
Akhirnya sita dan syifa pun sampai ke kost sita setelah hampir satu jam mereka melakukan perjalanan karena harus membeli obat syifa dan juga membeli makan untuk nanti malam.
Malam pun tiba sita dan syifa sudah selesai dengan makan malam mereka. Saat sita membaringkan dirinya di kasur, tiba-tiba ponselnya berdering menandakan chat masuk
Christian : "selamat malam sayang, kamu lagi ngapain??"
Sita yang membacanya pun seketika wajahnya memerah "apaan sih manggil sayang-sayang" batin sita. Syifa yang melihatnya pun merasa aneh. "Ini anak kenapa senyum-senyum sendiri yah" batin syifa. Karena penasaran akhirnya syifa pun bertanya
"Ta kamu masih waras aja kan. Perasaan aku yang sakit kok kamu yang gila hahaha" ujar syifa yang membuat sita melirik tajam yang membuat syifa seketika berhenti tertawa
"Biasa aja kali lirikannya ta itu mata udah mau keluar tau" ujar syifa sambil terkekeh
"Serahmu fa serraahh. Kamu juga tadi sore senyum-senyum nggak jelas" ujar sita kesal
Syifa pun terdiam dan kembali mengingat kejadian tadi siang. "Aku nggak mungkin kasih tau sita kalau sekarang dya lagi dalam bahaya pasti dya akan kepikiran. Tapi siapa yang mengirimkan surat itu. Pengirim surat itu persis dengan pengirim surat 5 tahun lalu. Aku nggak akan biarkan orang itu melukai sita. Tapi salah sita apa?? Setauku sita tidak pernah mencari masalah kepada siapa pun" batin syifa
Kepala syifa terus memikirkan si pengirim surat tadi sore dengan pertanyaan begitu banyak di kepalanya membuat sita yang melihat sahabatnya melamun pun menegurnya
"Kamu kenapa fa?? Ada masalah??" Tanya sita
"Eemm nggak ada kok ta. Tidur yok ta aku capek banget dan kepalaku pusing" ujar syifa yang mengalihkan pembicaraan. Dan sita pun mengangguk lalu mereka pergi ke alam mimpi masing-masing
**********************
Sementara di kamar christian
"Udah yah aku mau tidur dulu udah ngantuk" bunyi chat sita yang akhirnya membuatnya pun hanya pasrah. Namun tiba-tiba christian terdiam karena dya mendapatkan surat sama dengan isi surat 5 tahun lalu yang membuat hidupnya berubah
Flashback
"Su-surat ini...." ujar christian yang nyaris tak bersuara
"Siapa yang mengirim surat ini?? Surat ini persis dengan surat 5 tahun lalu. Yang membuat syila pergi dari hidupku untuk selamanya. Berarti selama ini orang itu ada di sekitarku. Apa yang harus aku lakukan?? Aku nggak mau sita bernasib sama seperti syila. Tapi aku juga tidak bisa diam saja" batin christian
Flashback off
Lama christian terdiam, "apa aku harus memberitahu sita yah, ah jangan-jangan yang ada nanti dya terbebani dengan ancaman ini eem apa aku harus memberitahu syifa, oohh jangan-jangan dya kan belum tau aku jadian sama sita bisa-bisa nanti aku di introgasi lagi sama dya. Duh jadi siapaaa" ujar christian yang berbicara sendiri sambil menepuk-nepuk kepalanya dengan bantal
"Yyaahh aku tau, aku harus menghubungi siapa hehehehe" ujar christian tersenyum misterius
Setelah itu dya mengambil ponselnya lalu mencari sesuatu di benda pipih itu. Setelah mendapatkan apa yang di cari, christian langsung menghubungi orang tersebut
"Hallo aku christian dan aku pengen ngomong penting sama kamu. Temui aku besok siang di taman kampus. Oke dan bye" ujar christian yang berbicara dan langsung mematikan ponselnya tanpa menunggu jawaban dari orang yang di telponnya.
**Bersambung. . . . .
Ikuti terus kelanjutannya yah
jangan lupa di like, komen dan vote yah
terima kasih 😊😊😊**