My Juniors Is My Protector

My Juniors Is My Protector
11. Escape mission



3 Hari berlalu, namun situasi dan kondisi diluar sana masih sangat mencekam, daerah tersebut benar-benar tampak seperti kita mati yang tak berpenghuni dikarenakan wabah zombie yang sedang terjadi


Sore itu, sekitar pukul 17.00, Haruto sedang duduk didekat jendela ruang tamu, tatapannya kosong dan terlihat sedang melamun seperti memikirkan sesuatu


"Haruto?" Panggil Gaeul seraya mendekatinya


"Hem?" Balas Haruto melihat kearah Gaeul yang berjalan mendekati dirinya


"Kau kenapa? Seperti sedang memikirkan sesuatu?" Tanya Gaeul seraya duduk disebelahnya


"Aku sedang memikirkan bagaimana caranya kita keluar dari sini, karena kita tidak mungkin untuk terus bersembunyi, sementara listrik akan mulai diputus dan persediaan kita pasti akan berkurang" Jawab Haruto menjelaskan mengapa dirinya terlihat sedang melamun


"Hmm,.. benar juga, jadi apa rencana mu?" Tanya Gaeul lagi


"Aku berencana untuk meninggalkan tempat ini, dan tentunya kau juga pasti ikut dengan ku bukan?" Jawab Haruto seraya bertanya balik


"Apa?? kau yakin?, bukankah diluar sana terlalu berbahaya?" Balas Gaeul sedikit terkejut dengan rencana Haruto


"Ya itu memang benar, tapi kita tidak akan mungkin untuk terus berdiam diri disini, kita harus bergerak" Ujar Haruto menjelaskannya lagi


"Hmm,... baiklah jika itu adalah hal yang terbaik agar kita tetap dapat bertahan hidup, maka aku ikut dengan mu!" Balas Gaeul menyetujui rencana Haruto


"Bagus! sekarang kita harus bersiap!" Ucap Haruto mengangguk


Mereka berdua lalu mengambil dua buah tas ransel dan membawa beberapa perlengkapan seperti air minum, biskuit dan beberapa medikal kit (obat-obatan/P3K), serta memakai pakaian² yang panjang dan tebal, Haruto juga membawa sebuah pisau standar dan pisau lipat untuk berjaga jaga


"Jadi kapan dan jam berapa kita mulai bergerak?" Tanya Gaeul seraya memakai sarung tangannya


"Saat malam tiba, karena para zombie itu buta pada saat malam hari, tapi pendengarannya cukup tajam, jadi kita tetap harus berhati-hati dalam bergerak" Jawab Haruto menjelaskan


"Kita juga akan pergi ke pos polisi yang ada diseberang jalan sana, lalu mengambil beberapa senjata api dan pergi menggunakan mobil yg terletak didalam garasi tersebut" Haruto melanjutkan penjelasannya


"Ok, tapi tunggu, bukankah itu tindakan ilegal?? lalu apakah kau bisa menggunakan senjata api serta mengendarai mobil??" Balas Gaeul seraya bertanya-tanya apakah Haruto mampu melakukan semua itu


"Kita lihat saja nanti" Ujar Haruto tersenyum tipis


Malam hari pun tiba, tepatnya pukul 19.35 Haruto dan Gaeul mulai bersiap untuk keluar dari rumah, setelah dirasa cukup aman, mereka berdua lalu berjalan secara perlahan-lahan, suasana sunyi sepi dan gelap serta mencekam menjadi satu, ketika sudah hampir sampai di pos polisi, mereka nyaris ketahuan oleh para zombie yang bersembunyi dibalik mobil polisi tersebut


"Haruto.." Ketika Gaeul hendak menyebut nama Haruto, secara reflek Haruto langsung menutup mulut Gaeul dengan tangannya seraya menariknya agar menunduk untuk bersembunyi dibalik sebuah tong sampah yang agak besar


"Sepertinya kita harus mengalihkan perhatian mereka dulu" Ujar Haruto berbisik seraya melihat kearah pos polisi tersebut


"Bagaimana caranya?" Tanya Gaeul


"Aku akan melempar sebuah suar yang akan menarik perhatian mereka, dan pada saat itu juga kita akan pergi ke mobil itu" Jawab Haruto seraya membuka tasnya yg berisi sebuah suar darurat


"Tunggu, lebih baik kita simpan saja suar ini, kita bisa menarik perhatian mereka dengan menggunakan mobil itu!" Ucap Gaeul mencegah rencana Haruto, seraya menunjuk ke arah mobil yang terparkir tak jauh dari mereka


"Maksudmu dengan cara mengaktifkan alarm mobil yang ada di jalan itu?? bagaimana caranya??" Tanya Haruto


"Ya! Kita bisa melempar batu ini kearah ban atau kaca mobil itu dan secara otomatis hal itu akan mengaktifkan alarm mobil tersebut" Jawab Gaeul menjelaskan


"Ide mu bagus tapi sedikit beresiko, baiklah aku akan mencobanya" Balas Haruto kemudian mengambil sebuah batu yg cukup besar didekatnya, lalu melemparkannya ke arah kaca mobil tersebut, dan benar saja hal itu memicu alarm mobil tersebut aktif serta mengeluarkan suara berisik, lalu para zombie kemudian mengerumuni mobil tersebut


"Mereka terpancing! sekarang ayo kita bergerak!" Ujar Gaeul


"Ok, tapi kita harus tetap hati²!" Balas Haruto seraya menggandeng tangan Gaeul


Mereka berdua berjalan melewati para zombie yang sedang mengerumuni mobil tersebut, setelah sampai di dalam pos polisi tersebut, Haruto membuka sebuah lemari yg berisi 3 pucuk senjata jenis shotgun B14 atau biasa dikenal dengan nama M1014 lengkap dengan berbagai macam foregrip dan melihat sebuah kunci mobil yang tergeletak diatas meja, Ia lalu mengambilnya dan segera pergi masuk ke dalam mobil


Di dalam mobil


"Apa kau yakin bisa mengendarainya?" Tanya Gaeul merasa kurang yakin dengan kemampuan Haruto, terlebih di usianya yg masih 18 tahun


"Kau meremehkan ku?" Tanya Haruto menatapnya


"Emmm... tidak juga, hanya saja sedikit ragu" Jawab Gaeul berusaha memalingkan wajahnya dari tatapan Haruto


Tak lama kemudian Haruto menghidupkan mesin mobil tersebut, hal itu menimbulkan suara yang cukup keras sehingga para zombie itu menyadari keberadaan mereka berdua


"Haruto! mereka datang!!" Ujar Gaeul panik melihat para zombie berdatangan ke arah mereka


"Saatnya beraksi!" Ucap Haruto seraya menginjak pedal gas mobil tersebut kemudian menabrak beberapa zombie yg menghalangi mereka


"Whoaaaaahhh!!! kau gila ya??!" Tanya Gaeul dengan nada sedikit terkejut melihat kemampuan menyetir Haruto


To be continued...