
hari ini adalah jadwal Xavier untuk bersantai. Xavier memutuskan untuk bersantai di cafe ala Italia. tak berselang lama Xavier mendapatkan pesanannya.
setelah pulang lebih 15 menit safir menikmati pesanannya, datanglah mantan istri xavier.
reta pun duduk di hadapan Xavier.
"lu tuh gimana sih gue tuh butuh kenapa lu nggak transfer transfer juga?" tanya reta dengan nada sedikit tinggi
"kenapa reta kenapa?" ucap Xavier
"gue nggak mau tahu ya pokoknya lu harus transfer duit 200 juta sekarang juga ke rekening gue" ucap reta
"lu masih aja minta duit sama gue ? suami lu ke mana?" tanya xavier dengan nada yang tetap lemah lembut
"lu tau sendiri kan suami gue itu kere nggak punya duit ya sumber duit gua ya dari lu, intinya kalau lu nggak mau ngasih duit itu ke gue gue bakal bawa Revan sama gue" kereta mulai mengancam xavier.
"gue yakin lu hanya mau duit dan jika revan sama lu, lu juga nggak akan pernah mau urus dia kan?" cecar Xavier.
di tengah-tengah perdebatan tersebut, HP Xavier pun berbunyi.
setelah dilihat itu adalah telepon dari Olin
olin :"Halo halo bapak di mana ya?"
Xavier:" saya masih ada di cafe kenapa ya?"
olin:"nggak apa-apa pak ini si Revan minta jalan-jalan katanya minta ditemenin saya"
xavier:"emangnya Revan minta jalan-jalan ke mana?"
Olin:"katanya minta main ke tempat salju-salju itu loh pak yang baru buka di mall"
Xavier:"terus masalahnya di mana lin?"
Olin:"ya saya izin ke bapak barangkali bapak ngelarang"
xavier:"ya udah nggak apa-apa kamu ajak Revan pergi ya, saya transfer ya uang buat jalan-jalannya Revan ke kamu"
Olin:"iya pak makasih"
telepon tertutup dan reta menatap sinis kepada Xavier.
seolah tidak mau menambah masalah xavier pergi meninggalkan kereta begitu saja tanpa meninggalkan satu kata apapun.
"eh eh lu mau ke mana" ucap reta sembari menyusul Xavier
Xavier menuju mobil hitam mengkilap yang terparkir di ujung jalan.
Xavier langsung mengendarai mobil tersebut menuju rumahnya.
sedangkan itu di rumah Xavier orang-orang bersiap untuk pergi jalan-jalan
"ayo kita berangkat" ucap revan dengan sangat senang
"kita diantar sama pak Tono kan?" tanya olin
"iya " jawab revan
mereka akhirnya berangkat jalan-jalan diantar sama pak Tono.
selama perjalanan mereka itu sangat-sangat happy
dan tidak terasa sudah mau sampai di lokasi tujuan
pak Tono mencari parkir sampai ke lantai bawah
setelah memarkirkan mobilnya mereka semua turun dan langsung memasuki Mall
"Revan kamu lapar apa ndak" tanya Olin dengan lembut.
"belum laper kok, aku mau mainan salju" jawab revan
akhirnya mereka langsung menuju ke tempat salju salju dan membeli tiket.
setelah membeli tiket Revan pun bermain salju di situ.
Olin yang selalu mengawasi Revan dari jauh merasa sangat senang melihat Revan bermain-main.
siti :"Mbak olin Mbak olin kok mau jagain si Revan sih?"
olin:"iya mbak soalnya pak xavier yang minta"
siti:"Mbak Olin tau nggak mantan istrinya pak xaf jadi jahat banget semenjak cerai x
olin:"sebenarnya aku tuh nggak terlalu peduli sama mantan istrinya bos, karena itu urusan pribadinya bos"
siti:"kemarin aku juga denger tahu Mbak dia itu teriak-teriak dirumah, jadinya kasihan sama Revan kalau kayak gini mah"
olin:"ya semoga aja dikasih yang terbaik lah Mbak ya"