
Kyra" iya bun " jawab kyra dan langsung merebahkan tubuhnya di sofa
Kyra pura-pura tudur karna ia meresa ada kejanggalan dengan ayahnya yang sakit. Karna terlalu lama menunggu akhirnya kyra tertidur. Namun ia terbangun karna terusik dengan suara yang bising. Pelan-pelan kyra dara membuka matanya. Kyra mendapati bunda, kakak dan dokter terlihat sangat khawatir. Kyra yang melihatnnya langsung bangun
Kyra" ada apa ini bun, kenapa ayah wajahnya semakin pucat? " tanya kyra yang khawatir melihat ayahnya
Nita" kyra, kok kyra bangun sayang " ucal bunda nita yang terkejut melihat putrinya bangun
Kyra" ayah kenapa bun, kok ayah nggak buka matanya, bun? " ucap kyra memegang tangan ayahnya dengan gemetar
Nita" kyra ayah nggak papa kok, ayah cumak lagi butuh istirahat mangkanya ayah nggak buka matanya " ucap bunda nita dengan mata yang sudah berkaca-kaca
Kyra" nggak, bunda bohong. Nggak mungkin ayah nggak papa tapi bunda nangis gitu. Jawab bunda ayah kenapa? " tanya kyra dengan memegang tangan bundanya dan air mata yang sudah membasahi pipinya
Nita" iya kyra... " jawab bunda yang sudah menangis
Kyra" kak ayah kenapa kak, dok ayah saya nggak papa kan? " tanya kira beralih pada kakaknya dan dokter
namun kakaknya dan dokter hanya diam tanpa menjawab
Kyra" kenapa nggak ada yang jawab " ucap kyra berteriak
Nita" maaf...maafin bunda kyra, maaf karna bunda nggak pernah bilang sama kyra kalok ayah..." ucap bunda gemetar
Kyra" ayah, ayah kenapa bun. Ayo jawab bun... " ucap kyra yang sudah menangis sesegukan
lama tak mendapatkan jawaban, akhirnya kira bertanya pada kakaknya, namun kakaknya tak menjawab. Kakaknya hanya menundukan kepala yang sepertinya juga menangis. Melihat bunda dan kakaknya menangis, kira semakin yakin bahwa ayahnya sakit parah. Kyra beralih bertanya pada dokter yang dari tadi hanya diam
Dokter" ayah anda mengidap gagal ginjal kronis dimana kondisi saat fungsi ginjal menurun sacara bertahap karna kerusakan ginjal. Secara medis, gagal ginjal kronis didefinisikan sebagai penurunan laju penyaringan atau filtrasi ginjal selama 3 bulan atau lebih " jawab dokter menjelaskan
Kyra" apaa...gagal ginjal " ucap kyra terkejut, kakinya melemas dan jatuh ke lantai. duduk menangis mendengar pernyataan dokter
Dimas" dek, kamu yang kuat ya. Kan kemaren ayah udah bilang kalau adek harus jadi gadis yang kuat saat menghadapi masalah " ucap dimas memegang bahu adiknya
Kyra" tapi kenapa nggak ada yang ngasih tau kyra, kenapa kak? "
Nita" maafin bunda kyra, ayah yang minta jangan ngasih tau kyra. Ayah bilang nggak mau buat kyra khawatir dan nggak mau bebanin kyra. Maafin bunda kyraa... " ucap bunda memegang tangan kyra
kyra" itu kan ayah kyra jugak, nggak mungkin lah kyra merasa terbebani. Ayah sakit parah dan kyra nggak tauk. Kyra memang anak nggak berguna " ucap kyra menampar pipinya sendiri
Bunda" jangan nak, jangan ini bukan salah kyra. Maafin bunda ya... " ucap bunda nita memeluk kyra
****
Karna hari ini hari libur, kyra masih tidur duduk di kursi memegang tangan ayahnya. Waktu sudah menunjukkan pukul tujuh pagi. Setelah mendengar kenyataan bahwa ayahnya mengidap penyakit kerad pukul dua pagi tadi, kyra menangis dan baru tidur pukul lima pagi.
-----
jangan lupa tinggalkan jejak ya kakak-kakak, dengan cara like, komen, favorit
terimakaaiih...😊😊😁