
Tekan bintang please.....
Happy reading
Pintu itu terbuka ,
Dia harus menyiapkan hatinya dan mental nya . Ini satu satunya tiket bertemu shofie , istrinya . Ini bulan november , udara di chicago sangat dingin , dan dia harus menghirup udara itu dalam dalam .
" son , papa tahu kamu sangat frustrasi untuk bertemu istrimu ..."
" nak , Thomas akan membunuh kita bertiga kalau terjadi sesuatu dengan Isabelle " telapak tangan ibunya yang terbungkus sarung tangan tebal menyentuhbahunya lembut .
" aku tahu..." jason menghela nafas "tapi cuma ini satu satunya cara..."
" yeah , can i help you ? " seorang wanita kulit hitam menyapa ramah padanya , postur badannya yang gemuk mengingatkan jason dengan mbok Siti pembantunya di rumah .
" sir ...." wanita itu memandang aneh padanya lagi .
" um ...i'm sorry , Mrs.Jordan ada ? "
" sure ,...." belum sempat wanita itu melanjutkan ucapannya , sebuah suara mengintrupsinya .
" Who's that , Lottie ? " suara itu datang dari belakang wanita yang di panggil Lottie .
" some guests ma'am " jawab Lottie lembut . Seorang wanita seusia ibunya berdiri mensejajari Lottie , matanya menatapnya lalu arah pandangnya bergeser kebelakang untuk melihat orang tuanya . Wanita itu mengenali kedua orang tuanya lalu tersenyum sumringah dan sedikit terkejut .
" Itu kalian , Diana , Arsen " wanita itu berseru sambil menutup mulutnya tidak percaya , sahabat sekaligus besannya ada didepan pintu rumahnya .
" hai Belle , " kedua orang tuanya menyapa Belle dengan kikuk , entah apa yang sedang direncanakan Jason . Nekat dateng kerumah Isabelle yang notabene adalah ibunya Shofie . Kesehatan Belle sejak beberapa tahun belakangan sedang mengalami gangguan , jantungnya mengalami kelainan dan sudah sejak itu pula dia belum mendapatkan donor .
Belle melihat kearahnya dan langsung tersenyum " kau pasti Jason ? " dia tersenyum .
" yes mam, aku Jason " Belle memeluknya hangat .
" lihatkah kau telah berubah menjadi pria tampan " Belle memandangnya dari atas hingga kebawah .
" dan....dimana gadis nakalku ? " perasaan Jason seperti tercubit , dia juga sudah dua bulan ini tidak tahu dimana Shofie , dan sekarang mertuanya menanyakan Shofie padanya .
Diana dan Arsen saling melempar pandang , lalu beralih memandangnya .
" Jason , mana istrimu ? Apa dia sedang bersembunyi sekarang ? " tanya isabelle lagi .
" Belle itu.....kami......" Arsen tergagap tak tahu harus bicara apa kepada Belle . Sialan , apa yang di lakukan Jason , bagaimana jika Belle sampai kolleps .
" Dia bersama kelly " kata Jason santai dan tersenyum kepada mertuanya . Diana dan Arsen tak kalah sengit meliriknya , what the hell are you say ?????
" apa ? " Belle mengangkat sebelah alisnya .
" mmm maksudku , kelly tadi menjemput kami di bandara , dan shofie sekarang sedang bersamanya , katanya ingin jalan jalan sebentar " kata Jason santai , dia lega akhirnya kata kata itu keluar juga dari mulutnya . Dia tegang bagaimana reaksi ibu mertuanya , wanita itu geleng geleng kepala sambil tertawa lirih . Jason lega rencananya mulai berjalan lancar , semoga .
" huh , anak anak itu ....astaga , aku hampir lupa , ayo masuk , disini sangat dingin "
Setelah memastikan tamunya duduk nyaman di sofanya , Belle menginstruksikan Lottie , maidnya agar membuat kopi panas dan beberapa cemilan . Dia sibuk mondar mandir dengan ponsel ditangannya .
" apa yang kau lakukan Jason ??" Arsen bertanya sambil berbisik .
" papa tenanglah , sebentar lagi kita akan bertemu dengan Shofie " Arsen melotot kepadanya , tapi tidak membuat nyali Jason menciut sama sekali .
Jason memotong ucapan ayahnya " aku tahu , kau boleh menodongkan pistol ke kepalaku kalau sampai itu terjadi ..." Jason menelan ludahnya kasar , semoga itu tidak sampai terjadi ...pikirnya .
" Belle.... Duduklah ,kau harus menjaga kesehatan mu "
" oh Dian , Kelly tidak juga mengangkat telponnya ..." Diana berdiri dan menuntun Belle agar duduk dengan dirinya .
" kau bisa menelponnya sambil duduk Belle ..."
" oh dia mengangkatnya.....Kelly!? "
"Ibu? Aku sedang..."
" bawa pulang adikmu sekarang juga ! "
" apa !? Bagaimana ibu ??" gawat! Mungkinkah ibunya tahu ??
" bagaimana ibu tahu ?? Jason mengatakannya ..."
"Apa!! ******** itu !"
" hei ! Berhenti mengumpat di depan ibumu , young man . dasar anak nakal , adikmu baru sampai disini bukannya membawanya pulang kau malah mengajaknya berkeliling Chicago ?! "
" apa !!"
" berhenti mengulang kata yang sama Kelly , cepat bawa pulang adikmu , ibu merindukan Shofie , jangan membuat ibu menunggu , kau mengerti ? "
Tut. Tut...tut...
Kelly berkali kali mengumpat selama dalam perjalanan , entah apa yang sedang terjadi . Dia bahkan harus meninggalkan timnya disana , secepat kilat dia meluncur menuju pabrik furnitur milik ayah tirinya .
" Kelly ? Ada apa , kenapa kau menerobos masuk kantorku ? " Thomas sedang terlibat telpon serius dengan kliennya ketika dia masuk .
" kita harus pulang Thomas , sesuatu terjadi di rumah "
Thomas cemas dan langsung berdiri , pikirannya langsung tertuju pada isabelle istrinya ." apa yang terjadi pada ibumu Kelly ?! "
" oh tenanglah Thomas , ibu baik baik saja kurasa... Hanya saja Jason ada disana dan seperti nya dia mengarang cerita tentang kedatangannya .."
" Damn ! " Thomas langsung meninggalkan kantornya diikuti Kelly dari belakang ,
Tanpa perlu mengetuk pintu lagi , Thomas dan Kelly langsung masuk kedalam rumahnya dan mendapati 3 orang tamu dirumahnya .
" Arsen , Diana ? Kalian juga disini ??" mereka semua menoleh kearah Thomas yang masih berdiri , kemudian Kelly muncul di belakangnya .
Belle berdiri untuk menyambutnya " mana adikmu Kelly ...."
Kelly benar benar gugup apa yang dia akan katakan ? " mmm...itu....." keparat ! Kelly melirik Jason yang dudukdiam disana , si pembuat masalah itu , Kelly bersumpah akan meninju wajahnya lagi nanti .
" dimana adikmu Kelly ? " ulang ibunya lagi , Thomas memegang bahu Belle takut jika istrinya langsung pingsan jika mendengar berita buruk ini . Sialan dimana dia menyimpan pistolnya , kalau sesuatu terjadi pada isabelle , dia bersumpah akan menembak kepala Jason , persetan jika dia anak sahabatnya atau suami anaknya .
Suasana sangat tegang , bahkan Arsen dan Diana pun tidak nyaman dan saling meremas tangan masing masing , sementara Jason , dia tidak sabar untuk tahu dimana Kelly menyembunyikan istrinya .
Jeng jng jeng ......