My Sweet Wife

My Sweet Wife
who's kelly



Happy reading


Jason perlahan membuka matanya , kepalanya sudah tidak pusing tapi badanya terasa sangat ringan , sampai sampai mengangkat sebelah tangannya saja susah . Dia sedang terbaring di brangkar ukuran single dengan sprei putih , bantal putih dan selimut putih . diruangan kecil itu hanya ada sederet sofa dan meja kecil , tv lcd kecilqt dan sebuah kulkas kecil di pojok ruangan . Sebenarnya dia ada dimana , apa di rumah sakit ? Oh ya dia memang di rumah sakit , dia lupa ada jarum infus menancap di tangan kirinya . Apa ??!!!!! Di rumah sakit ???!!!


Apa yang terjadi padanya , jason mengingat ingat kejadian terakhir sebelum dia pingsan . Dia ada di club , lalu menabrak seorang pria asing , dan.....


Oh astaga dia ingat pria asing itu memukulnya lalu dia berakhir di sini di rumah sakit . Apa yang terjadi padanya , apa pria asing itu mencoba membunuhnya ?? Oh ya ampun ! Jangan jangan.....


Jason meraba raba seluruh badanya , mungkin saja pria asing itu mencoba membunuhnya menusuknya mungkin atau mencekiknya .....???


" kau gila ya , meraba raba badanmu sendiri ? Oh ya ampun mungkinkah pukulan itu sudah membuatmu tidak waras ??" jason berhenti meraba raba badannya sendiri ,menoleh ke pintu dan Dimas ada disana di depan pintu tertawa mengejek kepadanya . oh shitt!! Dimas pasti sudah berpikiran yang aneh aneh tentangnya sekarang .


" oh , badanku terasa sangat pegal " jason berpura pura sedang memijit badannya sendiri .


" kenapa aku ada disini ? " tanya jason .


" karena kau 'payah' ! " jawab Dimas asal . jason melotot geram .


" c'mon Dimas , aku bertanya sungguh sungguh ! "


" aku berkata serius , kau dehidrasi , kurang makan ,kurang tidur , kau stress , apa itu namanya kalau bukan payah ?" jason memutar bola matanya jengah .


" ok , baiklah . sudah berapa jam aku disini ? "


" berapa jam ? Kau serius ?! Kau sudah dua hari disini bodoh ! "


" apa!!" jason berteriak tidak percaya , apa selama itu ia tertidur ? Lalu bagaimana dengan meeting pentingnya dengan dewan direksi , pertemuan pentingnya dengan investor asing . oh my ! Kenapa dia bisa selemah dan sebodoh ini ! Jason menjambak rambutnya sendiri ,frustrasi .


" kau sedang apa ? " Dimas heran dengan tingkah sahabatnya itu .


" Dimas , bagaimana dengan rapat pentingku , bagaimana dengan investor ! Dimas !" jason berteriak frustrasi .


" itu yang kau cemaskan ? Tenanglah tuan Arsen sudah menanganinya "


" benarkah ? Oh syukurlah ..." Tapi tunggu dulu , itu artinya papanya mungkin sudah mengetahui semuanya , gawat !!


" double shitt! " jason meraup kesal mukanya , dimas kasihan melihatnya tapi dia tidak bisa berbuat apa apa .


" Bagus ! Kalau kau sudah bangun !" Jason dan Dimas menoleh bersamaan , Arsen dan Diana muncul bersamaan dari balik pintu . kekhawstiran jason akhirnya muncul , bersiaplah perang keluaarga segera dimulai .


" Ma , Pa , bagaimana kabar kalian ? "


" tidak usah basa basi jason ! Jelaskan semuanya !!" jason menelan ludahnya kasar , suara papanya seperti petir yang menggelegar , menyeramkan . Tapi dia akan menhadapinya , ini semua karena kebodohannya , dan soal shofie , itu bukan salahnya .


" pa aku bisa menjelaskan semuanya ..."


" pa tenanglah , bicaralah yang pelan , jason baru saja sadar , pa " Diana memeluk jason sambil berlinang air mata .


" terus saja kau bela dia Diana , kapan dia akan dewasa kalau kau terus membelanya ?" Diana menatap tajam kearah suaminya baru kali ini Arsen memanggil namanya semenjak puluhan tahun mereka menikah .


" kau diamlah Arsen , biar aku yang mengurus semya ini ! " Diana kembali menatap putranya , sementara Arsen memilih menjauh dari duduk di sofa bergabung dengan Dimas .


" bagaimana kau sudah dapat kabar dari Sean ? " tanya Arsen kepada Dimas .


" sudah tuan , dia bilang dia ada di pihak kita dan akan membantu kita "


" oh syukurlah ..." Arsen mendesah lega , dia pikir dia bisa pensiun dini tapi jason berulah dan menyebabkan masalah disana sini . belum lagi shofie yang menghilang , apa yang akan ia katakan nanti pada Thomas .


" entahlah ma , aku tidak tahu ..." jason tertunduk lesu .


" kenapa kau hanya diam saja bodoh ! Istrimu pergi dari rumah dan kau hanya berkata entahlah dan tidak mencarinya ! " jason mengusap lengannya terasa perih karena pukulan keras ibunya .


" dia pergi sendiri ma , aku tidak menyuruhnya , untuk apa aku mencarinya ! " jason tak kalah sengit , Diana sangat kesal dengan jawaban anaknya hingga menggeplak kepala anaknya asal " aaww!! Sakit ma!" jason mengusap kepalanya yang terasa berdenyut .


" Dasar anak nakal , apa sebenarnya yang ada di kepalamu itu ! Mama tidak mengerti jason ! "


" mama ingin tahu ! Dia mencintai laki laki lain ma ! Untuk apa aku mencarinya ! Untuk mendapatkan cinta palsunya ? Oh tidak terima kasih ! "


" mama tidak percaya jason , shofie tidak mungkin melakukan itu ! "


" itu kenyataan ma ! "


" mama mengenal shofie dengan baik jason ! Dia anak yang baik , dia tidak mungkin melakukan hal itu " Diana tertunduk lesu dan sedih , dia sangat menyayangi shofie seperti anaknya sendiri .


" maafkan jason ma , itu kenyataannya . tolong jangan bersedih ini bukan salah mama "


" Tidak , jason ! Mama tidak percaya , apa dia mengatakannya sendiri padamu " Diana mengusap matanya yang memerah dan berair , dia sungguh prihatin dengan rumah tangga anaknya .


Jason menghela nafas kasar , sebenarnya dia tidak mau lagi mengingat ingat kejadian sore itu .


" aku melihat dan mendengar sendiri , dia mengakui cintanya kepada pria itu " jason kembali kesal mengingatnya .


" pria ?? Siapa pria itu ??" tidak mungkin shofie , batin Diana .


" aku tidak tahu ! Pria bernama kelly itu aku tidak mengenalnya !" Diana terhenyak ketika nama Kelly disebut .


" apa katamu tadi ? Pria itu Kelly ??"


" iya. Ma!! Sudahlah ma , jangan mengulang nama itu ! Aku kesal mendengarnya ! " Diana benar benar kesal , jason ini bodoh atau apa ?


Plak !!


" ma! Sakit ! Kenapa mama terus memukulku ! " jason memegangi pipinya yang terasa perih bekas tamparan ibunya .


" ini yang kau bilang , dengan bicara pelan pelan ?" Diana menoleh , Arsen sudah ada di belakangnya sambil bersedekap .


" lihatlah anakmu ini pa , bisa bisanya dia cemburu dengan Kelly " Arsen mengernyit heran .


" kenapa dia harus ?? " Arsen semakin bingung .


" dia cemburu karena shofie mengakui cintanya kepada Kelly " jason bangkit dan marah , kenapa justru dia yang di salahkan ?


" tunggu dulu , jadi kalian mengenalnya ? Dan kalian malah menyalahkan aku , bukannya si brengsek itu ! " jason benar benar tidak habis pikir , kenapa tidak ada yang mengerti perasaannya .


" tutup mulutmu jason ! Orang yang kau sebut brengsek itu , kakak iparmu ! " suaranya papanya seperti sedang menamparnya berkali kali , dia harus bangun sekarang , jika ini mimpi .


Jeng jeng jeng !


Akhirnya bang jason tau kebenarannya


Nyesel dah tu