
jika menemukan ada yang typo mohon maaf yah 😊😊
Setelah di dalam kost sita pun segera membersihkan diri. Setelah sita membersihkan diri, sita pun langsung tidur karena sita pusing dengan kejadian dengan christian tadi. Syifa yang melihat sita bertingkah aneh pun heran karena sewaktu sita pergi dengan christian semua baik-baik saja namun setelah sita pulang sita seolah malas untuk berbicara. Syifa yang melihat sita pun tidak bertanya karena syifa tau jika sita sedang dalam mode diam maka langkah yang paling benar adalah mendiamkan.
***************
Pagi pun menjelang. Hari ini akan di adakan pertemuan dengan mahasiswa baru untuk sekedar bersilaturahmi. Sita sebenarnya sangat malas untuk pergi ke kampus tapi karena indra menghubunginya dan mengatakan ada sesuatu yang ingin di bicarakan mau tidak mau sita pun harus pergi ke kampus dan tentu saja sita masih dalam mode diamnya yang membuat syifa akhirnya bertanya dengan sita
"Kamu kenapa sih ta?? Ada masalah?? Semenjak kamu habis jalan sama christian jadi diam begini. Kamu nggak di apa-apain sama dya kan" tanya syifa dengan nada hati-hati dengan sahabatnya yang lagi sensitif itu
"Aku nggak apa-apa fa, aku nggak di apa-apain kok sama christian" ujar sita yang sambil bersiap-siap
"Kalau ada masalah cerita aja ta jangan di pendam selagi aku bisa bantu aku akan bantu kok" ujar syifa yang menepuk bahu sita
"Iya fa nanti aku pasti cerita kok cuma nggak sekarang" ujar sita yang membuat syifa hanya bisa menghela nafas.
Lalu setelah bersiap-siap, sita dan syifa pun berangkat ke kampus. Di sepanjang jalan sita pun diam terus memikirkan kejadian tadi malam saat christian menyatakan perasaannya. Sampai saat sudah berada di parkiran pun sita tidak menyadarinya sampai syifa menyuruhnya turun dari motor barulah sita tersadar.
Saat sita dan syifa turun dari motor, pada saat itu juga christian baru datang dengan motor besarnya dan itu membuat sita terkejut begitu pun dengan christian. Christian berusaha mencairkan suasana dengan menyapa namun hanya syifa yang membalas sapaan christian sementara sita langsung pergi begitu saja tanpa membalas sapaan christian
"Kenapa dya malah menghindar begitu yah??" Batin christian yang bingung melihat tingkah sita
"Eh dek, kamu apain sita?? Semenjak dya habis jalan sama kamu dya jadi begitu" tegur syifa
"Saya nggak apa-apain kak sita kok kak ya tadi malam kami makan habis makan kami pulang udah gitu aja kak" ujar christian yang sedikit berbohong
"Eemm ya udah deh itu juga urusan kalian berdua jadi kalian juga yang harus menyelesaikannya dan kalau udah selesai urusan kalian baru deh saya tagih janji kamu hohohho" ujar syifa yang tertawa jahat
"Iya kak iya saya ingat nggak usah gitu juga kali mukanya 😒😒 udah kaya psikopat aja" ujar christian
"Apppaaa, kamu bilang apa barusan christiaan" ujar syifa yang melotot ke arah christian
"Eh nggak-nggak kak saya becanda aja. Kalau gitu saya permisi kak soalnya saya masih sayang nyawa saya" ujar christian yang langsung kabur
"Chrisssstiiiaaaannn awas yah kamu" teriak syifa yang kesal dengan christian
"Itu bukannya kak sita sama indra yah?? Ngapain mereka jalan berdua terus itu bareng lagi" batin christian yang kesal melihat keduanya
Saat christian hendak menyusul sita, tiba-tiba siska datang dari arah belakang dan langsung memeluk christian yang membuat christian kaget dan berusaha melepaskan pelukan siska
"Apaan sih ka, ini tempat umum buat malu aja" ujar christian yang melepaskan pelukan siska secara paksa dan langsung pergi
Syifa yang melihat kejadian itu pun lantas terkejut dan langsung menghampiri siska
"Aduh kasihan banget sih di tinggalin gitu aja. Makanya jadi cewek jangan terlalu gatal. Kebanyakan makan ulat bulu yah?? Begitu lihat yang bening langsung main nyosor aja" ujar syifa dengan nada menggejek
"Eh itu mulut di sekolahin nggak sih?? Ngomong main asal jeblak aja" ujar siska sinis
"Eh ulat bulu bukan mulut yang di sekolahin tapi diri yang di sekolahin biar pinter biar punya tata krama yang baik nggak kaya kamu" ujar syifa sambil menunjuk ke arah wajah siska
"Muka doang yang bagus tapi kelakuan kaya orang kurang perhatian dan kasih sayang. Aku yang jomblo aja nggak segatel kamu" ujar syifa yang langsung pergi karena malas melihat wajah ulat bulu
"Eh kamu ngomong apa barusan?? Jaga yah itu mulutmu" teriak siska
"Serahmu deh ulat bulu. Bbbooddooo ammmaattt" teriak syifa
"Kamu dan temanmu itu mencari masalah denganku. Aku nggak akan pernah lepaskan kalian sampai kapanpun" batin siska yang langsung pergi karena dirinya sudah menjadi pusat perhatian
Sementara itu sita dan indra pun duduk berdua di taman dan kedua pun saling diam dengan waktu yang cukup lama
**Bersambung. . . .
kira-kira apa yah yang di bicarain sita dan indra
penasaran?? ikuti terus kisahnya
jangan lupa like, kritik dan saran yah terus jangan lupa vote aku
thank you 😙😙**