Reset Or Return

Reset Or Return
episode 13



"Duh syifa di mana yah??" Ujar sita


Sita pun mencari syifa di seluruh kampus namun nihil. Sampai akhirnya sita pun menemukan syifa. Di mana lagi kalau bukan di kantin. Setelah melihat syifa sita pun bergegas ke meja syifa. Namun, pada saat sita berjalan, tiba-tiba sita di tabrak oleh seseorang wanita dan keduanya pun terjatuh begitupun makanan yang di bawa oleh orang itu pun terjatuh di lantai dan semua orang yang ada di kantin pun sontak menoleh ke arah sita dan seseorang itu


"Duh punya mata nggak sih?? Kalau jalan itu mata di pakai" ujar orang itu yang memarahi sita


"Eh mbak, mbaknya aja kali yang jalan nggak lihat-lihat, jelas-jelas mbak yang nabrak saya kok jadi mbak yang marah-marah sih" ujar sita yang juga kesal


"Mbak-mbak. Aku bukan mbakmu dan yang jelas kamu yang salah. Sekarang ganti semua makananku yang udah kamu jatuhi" ujar wanita itu


"Ini orang yang nabrak siapa kok jadi aku yang di suruh ganti makanan dya" batin sita


"Kenapa kamu diam hah kamu nggak denger apa yang aku bilang" ujar wanita itu


Syifa yang mendengar ada keributan itu pun langsung berlari untuk melihat siapa yang mengganggu jam makan siangnya


"Sita" ujar syifa yang tanpa bersuara


"Enak aja kan mbak yang salah jalan nggak lihat-lihat mbak pikir ini jalanan mbak apa" ujar sita yang sudah mulai emosi


"Kamu nggak mau ganti hah" ujar wanita itu yang maju hendak menampar sita


Namun pada saat wanita itu hendak maju menampar sita dan syifa pun hendak maju menolong sita, tiba-tiba ada seseorang yang terlebih dahulu mencegat wanita itu


"Jangan sekali-kali kamu berani menyentuh wajahnya dengan tangan kotormu itu siska" ujar christian yang bernada dingin dan wajah datar


"Christian. Ta-pi ta-tapi dya yang salah. Dya yang nabrak aku duluan" ujar wanita yang bernama siska


"Jelas-jelas aku lihat dari jauh kamu yang nabrak sita lalu sekarang kamu salahin sita?? Kalau jadi orang itu nggak usah pembohong" ujar christian yang bernada dingin


Setelah mendengar perkataan christian yang menusuk, siska pun melepaskan diri secara paksa dari christian. Dan dya pun pergi sambil melihat sita dengan tatapan tajam


"Awas aja kamu, kamu udah berani berurusan denganku maka kamu nggak akan pernah tenang setelah ini. Apalagi kamu dekat dengan christian. Nggak ada wanita yang boleh dekat dengan christian. Siapapun yang mendekatinya akan ku buat menderita secara perlahan" batin siska


Fransiska Anastasya adalah seorang yang kaya raya. Ayahnya memiliki perusahaan yang memiliki banyak cabang di seluruh indonesia. Yang membuatnya bergelimang harta. Karena dya merasa uang adalah segalanya maka siska memiliki sifat sombong dan suka memerintah orang yang menurutnya memiliki derajat di bawahnya. Siska adalah teman christian sejak kecil karena orang tua christian dan siska bersahabat. Siska menyukai christian sejak kecil namun christian hanya menganggapnya sebagai adik tidak lebih. Dan siska pun tidak menerima kenyataan itu. Karena ambisinya yang menyukai christian, siska pun tidak segan untuk menyingkirkan siapa saja wanita yang mencoba mendekati christian dan itu membuat christian perlahan jengkel dan menjauhi siska. Namun siska akan tetap mengejar christian sampai kapanpun


"Kka gapapa??Apa kaka terluka???" Ujar christian yang khawatir dengan sita


"Saya nggak apa-apa kok dek, terima kasih yah untung aja ada kamu tadi. Dya teman kamu yah" tanya sita dengan hati-hati


"Iy-iya kak dya teman saya dari kecil tapi sekarang saya sudah tidak akrab lagi dengannya" ujar chistian


"Karena. . . ." Ucapan christian terpotong karena syifa menhampiri kami


"Ta kamu nggak apa-apa kan ta?? Kalau tadi nggak ada christian cabe-cabean itu pasti udah habis sama aku" ujar syifa yang terlihat emosi


"Udah fa udah lagian orangnya juga udah pergi udah berlalu juga" ujarku yang berusaha menenangkan syifa


Setelah kejadian itu pun orang-orang yang ada di kantin kembali menjalankan aktivitasnya masing-masing dan christian pun berpamitan dengan sita dan syifa


"Eemm kalau kaya gitu saya permisi yah kak jangan lupa nanti malam" ujar  christian yang langsung pergi dari Kantin


Sita pun hanya mengangguk dan tersenyum sambil melihat christian yang perlahan menjauh meninggalkan kantin. Setelah christian tidak terlihat lagi, syifa pun menarik tangan sita dan membawanya ke meja makan. Ada begitu banyak pertanyaan di kepala syifa tentang sahabatnya ini.


"Kamu nanti malam mau kemana ta sama christian" selidik syifa


"Ya aku mau pergi makan sama dya sebagai ucapan minta maaf dya ke aku" ujarku yang heran dengan syifa


"Kamu kenapa sih kok kaya curiga sama aku"ujarku yang kesal karena tatapan sita yang mengintimidasi


"Kamu nggak ada hubungan spesial dengannya kan ta" pertanyaan syifa membuatku terkejut sontak aku pun langsung memukul bahu syifa


"Aduh ta sakit ini bahu ta bukan tembok main pukul-pukul aja" protes syifa


"Habisnya kamu ngomong sembarangan aku nggak ada hubungan apa-apa sama dya😒😒" ujar ku yang kesal


"Oh baguslah kalau begitu" ujar syifa


"Ya udah aku mau pesan makanan dulu lapar karena ada drama tadi" ujarku yang berdiri hendak memesan makanan


Setelah makanan yang di pesan sita datang, sita pun langsung melahap makanannya begitu pun dengan syifa yang melanjutkan makan yang sempat tertunda tadi. Sita dan syifa pun saling bercanda dan bercerita di sela-sela makan tanpa ada gangguan dari siapa pun


**Bersambung. . . . .


ikuti terus yah kisahnya sita dan jangan lupa like, komen, dan sarannya yah


kalau ada kata-kata yang typo ya mohon maaf😅😅


jangan lupa vote aku yah**