MY HOT HUSBAND

MY HOT HUSBAND
THE POWER OF BOCIL



di pagi yang cerah ini Olin baru datang di kantor Dan disambut oleh teman-temannya


ifa :"pagi Olin"


olin: "hai ifa pagi juga"


ifa:"omongan Bella tadi malam gak usah terlalu dipikir ya"


olin:"gue nggak mikirin itu, gue juga males sama omongan-omongan kayak gitu"


ifa:"iya soalnya Bella tuh emang kayak gitu orangnya suka sirik sama orang lain"


Olin:"iya sih tapi semoga dia cepat sadar aja deh"


ifa:"iyaa biar gak gitu terus"


Olin:"kalau gitu saya pergi ke ruangan saya dulu ya ifa"


ifa:"oke olin, hati-hati ya"


Olin:"ahaaa makasih "


Olin pun berjalan menuju ruangannya


'bruk'


"haduh lu punya mata apa nggak?!, lu jalan ngeliatin apaan sih?" ucap Bella


Olin tidak sengaja menubruk Bella dan semua dokumen Bela berhamburan ke mana-mana.


"aduh Bella maaf ya, aku nggak sengaja" ucap Olin


"maaf-maaf lain kali itu hati-hati dikasih mata dua nggak dipakai" jawab Bella ketus


"aku bantuin rapiin ya maafin aku" tawar Olin


"ya emang lu harusnya yang bersihin!! orang lu yang nubruk gue, bersihin!! kalau perlu jilat lantai itu" jawab Bella


tanpa mereka sadari pak Xavier melihat mereka dari belakang


"Bella kenapa mulut kamu kayak gitu ngomongnya?" ucap pak xavier. "aduh maaf ya pak soalnya saya kebawa emosi nih, lagian pagi-pagi udah dibuat bad mood aja sama karyawan baru ini" ucap bela dengan nada lemah gemulai. "Olin, kamu tinggalin ya biar saya yang bersihkan dokumen-dokumen ini" ucap pak xavier. "tapi pak kan saya yang bersalah" ucap olin. "udah ya sekarang kamu nurut sama saya, kamu pergi ke ruangan kamu sekarang" perintah pak xavier. "baik pak" jawab olin


"loh pak kok olinnya disuruh pergi sih, terus siapa yang ngebersihin dokumen-dokumen ini pak?" tanya Bella


"yang bersihin dokumen ini itu kamu" jawab pak Xavier


"loh kok jadi saya pak?" tanya Bella


"karena tutur kata kamu itu tidak mencerminkan orang yang berpendidikan, maka dari itu kamu harus menerima konsekuensi yang sudah kamu lakukan ini perintah dari saya" ucap Xavier


Bella pun membersihkan dokumen yang terjatuh dan langsung pergi begitu saja.


'kling'


notifikasi grup chat


Bella: ini pasti gara-gara si Olin itu adalah simpenan bos, masa iya gue disuruh mungut dokumen-dokumen yang dijatuhin sama tuh anak.


ifa: lu ngomong apa sih bel?


Bella: si Olin Olin itu tadi nabrak gue, terus gue suruh pungut tuh dokumen yang dijatuhin,eh malah gue dimarahin pak bos,gara-gara itu gue disuruh pungut dokumen itu sendiri.


siti: ya masa iya sih?


Olin: mangkanya kalau punya mulut tuh dijaga yang baik


Bella: lu harusnya bisa tahu di sini yang salah itu lu


Olin: lah ngapa jadi gue?


-olin pov-


mampus kan makanya jangan rese jadi orang. kalau gini kan jadi malu sendiri.


paling si bela-bela itu pasti suka sama bos makanya dia iri sama gue.


kerjaan udah selesai waktunya santai bentar deh


"tante Olin" ucap Revan


"hai Evan kamu ke sini sama siapa?" jawabku


"tadi sama Mbak Siti terus diantar sama pak supir" jawab evan


"kok tumben main ke kantor?" tanyaku


"iya soalnya Evan kangen sama tante" jawab evan


"kamu mau makan apa biar Tante beliin online" tanyaku


"kata Papa Evan nggak boleh makan sembarangan tante" jawabnya polos


"oh gitu... iya deh nggak apa-apa" jawabku


'kenapa waktu melihat Evan rasa capek aku hilang ya, jangan-jangan ini tuh The power of bocil' batinku