
sampai di rumah Olin pun langsung memutuskan untuk mengabari lexi
Olin:"gue diterima dong di PT EXA"
Lexi:"wih lu keren sumpah"
Olin:"gue seneng banget"
Lexi:"btw lu diterima jadi apa?"
Olin:"gue diangkat jadi Manager"
Lexi:"jangan halu deh, manajer kan posisi yang tinggi ya kali lu dapat posisi itu dengan gampangnya"
Olin:"lu lihat kartu ini"
Olin menunjukkan kartu itu kepada Lexi
lexi :"buset keren banget lu"
Olin:"rezeki banget deh"
Lexi:"lu kerja mulai kapan?"
Olin:"mulai besok"
Lexi:"akhirnya kita nggak pengangguran lagi"
Olin:"iya nih seneng banget"
mereka pun tidur dan tidak sabar menunggu hari esok
esok pun tiba, dan mereka memulai kegiatannya masing-masing.
Olin berangkat menuju PT EXA menaiki angkot
setelah itu dia masuk menggunakan kartu akses
"Selamat pagi, perkenalkan nama saya Sari" ucap sari
"Selamat pagi juga, perkenalkan nama saya Olin" jawab Olin.
"kamu karyawan baru ya?" tanya Sari
"iya saya karya tahun baru" jawab Olin
"Mari saya ajak keliling dulu, untuk mengenal lokasi-lokasi di perusahaan ini"ajak sari
"terima kasih ya Sari" jawab olin
mereka berdua keliling-keliling perusahaan untuk mengenal perusahaan
"ini tempat kerja kamu" ucap Sari
"iya terima kasih Sari" jawab Olin
Olin pun menuju ruangan yang telah disiapkan untuknya, dia mulai merapikan membersihkan mejanya sesuai dengan seleranya.
Xavier:"Selamat pagi Olin, bagaimana kabar dan keadaan kamu hari ini?
Olin:"pagi juga pak Xavier, keadaan saya hari ini baik-baik saja dan saya merasa sangat senang"
Xavier:"baiklah kalau gitu saya akan menjelaskan semua job desk kamu, aturan perusahaan yang harus kamu taati, dan perihal-perihal lain"
Olin:"siap pak,saya sudah siap untuk mendengarkan semua yang akan bapak katakan"
Xavier pun menjelaskan semua hal yang harus dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan oleh Olin.
Xavier pun menjelaskan dengan sangat detail dan terperinci.
Olin:"baik pak saya sudah paham"
Xavier:"saya tinggal dan kamu kerjakan tugas yang seharusnya kamu kerjakan ya"
Olin:"siap pak"
Olin pun mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh bos.
-olin pov-
sumpah hati gue seneng banget cuy, hari pertama gue udah ketemu Siti banget lagi, terus pak bos turun langsung jelasin job desk gue.
gue masih ngerasa ini itu mimpi, ya gimana nggak terkejut, gue cuman berbuat baik sama anak kecil dibalesnya kayak gini sama Tuhan
ya udah deh semoga aja gue betah di sini, teman-teman gue di sini baik, gua diterima mereka dan gue bisa berbaur dengan mereka
gue kerjain dulu deh tugas ini nanti makan siang nyoba nyari temen ah.
- jam 12 siang-
-waktu istirahat-
gue ke kantin aja kali ya kebetulan gue juga nggak bawa makan.
"haiiiii" sapanya
"hai juga" jawab ku
"kamu manajer yang baru ya?" tanyanya
"oh iya aku manajer yang baru Salam kenal ya" jawabku
"kenalin nama aku ifa" jawabnya
"Ha ifa namaku Olin" jawabku
wah kayaknya ada temen baru nih, baik nggak ya anaknya? coba temenan dulu aja deh kalau nggak baikan juga nggak apa-apa sih.
akhirnya gua sama ifa memutuskan buat makan bakso minumnya es jeruk.
kita pun berjalan menuju bangku yang kosong.
kita pun mengobrol.
ifa :"posisi manajer udah gak ada dari 5 bulan terakhir"
aku:"ah masa sih perusahaan besar gini?"
ifa:"iya mbak, posisi Manager tuh nggak ada semenjak suami pak bos pergi "
aku:"jadi bos itu ditinggal sama istrinya?"
ifa:"iya tapi kita semua nggak tahu ditinggalnya kenapa"
aku:"berarti bos keren ya bisa nyembunyiin rahasia dari karyawannya"
ifa:"satu kantor tuh nggak ada yang tahu istrinya pergi kenapa, tapi pak bos tuh punya anak satu"
aku:"iya ya gue tahu kok anaknya"
ifa:"sumpah? lu tau anaknya? kita aja baru ketemu anaknya yang kemarin itu"
aku:"berarti anaknya pak bos tuh nggak pernah ditaruh kantor ya?"
ifa:"ga pernah, anaknya bos itu diasuh sama baby sitternya yang namanya Mbak Siti itu"