jangan candi" ujar christian yang menyerah


"Yang mau minta candi juga siapa sih dek. Ok kalau gitu saya cari sita sekarang dan kamu tunggu di taman belakang nanti kita ketemu di sana" ujar syifa


"Ok deh kak kalau gitu. Terima kasih yah kak kalau gitu saya permisi dulu" pamit christian


Flashback off


"Jadi gitu ta ceritanya. Terus aku cari kamu deh untung ketemu kalau sampai nggak aku nggak dapat sesuatu dari christian" ujar syifa yang senang


"Emangnya kamu minta apa fa??" Tanya sita


"Ih kepo aja kamu. Suka-suka aku lah mau minta apa. Mau minta warisan juga boleh" ujar syifa dengan polos


"Sembarangan betul anak ini kalau ngomong. Jangan minta yang aneh-aneh yah kamu fa" ujar sita yang memperingatkan


"Iya ta iya aku masih sadar diri ta kalau minta ya kecuali kalau aku lagi kalap" ujar syifa dengan senyum horornya


Sita pun hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan sahabatnya itu. Dan mereka pun sampai ke posko maba membantu teman-teman dan maba hingga sore menjelang


**Bersambung. . . .


kira-kira apa yah yang akan di minta syifa?? penasaran?? ikuti terus kisahnya


jangan lupa like, komen dan vote yah


kalau nemuin kalimat typo mohon maafπŸ˜„πŸ˜„πŸ˜…πŸ˜…**