
Di saat semua luka telah terukir sebab perihal cinta terlalu dalam, maka di situlah titik penyesalan muncul
Namun, semua itu hanya di tutupi dengan segaris senyuman di bibir yang menjadi pembungkus akan penyesalan yang berusaha di sembunyikan
Begitulah aku yang sekarang tengah menutupi penyesalan itu akibat ulahku sendiri yang terlalu mencintaimu sangat dalam dan aku lupa bahwa aku hanya tempat persinggahan sementaramu saja tidak lebih
Di setiap malam penyesalan itu semakin jelas di kepalaku yang mengatakan bahwa cinta terlalu dalam itu adalah sesuatu yang salah
Namun aku berfikir apakah cinta yang tulus itu merupakan sebuah penyesalan??
Apakah cinta tulus itu merupakan sesuatu yang salah ??
Apa yang harus di salahkan dan siapa kah yang harus di salahkan
Dan apakah penyesalan dan ketulusan dapat di bedakan atau justru sama
Di sinilah semua kisah ini berawal kisah yang dimana terciptanya sebuah ketulusan sekaligus penyesalan dariku orang yang telah kamu jadikan tempat persinggahan untuk sementara
apakah kisah ini berakhir bahagia hanya Allah dan takdir yang akan menentukkan
di sinilah aku berada di kota malang untuk melanjutkan studiku di salah satu kampus di sana. jurusan pendidikan fisika yang menjadi pilihanku karena sejak dari SMA aku sangat menyukai mata pelajaran ini dan aku sangat ingin menjadi guru suatu saat nanti. yah cita-cita yang mulia bukan yang di mana menjadi seorang guru harus mempunyai kesabaran yang sangat tinggi dalam menghadapi siswa nantinya. aku pun tidak menyangka aku dapat kuliah di universitas di kota malang karena aku bukanlah berasal dari keluarga yang kaya
ayahku hanya seorang pedagang dan ibuku ibu rumah tangga dan aku dapat kuliah pun tidak terlepas dari beasiswa yang ku dapatkan.
hari ini, aku berangkat dari kotaku yaitu kota bontang. kota kecil yang ada di kalimantan timur walaupun kota kecil kotaku ini penghasil minyak dan pupuk terbesar di indonesia loh ya walaupun masih belum banyak mengenal kotaku karena di malang nanti aku akan mengenalkan kotaku kepada semua orang 😊😊
aku pun berpamitan dengan mama. airmataku pun tak sanggupku tahan karena aku harus berpisah dengan keluarga tercinta dan hidup jauh di pulau orang mama dan ayahpun tak sanggup menahan airmata
bapak: nak, jikalau sudah sampai di sana segera kabari kami yah
aku : iya ma, pak sita jalan dulu yah pasti kok nanti sita kabari kalian. sita berangkat yah assalamualaikum wr.wb
mama dan bapak : waalaikumsalam wr.wb
dengan langkah berat aku pun berangkat menuju kota malang dengan membawa restu dari orang tuaku. perjalanan bontang ke malang bukanlah perjalanan yang dekat. aku harus ke bandara samarinda dahulu lalu naik pesawat selama kurang lebih satu jam ke surabaya lalu naik travel lagi selama kurang lebih 2 jam. singkat cerita aku sudah sampai ke malang dan akupun sudah ada di kostku yang sebelumnya temanku sudah mencarikan kost agar aku bisa langsung istirahat dan tidak lupa aku sudah mengabari orang tuaku jika aku telah sampai di kota malang
hari ini, hari pertama aku kuliah. senang sekali rasanya karena begitu banyak teman dari berbagai daerah. dan akupun bicara seperlunya saja karena aku belum terlalu akrab dengan mereka sampai ada seorang perempuan yang menyapaku dan dya pun memperkenalkan dirinya
syifa : hai, perkenalkan namaku syifa namamu siapa?
aku : namaku sita
syifa : hai sita senang bertemu denganmu aku lihat kamu begitu pendiam yah hehehe
aku : ah tidak aku hanya belum akrab saja
syifa : kalau begitu kamu harus jadi temanku. okay, ayok aku ajak kamu keliling kampus ini
aku : wah benarkah aku senang sekali jika kamu ingin jadi temanku kalau begitu ayok aku akan mengikutimu
itulah hari pertamaku di kampus bersama teman baruku dan inilah ceritaku