My Life Friend

My Life Friend
1.jam kosong



teng...teng...teng...


Suara lonceng sekolah yang menandakan pelajaran akan segera dimulai. Para siswa yang belum masuk kelas pun berlari memasuki kelasnya masing- masing. Sama seperti halnya dengan Kyra Ayu Puspita atau biasa di panggil kyra. Kini kyra duduk dengan temannya Nesya Salsabila atau biasa dipanggil salsa dan Davina Eliviana atau yang biasa di panggil ana. Kyra duduk sebangku dengan ana dan salsa duduk dibelakang kyra sendirian.


Kyra memiliki sifat yang cuek pafa orang yang baru ia kenal sedangkan teman-temannya memiliki sifat yang humoris. Mereka bertiga berteman sejak kelas satu sma dan sekarang mereka kelas tiga sma.


Kyra dan teman-temannya sedang mengobrol sambil menunggu gurunya datang


Kyra" ini mana sih gurunya, kok nggak dateng-dateng " protes kyra yang sudah lama menunggu kedatangan guru


Salsa" lo gimana siik ra, bagus dong kalok gurunya nggak dateng itu berarti kita jam kos " jawab salsa dengan cengengesan


Ana" iya lo ra, kan bagus kalok gurunya nggak ada, kita bisa ngegibah sampek puas " timpa ana


Kyra" kalian gimana sik, kita tu kesekolah mau belajar bukan ngegibah " protes kyra


Ana" kita tauk dar klok ke sekolah tu belajar, tapi kalok gurunya aja nggak dateng itu berarti rezeki ra "


Kyra" rezeki apaan " ucap kyra melengos


Salsa" betul kata ana, ra itu rezeki. Dan kata orang tua rezeki harus di syukuri "


" hahaha " gelak tawa ana dan salsa, sedangkan kyrahanya cemberut mendengar pernyataan teman-temannya


Ana" jangan cemberut dong ra kita kan cumak bercanda " ucap ana dengan menepuk bahu kyra pelan sedangkan kyra tetap diam


Salsa" oke oke, gue panggilin pak ketua ya biar suruh panggil gurunya "


Kyra" ya udah buruan "


Salsa" pak ketuaa... " ucap salsa dengan teriak yang membuat seisi kelas langsung menoleh pada salsa dan mendapat tatapan membunuh dari teman-temannya


Kyra" lo si sal, klok butuh tu di samperin bukan malah teriak " ucap kyra dengan menyikut tangan salsa


Salsa" hehehe... iya iya ra " ucap salsa menggaruk tengkuknya yang tak gatal


belum salsa melangkah dari duduknya pak ketua sudah datang mendekati mereka


Doni" ada apa queen " tanya pak ketua pada ana


Salsa" apan sii pak ketua yang tanya kan saya bukan ana " sewot salsa


Doni" oh, kirain kamu queen " ucapnya dengan tersenyum semanis mungkin


Salsa" kan kuen kan kuen apaan sik, jijik tau dengernya "


Doni" yee...sirik aja lo mak lampir, mangkanya cari pacar sana biar nggak jomblo muluk "


Salsa" yee...emang cinta situ diterima sama ana kan nggak, hahaha " ucap salsa diakhiri gelak tawa


Doni" awas ya lo, sini lo mak lampir, jangan lari lo "


akhirnya mereka berdua malah saling kejar-kejaran. Kyra dan Ana hanya menyaksikan seolah-olah mendapat hiburan gratis


Ana" lucu ya mereka ra, hahaha " ucap ana yang tak henti-hentinya tertawa


Kyra" dasar tikus sama kucing kalok udah ketemu ya pasti gitu kejar-kejaran, hahaha "


akhirnya salsa kembali dengan rambut yang berantakan karna tadi sempat terjadi jambak-jambakan antara si tikus dan si kucing


Salsa" sialan emang si doni, rambut gue sampek kayak kesetrum listrik gini " ucap salsa yang memperbaiki rambutnya yang acak-acakan


Kyra" lo sik sal pakek usilin kucing yang lagi tidur, ya gini kan jadinya " omel kyra yang diakhiri gelak tawa


------


HALLO READERS, INI NOVEL KEDUA AKU SEMOGA KALIAN SUKA YA...Jangan lupa tinggalkan jejak yaa..😊😊😁