
-kamu hadir secara tiba-tiba melalui pertemuan yang tidak di sengaja. Aku sangat senang bisa melihatmu namun aku juga sedih melihatmu karena kamu telah mengingkari janjimu denganku- sita nur khasanah
"Ka-kaammuu, kamu indra kn" ujarku memastikan orang di depanku
"Si-sita ini kamu?? Kamu apa kabar?? Udah lama kita gk ketemu" ujar orang itu
Indra perdana saputra. Dya adalah kka kelasku di SMA, sebenarnya umurku dan umur indra tidak berbeda jauh. Namun indra lebih dulu masuk sekolah jadi dya berada satu tingkat di atasku. Namun aku tidak memanggilnya kka karena aku sudah lama mengenalnya karena kami pernah bertetangga. Di saat masuk ke bangku kuliah indra dan keluarga memutuskan untuk pindah ke pulau jawa karena ayah indra di pindah tugaskan ke sana tapi aku tidak tau jika indra tinggal di malang karena sejak lulus SMA aku dan indra sudah tidak berkomunikasi lagi dan aku tidak tau apa sebabnya indra memutuskan komunikasi kami
"Ta kamu kuliah di sini" tanya indra yang membuyarkan lamunanku
"Eh iy-iya ndra aku kuliah di sini. Kamu kuliah di sini juga" ujarku bertanya balik ke indra
"Iya ta cuma aku kuliah di fakultas MIPA aku di sini lagi mau ketemu samaa. . ." Ucapan indra terputus karena ada seseorang yang memanggilnya
"Sayang kok kmu di sini" sontak aku dan indra pun menoleh dan ternyata dya adalah risa
"Sayang???" batinku
"Kamu di sini ternyata, aku dri tdi hubungin kamu tpi gk ada respon dri kamu karena itu aku masuk ke sini buat cariin kmu dan akhirnya aku bertemu dengan sita" ujar indra
"Maaf yah sayang hpku di silent jdi pas kmu hbngin ak gk kedengeran karena aku lgi ngejar teman aku ini. Eh btw kamu kenal sama sita" tanya risa yang sambil melihatku
"Iya sayang aku kenal sita karena dya adik kelasku pas SMA dan kami pun bertetangga pas aku masih tinggal di kalimantan" ujar indra
"Oalah gitu toh. Eh ta tangan kmu kenapa kok luka??" Ujar risa yang kaget melihat tanganku
"Oh ini- ini gpp kok sa tdi cma kegores sedikit" ujarku
"Duh maaf yah ta gara-gara aku menabrakmu kmu jadi jatuh dan terluka"ujar indra merasa bersalah
"udahlah sa gk usah nnti juga lukanya kering sendiri kok. lagian juga ini kn cuma luka kecil aja" ujarku yang sebenarnya aku ingin menghindari indra
"jangan begitu ta. walau kecil tetap aja yang namanya luka kalau tidak di obati nnti infeksi" ujar indra
"iya ta. udh ayo kita ke uks sekarang obatin luka kamu" ujar risa yang mengajakku ke uks
Akhirnya dengan pasrah aku pun mengikuti risa dan indra ke uks. Walau begitu banyak pertanyaan di kepalaku tentang hubungan risa dan indra.
Dan saat aku,risa dan indra hendak ke uks tiba-tiba ada ada yang memanggilku. Saat aku melihat orang yang memanggilku aku pun terkejut dan aku pun langsung berlari sambil mengenggam tangan risa
"Ta, ta kok kita lari sih, it dya manggilin kmu ta" ujar risa
"Biarin aj sa aku lgi malas ketemu dya" ujarku yang sambil berlari
Indra yang kebingungan pun ikut berlari juga bersamaku dan risa.
Siapa kah orang yang memanggil sita???
Bersambung. . . . .
hai hai semua
ikuti terus yah kisah sita
jangan lupa like, komen dan saran yah
terus habis itu vote aku deh biar aku makin semangat nulisnya