
Keesokan paginya sekitar pukul 5 pagi, Haruto terbangun dari tidurnya, namun ia sedikit terkejut ketika melihat Gaeul tertidur pulas di sampingnya, bahkan wajah keduanya sangat berdekatan. Haruto teringat bahwa semalam Gaeul terlihat sangat kelelahan dan mengantuk, walau sudah selesai mandi dan Haruto pun menyuruhnya untuk tidur dikamar nya, namun Gaeul justru mengajaknya tidur berdua karena masih merasa kesepian dan tanpa pikir panjang Haruto pun menurutinya tanpa berpikiran yang aneh-aneh.
"Tadi malam gw gak ngapa-ngapain kan?" Gumam Haruto dalam hatinya kemudian mengalihkan pikirannya dan menatap wajah Gaeul dalam² yg sedang tertidur pulas
"Cantik juga,..." Ucap Haruto pelan kemudian turun dari tempat tidur dan langsung pergi ke kamar mandi lalu membuat sarapan
15 menit kemudian
Gaeul pun keluar dari kamarnya, ia mencium aroma yang sangat enak, rupanya Haruto membuat roti panggang dengan selai srikaya yang diberi telur mata sapi didalamnya
"Bau apa ini?? harum sekali..." Ucap Gaeul menuju meja makan
"Haruto??" Panggil Gaeul seraya mengambil segelas susu yg ada didekatnya
"Hmm?? ada apa?" Tanya Haruto membelakanginya seraya mengoleskan selai srikaya ke roti tawar tersebut
"Makasih ya.." Jawab Gaeul dengan nada pelan
"Untuk?" Tanya Haruto tanpa menoleh ke belakang dan masih fokus pada pekerjaannya
"Semuanya, karena kau telah berada disisi ku disaat aku dalam keadaan terpuruk" Jawab Gaeul menjelaskannya mengapa ia berterimakasih
"Kau tidak perlu berterimakasih, ini makanlah, kemudian habiskan susunya" Ujar Haruto seraya memberikan sepiring kecil berisi roti tawar panggang buatannya tersebut
"Em!..." Gaeul mengangguk kemudian mulai makan perlahan
15 menit kemudian, setelah selesai sarapan mereka lalu duduk dan menonton TV untuk melihat berita
"Kepada seluruh warga agar tetap waspada dan jangan keluar rumah, karena sedang terjadi wabah yang sangat aneh, dimana para manusia yang terinfeksi berubah menjadi brutal dan ganas serta menggigit satu sama lain layaknya zombie yang ada di film-film, Demikian berita yang dapat disampaikan, saya Kim Wony selaku pembawa acara, mewakili teman² yang bertugas mengucapkan terimakasih atas perhatian pemirsa" Ucap seorang pembawa berita tersebut
"Zombie?? Ternyata benar dugaan ku, dan ini pasti ada hubungannya dengan laboratorium Phoenix cabang Korea Selatan!" Gumam Haruto seraya menyeruput secangkir teh nya
"Jadi mulai sekarang kita harus bertahan selama beberapa waktu?" Tanya Gaeul seraya duduk disebelahnya
"Mungkin hanya beberapa waktu, tapi bisa jadi kita harus bertahan selamanya, jika saja wabah ini cepat sangat cepat menyebar, maka tidak menutup kemungkinan seluruh wilayah di Korea Selatan akan dipenuhi oleh zombie dalam kurun waktu kurang dari 3 bulan" Jawab Haruto seraya memprediksi kejadian mendatang menggunakan sebuah tablet Android yang sudah dilengkapi oleh sistem informasi yang sangat canggih buatan Haruto sendiri, karena dirinya adalah seorang programmer
"Begitu ya? sepertinya sangat menakutkan.." Ujar Gaeul menjadi khawatir usai mendengar penjelasan Haruto
"Semoga saja,.. btw dari tadi kau sedang melakukan apa?" Tanya Gaeul melihat kearah tablet Android milik Haruto
"Aku sedang mencari informasi tentang beberapa tempat yg masih belum terjangkit virus atau wabah ini, setidaknya agar kita bisa mencari tempat aman jika memang harus keluar dari sini dan mencari tempat aman selanjutnya" Ujar Haruto seraya fokus dengan tablet Android nya
"Waw, kau sangat hebat, btw tablet Android milik mu sepertinya sangat canggih? dilihat dari segi tampilannya saja sangat futuristik" Gaeul memuji kehebatan Haruto
"Hahaha, tidak juga,.. tapi memang benar tablet milikku ini memang dilengkapi oleh program A.I yg sangat cerdas karena memang dibuat menggunakan kode pemrograman milikku sendiri" Ujar Haruto menjelaskannya
"Pantas saja kau masih dapat mengakses informasi disaat-saat seperti ini, padahal seluruh jaringan internet di semua tempat hampir lumpuh total akibat wabah ini" Ucap Gaeul mengangguk
"Btw apa kau ingin menggunakannya? sepertinya kau sangat tertarik dengan tablet Android ku ini?" Tanya Haruto menawari Gaeul yang sepertinya ingin melihat-lihat Tablet Android miliknya
"Kau serius??? mau banget!" Jawab Gaeul tersenyum senang
"Ini, pakailah terserah mau cari apa" Ujar Haruto seraya memberikan tablet Android miliknya tersebut
"Tunggu dulu! sejak kapan kau punya tablet Android ini?? bukankah kemarin kau baru saja keluar dari kantor polisi??" Tanya Gaeul dengan wajah mengintrogasi Haruto
"Hmm... oh itu, aku membelinya kemarin pada saat kita di supermarket kebetulan ada promo lalu aku membelinya menggunakan aplikasi M-banking milikku yg ada di hp" Jawab Haruto menjelaskannya
"Kirain nyolong Hahaha" Celetuk Gaeul tertawa
"Gak lah, mana ada orang ganteng kayak aku nyolong tablet begini" Balas Haruto dengan nada sedikit sombong
"Dih! sombong amat!" Ujar Gaeul seraya mencubit pinggang Haruto
"Aa aduuhh... sakit tau!" Ucap Haruto kesakitan, padahal Gaeul mencubitnya dengan pelan
"Dih! lebay amat jadi cowok!" Balas Gaeul mengejek nya kemudian mulai memainkan tablet Android milik Haruto
Tampilan Tablet Android Canggih Milik Haruto
To be continued